Google Photos Akhirnya Menjawab Permintaan Lama, Kini Video Bisa Diputar Lebih Cepat

Google Photos mulai menggulirkan fitur baru yang sudah lama diminta pengguna, yakni pengaturan kecepatan pemutaran saat menonton video. Fitur ini tidak mengubah file video secara permanen, tetapi memberi kontrol lebih cepat saat pengguna ingin memperlambat atau mempercepat tayangan di dalam aplikasi.

Kehadiran fitur ini penting karena Google Photos selama ini lebih dikenal kuat di sisi pengeditan foto dibanding video. Bahkan, kemampuan untuk mengatur kecepatan video di antarmuka editor baru hadir belakangan, sehingga penambahan kontrol kecepatan khusus untuk mode menonton dinilai sebagai langkah yang cukup ditunggu.

Fitur baru tersedia di menu pemutaran video

Berdasarkan pengumuman tim Google Photos di forum komunitas, opsi ini termasuk salah satu permintaan teratas dari pengguna. Saat video dibuka, pengguna bisa menekan menu tiga titik lalu memilih opsi Playback speed untuk mengatur laju pemutaran.

Pilihan kecepatannya dibuat cukup lengkap untuk kebutuhan dasar. Opsi yang tersedia meliputi 0.25X, 0.5X, 1X sebagai setelan bawaan, 1.5X, dan 2X.

Dengan rentang itu, pengguna bisa menonton klip secara lambat untuk melihat detail tertentu. Sebaliknya, video yang durasinya panjang bisa dipercepat agar lebih efisien saat ditinjau.

Tidak mengedit file asli

Google Photos membedakan dengan jelas antara fitur menonton dan fitur edit. Pengaturan Playback speed ini hanya berlaku saat sesi menonton berlangsung dan tidak menyimpan perubahan ke video asli.

Artinya, aplikasi akan kembali ke kecepatan normal ketika pengguna menutup video atau keluar dari aplikasi lalu membukanya lagi. Mekanisme ini sesuai tujuan fitur, yaitu sebagai alat bantu viewing, bukan alat editing permanen.

Bagi pengguna yang memang ingin mengubah kecepatan video secara tetap, Google Photos sudah menyediakan jalur berbeda. Pengguna dapat mengetuk tombol Edit pada pemutar video, lalu mencari opsi Speed di deretan alat edit, yang umumnya berada di antara menu Audio dan Music.

Perbedaan ini penting agar tidak terjadi kebingungan. Satu fitur dipakai untuk menonton dengan fleksibel, sementara fitur lain dipakai untuk menghasilkan file video dengan perubahan kecepatan yang benar-benar tersimpan.

Mulai muncul di ponsel Android

Laporan dari sumber referensi menyebut fitur ini mulai muncul di sejumlah smartphone Android, termasuk perangkat Pixel. Penemuannya sendiri sudah dilaporkan sejak pertengahan Januari, tetapi distribusi yang lebih luas baru mulai terlihat setelah jeda beberapa bulan.

Indikasinya, peluncuran dilakukan lewat sisi server. Karena itu, pengguna tidak selalu perlu memasang versi aplikasi tertentu untuk mendapatkannya.

Jika opsi belum muncul, pengguna dapat mencoba menutup paksa aplikasi lalu membukanya kembali. Namun, karena peluncuran seperti ini dilakukan bertahap, tidak semua akun akan menerimanya pada saat yang sama.

Google juga belum memberikan jadwal kehadiran untuk versi web maupun iOS. Untuk sementara, fitur ini tampaknya masih berfokus pada aplikasi Google Photos di Android.

Mengapa fitur ini relevan

Di permukaan, pengaturan kecepatan pemutaran mungkin terlihat sederhana. Namun dalam praktiknya, fitur ini menjawab kebutuhan yang sangat umum, terutama saat pengguna meninjau video keluarga, rekaman aktivitas, dokumentasi kerja, atau klip berdurasi panjang.

Berikut beberapa manfaat utamanya:

  1. Meninjau detail gerakan dengan mode lambat seperti 0.25X atau 0.5X.
  2. Menghemat waktu saat menonton video panjang dengan 1.5X atau 2X.
  3. Membedakan viewing dan editing agar file asli tetap aman.
  4. Mempermudah penggunaan langsung tanpa harus masuk ke mode edit.

Pendekatan ini juga sejalan dengan tren aplikasi modern yang memisahkan fitur konsumsi konten dari fitur produksi konten. Pengguna tidak selalu ingin mengedit video, tetapi sering kali hanya ingin kontrol yang lebih praktis saat menonton.

Bagian dari pengembangan Google Photos yang lebih luas

Google Photos belakangan terus diperbarui, tidak hanya di sisi pemutaran video tetapi juga pada area pengeditan gambar. Laporan lain menyebut Google sedang menguji peningkatan editor foto, termasuk kemungkinan perubahan pada fitur AI Enhance.

Meski pengujian itu terpisah dari fitur playback speed, arah pengembangannya menunjukkan satu hal. Google tampak ingin membuat Photos bukan sekadar tempat menyimpan media, tetapi juga pusat utama untuk melihat, meninjau, dan mengedit konten secara lebih nyaman.

Untuk pengguna Android, tambahan kontrol kecepatan saat menonton video ini bisa terasa kecil tetapi berguna dalam penggunaan harian. Dengan opsi yang langsung muncul di menu pemutar, Google Photos kini memberi kontrol yang selama ini dianggap dasar oleh banyak pengguna, tetapi baru sekarang benar-benar hadir di pengalaman menonton video dalam aplikasi.

Source: www.androidpolice.com

Berita Terkait

Back to top button