
Keychron memperluas lini mouse gaming G Series dengan meluncurkan dua model baru, yaitu G4 dan G5. Keduanya hadir sebagai mouse gaming simetris yang ringan, mendukung polling rate 8K, dan menawarkan konektivitas multi-mode untuk menjangkau kebutuhan pemain kompetitif maupun pengguna umum.
Fokus utama pembaruan ini ada pada dua pendekatan desain yang berbeda. Keychron G4 tampil dengan warna retro bergaya Famicom, sementara G5 mengusung bodi serat karbon yang lebih ringan dan lebih premium.
Keychron G4 dan G5 hadir dengan spesifikasi inti yang mirip
Berdasarkan informasi produk yang dirujuk dari artikel referensi, G4 dan G5 sama-sama memakai sensor PixArt 3950. Sensor ini mendukung sensitivitas hingga 30.000 DPI, angka yang lazim ditemui pada mouse gaming kelas atas untuk kebutuhan tracking cepat dan presisi tinggi.
Keduanya juga mendukung tiga mode koneksi. Pengguna dapat memakai mouse ini melalui kabel, koneksi nirkabel 2.4 GHz, atau Bluetooth sesuai skenario penggunaan.
Untuk performa, Keychron menyebut dukungan polling rate hingga 8K pada koneksi kabel dan 2.4 GHz. Perusahaan juga mengklaim latensi 0,41 ms pada mode 2.4 GHz, sebuah angka yang menegaskan orientasi produk ini ke segmen gaming cepat.
Perbedaan utama ada pada bobot, material, dan kontrol fisik
Keychron G4 memiliki bobot 55 gram. Angka itu memang menjadi yang paling berat di antara tiga produk baru di seri ini, tetapi tetap tergolong sangat ringan untuk mouse gaming modern.
Sementara itu, Keychron G5 membawa desain yang pada dasarnya serupa dengan G4. Bedanya, model ini memakai konstruksi serat karbon sehingga bobotnya turun menjadi hanya 43 gram.
G5 tidak memakai cangkang berlubang yang umum dijumpai pada mouse ultraringan. Sebagai gantinya, permukaannya menggunakan pola seperti honeycomb yang diukir untuk meningkatkan grip tanpa harus mengorbankan struktur bodi.
G4 punya satu keunggulan praktis yang tidak disebut hadir pada G5. Mouse ini memungkinkan pengaturan DPI dan polling rate langsung dari tombol khusus di bagian bawah, sehingga pengguna tidak harus selalu masuk ke software.
Daya tahan baterai menjadi nilai jual penting
Kedua mouse dibekali baterai 500 mAh. Namun, efisiensi daya keduanya tidak sepenuhnya sama karena perbedaan material dan bobot.
Pada G4, Keychron mencantumkan daya tahan hingga 34 jam saat mode 8K polling melalui koneksi 2.4 GHz. Saat polling rate diturunkan ke 4K, angka itu naik menjadi 36 jam, dan pada 1K bisa mencapai 130 jam.
G5 diklaim mampu bertahan beberapa jam lebih lama di semua mode. Untuk mode 1K, daya tahannya disebut bisa mencapai 153 jam.
Ringkasan spesifikasi utama Keychron G4 dan G5
- Sensor: PixArt 3950
- DPI maksimum: 30.000 DPI
- Polling rate: hingga 8K
- Koneksi: wired, 2.4 GHz, Bluetooth
- Kapasitas baterai: 500 mAh
- Desain: simetris
- Bobot G4: 55 gram
- Bobot G5: 43 gram
- Material khusus G5: carbon fiber
- Kontrol fisik tambahan G4: tombol DPI dan polling rate di bagian bawah
Pilihan desain menunjukkan strategi pasar yang berbeda
G4 tampil dalam satu varian warna putih dengan sentuhan estetika retro Famicom. Pendekatan ini membuatnya bukan sekadar perangkat gaming, tetapi juga produk yang menyasar penggemar desain nostaljik dan setup meja bernuansa klasik.
Di sisi lain, G5 hanya tersedia dalam warna hitam. Material serat karbon dan bobot yang lebih rendah memperlihatkan posisi produk ini sebagai opsi yang lebih serius untuk pengguna yang mengejar performa dan portabilitas maksimal.
Perbedaan ini penting karena pasar mouse gaming saat ini tidak hanya bicara soal sensor dan polling rate. Faktor seperti material, kenyamanan genggaman, karakter visual, dan fleksibilitas pengaturan ikut menentukan keputusan pembelian.
Harga dan ketersediaan
Berikut rincian harga yang disebut dalam artikel referensi:
| Model | Warna | Harga |
|---|---|---|
| Keychron G4 | Putih retro Famicom | $80 |
| Keychron G5 | Hitam carbon fiber | $110 |
Kedua model sudah tersedia melalui situs resmi Keychron. Namun, berdasarkan artikel referensi, baru G4 yang saat ini tercantum di Amazon, dengan harga $5 lebih murah dibanding harga di situs resmi.
Peluncuran G4 dan G5 juga menegaskan bahwa Keychron semakin agresif masuk ke pasar periferal gaming, setelah sebelumnya memperkenalkan G3. Meski perusahaan belakangan membuka desain perangkat kerasnya sebagai open source, daftar itu disebut belum mencakup G3, G4, dan G5, sehingga perhatian pasar saat ini tetap tertuju pada kombinasi spesifikasi tinggi, bobot ringan, dan identitas desain unik yang dibawa dua mouse baru tersebut.
Source: www.notebookcheck.net








