Infinix dikabarkan tengah menyiapkan penerus baru di lini Hot series untuk pasar Indonesia. Perangkat yang muncul sebagai Infinix Hot 70 itu sudah terdeteksi di daftar sertifikasi Direktorat Jenderal SDPPI Kementerian Komunikasi dan Digital, sebuah sinyal kuat bahwa proses rilisnya sudah memasuki tahap akhir.
Kemunculan di jalur sertifikasi biasanya menjadi salah satu indikator paling jelas bahwa sebuah ponsel siap masuk pasar. Karena itu, kehadiran Infinix Hot 70 langsung menarik perhatian, terutama karena perangkat ini disebut bakal menyasar segmen harga terjangkau dengan fitur yang terdengar lebih premium dari kelasnya.
Indikasi peluncuran makin dekat
Lolosnya perangkat dari sertifikasi SDPPI menandakan perangkat telah melewati salah satu tahapan penting sebelum penjualan resmi dimulai di Indonesia. Dalam banyak kasus, ponsel yang sudah muncul di daftar seperti ini memang tinggal menunggu pengumuman resmi dari pabrikan.
Untuk Infinix Hot 70, kemunculan tersebut memperkuat dugaan bahwa peluncurannya tidak akan terlalu lama lagi. Meski belum ada pengumuman resmi dari pihak Infinix, bocoran yang beredar sudah cukup memberi gambaran tentang arah produk ini.
Masuk segmen entry-level, tapi membawa fitur besar
Seri Hot selama ini dikenal sebagai lini yang bermain di kelas harga terjangkau dengan kombinasi spesifikasi yang agresif. Infinix Hot 70 diperkirakan mengikuti pola yang sama, dengan banderol di kisaran Rp1 jutaan hingga Rp3 jutaan.
Di segmen tersebut, persaingan biasanya sangat ketat karena konsumen mencari keseimbangan antara harga, daya tahan baterai, dan performa dasar yang stabil. Jika bocoran yang beredar akurat, Infinix tampaknya ingin menaikkan standar di kelas ini lewat beberapa fitur yang biasanya hanya ditemui pada perangkat yang lebih mahal.
Dua model terdeteksi di sertifikasi
Berdasarkan data yang beredar, Infinix Hot 70 muncul dalam dua kode model, yaitu X6895 dan X6895B. Keduanya disebut memiliki dimensi yang sama, yakni 167,92 x 79,12 x 7,64 mm, sehingga perbedaan utama kemungkinan ada pada konfigurasi internal.
Salah satu perbedaan yang paling menonjol ada pada kapasitas baterai. Berikut ringkasan bocoran yang telah muncul sejauh ini:
- Model X6895 dengan baterai 5430 mAh.
- Model X6895B dengan baterai 5600 mAh.
- Keduanya mendukung fast charging 45W.
- Dimensi fisik keduanya disebut identik.
Kombinasi ini menarik karena kapasitas baterai yang besar dan pengisian cepat 45W bisa menjadi nilai jual penting bagi pengguna yang membutuhkan ponsel awet dipakai seharian.
Konektivitas lengkap untuk penggunaan harian
Selain baterai, Infinix Hot 70 juga dikabarkan membawa dukungan konektivitas yang cukup lengkap untuk kelasnya. Fitur yang disebut mencakup LTE, Wi-Fi 5, Bluetooth, dan NFC, sehingga perangkat ini berpotensi nyaman untuk kebutuhan komunikasi, transaksi digital, hingga akses internet harian.
Dari sisi navigasi, perangkat ini juga disebut mendukung GPS, GLONASS, BDS, dan Galileo. Dukungan tersebut biasanya berguna untuk meningkatkan akurasi lokasi, baik saat memakai peta digital maupun aplikasi berbasis posisi.
Layar AMOLED 144Hz jadi sorotan utama
Bocoran yang paling mencuri perhatian datang dari sektor layar. Sejumlah rumor menyebut Infinix Hot 70 bakal membawa panel AMOLED dengan refresh rate 144Hz, kombinasi yang tergolong sangat menarik untuk ponsel kelas entry-level.
Jika informasi itu benar, perangkat ini berpotensi menawarkan tampilan yang lebih tajam, warna lebih hidup, serta animasi yang terasa jauh lebih mulus saat digulir atau bermain gim. Di kelas harga terjangkau, spesifikasi seperti ini bisa menjadi pembeda besar dibanding rival sekelas yang masih mengandalkan panel standar.
Kapasitas penyimpanan juga tidak kecil
Selain layar, salah satu varian Infinix Hot 70 disebut akan hadir dengan RAM 4GB dan penyimpanan internal hingga 256GB. Kapasitas tersebut terbilang besar untuk ponsel yang dipasarkan di segmen bawah, terutama jika benar disediakan pada salah satu varian resminya.
Bagi calon pembeli, kombinasi ini berarti ruang yang lebih lega untuk aplikasi, foto, video, dan file harian. Dalam praktiknya, kapasitas storage besar seperti ini juga bisa membuat ponsel lebih relevan dipakai dalam jangka waktu lebih panjang tanpa cepat terasa sempit.
Perkiraan jadwal kehadiran di Indonesia
Informasi yang beredar menyebut Infinix Hot 70 diperkirakan meluncur pada pertengahan tahun depan. Meski jadwal itu belum diumumkan secara resmi, munculnya perangkat di sertifikasi Indonesia menjadi petunjuk bahwa persiapan ke arah peluncuran memang sedang berjalan.
Dengan spek bocoran seperti AMOLED 144Hz, fast charging 45W, baterai besar, dan storage hingga 256GB, Infinix Hot 70 berpotensi menjadi salah satu kandidat paling menarik di kelas harga terjangkau ketika akhirnya resmi diumumkan.
