Android 17 Beta 3 menghadirkan perubahan kecil yang langsung terasa dalam penggunaan harian. Google kini mengembalikan kontrol Wi-Fi sekali ketuk di panel Quick Settings, sehingga pengguna tidak lagi harus melewati langkah tambahan hanya untuk menyalakan atau mematikan koneksi.
Perubahan ini penting karena menyentuh fungsi dasar yang sangat sering dipakai. Bagi pengguna Pixel yang mengikuti versi beta, akses Wi-Fi kini kembali lebih cepat dan lebih praktis dibanding pola yang diperkenalkan sejak Android 12.
Kontrol Wi-Fi sekali ketuk akhirnya kembali
Berdasarkan laporan Android Authority, Android 17 Beta 3 memulihkan kemampuan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan Wi-Fi langsung dari tile Quick Settings. Pada tile berukuran 2×1, pengguna cukup mengetuk ikon Wi-Fi di sisi kiri untuk langsung menyalakan atau mematikan koneksi.
Bagian kanan tile masih punya fungsi berbeda. Saat sisi kanan diketuk, sistem akan membuka pop-up lama yang menampilkan jaringan Wi-Fi di sekitar, bersama opsi tambahan lain yang berkaitan dengan konektivitas.
Skema ini membuat satu tile memiliki dua aksi yang berbeda. Pendekatan tersebut dinilai lebih efisien karena menggabungkan akses cepat dan akses detail dalam antarmuka yang sama.
Apa yang berubah dari Android 12 sampai sekarang
Sebelum perubahan ini, Android pernah memungkinkan Wi-Fi dimatikan atau dinyalakan hanya dengan satu ketukan dari Quick Settings. Namun setelah Android 12, proses itu berubah karena ketukan pada tile lebih dulu memunculkan pop-up, bukan langsung mengeksekusi perintah on atau off.
Akibatnya, tindakan yang dulu selesai dalam satu langkah berubah menjadi dua langkah. Pengguna harus membuka pop-up terlebih dahulu, lalu baru mengubah status Wi-Fi dari sana.
Android Authority menyebut inilah salah satu fitur lama yang disukai dan kini dikembalikan Google di Android 17 Beta 3. Dari sudut pandang kegunaan, perubahan ini terbilang kecil tetapi berdampak nyata pada kecepatan interaksi.
Cara kerja tile Wi-Fi di Android 17 Beta 3
Google juga membedakan perilaku tile berdasarkan ukurannya. Ini penting karena tidak semua pengguna memakai susunan Quick Settings yang sama.
-
Tile 2×1
- Ketuk ikon Wi-Fi di kiri untuk toggle on/off.
- Ketuk sisi kanan untuk membuka pop-up jaringan terdekat.
-
Tile 1×1
- Satu ketukan langsung menyalakan atau mematikan Wi-Fi.
- Tidak ada opsi pop-up dari tile kecil ini.
- Tekan lama pada tile
- Membuka halaman penuh pengaturan Internet.
Pola ini membuat navigasi lebih konsisten. Pengguna yang hanya ingin memutus koneksi bisa melakukannya cepat, sementara pengguna yang ingin memilih jaringan tetap mendapat jalur akses yang jelas.
Mirip pendekatan Bluetooth di Android
Perubahan pada Wi-Fi ini bukan muncul tanpa konteks. Android Authority mencatat bahwa perilaku baru tersebut mirip dengan tile Bluetooth setelah Android 16 QPR1, di mana satu elemen Quick Settings bisa menangani aksi cepat sekaligus akses lanjutan.
Kesamaan ini menunjukkan arah desain Google yang lebih fleksibel pada Quick Settings. Sistem tidak lagi hanya berfungsi sebagai kumpulan tombol statis, tetapi menjadi area kontrol dengan beberapa lapisan interaksi yang lebih cerdas.
Bagi pengguna, manfaatnya adalah berkurangnya friksi saat menjalankan fungsi dasar. Saat koneksi sedang bermasalah atau saat ingin menghemat baterai, mematikan Wi-Fi dapat dilakukan jauh lebih cepat.
Wi-Fi dan data seluler kini dipisah
Perubahan lain yang tak kalah penting adalah pemisahan toggle Wi-Fi dan data seluler. Dengan model ini, kedua koneksi bisa diatur secara independen tanpa saling terikat dalam satu kontrol Internet yang lebih umum.
Langkah ini relevan untuk banyak skenario penggunaan. Pengguna bisa mematikan Wi-Fi tetapi tetap mempertahankan data seluler aktif, atau sebaliknya, tanpa perlu masuk ke menu yang lebih dalam.
Dari sisi pengalaman pengguna, pemisahan tersebut memberi kontrol yang lebih presisi. Hal ini juga menjawab kritik lama terhadap desain konektivitas Android yang sempat dianggap terlalu menyederhanakan fungsi vital.
Dampaknya untuk pengguna Pixel
Karena Android 17 Beta 3 digulirkan ke perangkat Pixel, perubahan ini untuk sementara paling relevan bagi pengguna lini tersebut. Meski begitu, fitur seperti ini sering menjadi petunjuk arah desain Android yang lebih luas sebelum hadir lebih merata di rilis stabil atau perangkat lain.
Quick Settings merupakan salah satu area yang paling sering disentuh setiap hari. Karena itu, penyesuaian kecil pada cara kerja tile Wi-Fi bisa terasa lebih besar daripada pembaruan visual yang lebih mencolok tetapi jarang dipakai.
Google belum hanya sekadar mengembalikan kebiasaan lama, tetapi juga menambahkan pemisahan fungsi dan pola interaksi yang lebih jelas. Dalam praktiknya, Android 17 Beta 3 membuat kontrol konektivitas terasa lebih cepat, lebih langsung, dan lebih masuk akal untuk kebutuhan penggunaan ponsel sehari-hari.
