Titan 2 Elite Bawa Rasa BlackBerry, Android 16 Dengan Keyboard QWERTY Fisik

Di tengah pasar smartphone yang didominasi layar penuh, Unihertz menghadirkan sesuatu yang berbeda lewat Titan 2 Elite. Ponsel ini mengusung keyboard fisik QWERTY yang langsung mengingatkan pada era BlackBerry, tetapi dibungkus dengan spesifikasi modern dan dukungan Android terbaru.

Perangkat ini sudah dibuka melalui kampanye crowdfunding di Kickstarter dan langsung mencuri perhatian pengguna yang merindukan sensasi mengetik dengan tombol fisik. Harga awalnya dimulai dari USD 489 atau sekitar Rp7,7 jutaan, sementara early backers bisa mendapatkannya mulai USD 389, dengan pengiriman dijadwalkan pada Juni 2026.

Desain klasik yang dibuat lebih ringkas

Titan 2 Elite hadir sebagai versi yang lebih kecil dan lebih ringan dibanding pendahulunya. Bentuknya membawa nuansa kuat ala BlackBerry Bold, terutama pada bagian depan yang dipenuhi keyboard QWERTY fisik.

Unihertz tampaknya tidak sekadar mengandalkan nostalgia. Ponsel ini tetap membawa pendekatan desain yang relevan untuk kebutuhan saat ini, terutama bagi pengguna yang ingin mengetik cepat tanpa bergantung penuh pada layar sentuh.

Layar kecil, tapi tetap modern

Walau tampil dengan ukuran yang tidak biasa untuk standar smartphone masa kini, Titan 2 Elite tetap membawa panel AMOLED 4,03 inci. Layar ini mendukung refresh rate 120Hz, sehingga navigasi terasa lebih mulus saat digunakan untuk scrolling maupun membuka aplikasi.

Ukuran layar yang ringkas membuat perangkat ini berbeda dari kebanyakan ponsel Android modern. Namun, justru itu yang menjadi daya tarik utamanya karena fokusnya ada pada efisiensi dan kenyamanan mengetik.

Keyboard QWERTY yang juga berfungsi sebagai trackpad

Fitur paling menonjol dari Titan 2 Elite tentu saja keyboard fisiknya. Menariknya, keyboard tersebut tidak hanya dipakai untuk mengetik, tetapi juga bisa berfungsi sebagai trackpad.

Fungsi ini memberi cara navigasi yang berbeda dari smartphone layar penuh. Bagi pengguna yang terbiasa bekerja lewat email, pesan panjang, atau dokumen singkat, kombinasi keyboard fisik dan trackpad bisa terasa jauh lebih praktis.

Spesifikasi dan pilihan varian

Unihertz menyiapkan dua varian untuk Titan 2 Elite, yaitu versi standar dan versi Pro. Keduanya menggunakan pendekatan berbeda di sektor performa dan kamera.

  1. Versi standar memakai chipset Dimensity 7400, RAM 12GB, dan penyimpanan 256GB.
  2. Versi Pro membawa Dimensity 8400, penyimpanan hingga 512GB, serta peningkatan pada kamera.
  3. Kedua varian dibekali kamera belakang ganda 50MP dan kamera depan 32MP.
  4. Varian Pro mendapat kamera telephoto dengan optical image stabilization atau OIS.

Dengan spesifikasi itu, Titan 2 Elite tidak hanya mengandalkan desain retro. Perangkat ini tetap disiapkan untuk memenuhi kebutuhan multitasking, produktivitas, dan penggunaan harian yang lebih berat.

Android 16 dan dukungan update panjang

Titan 2 Elite langsung menjalankan Android 16 dan dijanjikan mendapat pembaruan hingga Android 20. Dukungan ini penting karena banyak perangkat bergaya niche sering tertinggal dalam hal software.

Selain itu, ponsel ini juga membawa konektivitas lengkap seperti 5G, dual nano SIM, dan eSIM. Untuk keamanan, tersedia fingerprint dan face unlock, sehingga fitur dasarnya tetap setara dengan smartphone modern lain di kelasnya.

Baterai dan tombol tambahan yang fleksibel

Unihertz membekali Titan 2 Elite dengan baterai 4.050 mAh. Kapasitas ini diklaim cukup untuk menunjang aktivitas harian, meski bodinya tidak dirancang tipis karena harus memuat keyboard fisik di bagian depan.

Di sisi perangkat juga ada tombol tambahan yang bisa dikustomisasi. Tombol ini dapat dipakai untuk membuka aplikasi tertentu atau shortcut yang sering digunakan, sehingga pengguna bisa bekerja lebih cepat tanpa harus masuk ke menu berulang kali.

Mengincar pasar yang sangat spesifik

Keberadaan Titan 2 Elite menunjukkan bahwa masih ada ruang untuk smartphone non-konvensional di pasar Android. Perangkat ini jelas bukan untuk semua orang, tetapi sangat relevan bagi pengguna yang mengutamakan mengetik, produktivitas, dan pengalaman berbeda dari ponsel layar penuh.

Dalam konteks industri smartphone yang makin seragam, Titan 2 Elite menawarkan identitas yang kuat. Kombinasi desain nostalgia, Android terbaru, dan keyboard fisik membuatnya tampil sebagai alternatif menarik bagi penggemar BlackBerry maupun pengguna yang ingin kembali merasakan sensasi tombol fisik di era modern.

Exit mobile version