Dua Surface Impian Microsoft Segera Hadir, Layar OLED Memikat tapi Harga Murah Disingkirkan

Microsoft dikabarkan sedang menyiapkan dua perangkat Surface baru yang lama dinantikan pasar premium. Perangkat itu disebut sebagai Surface Laptop 8 dan Surface Pro 12, tetapi laporan yang beredar juga memberi sinyal bahwa banderol harganya tidak akan ramah bagi pembeli yang mencari opsi murah.

Informasi ini muncul saat lini Surface sedang menjadi sorotan karena kenaikan harga pada model andalan Microsoft. Di tengah situasi itu, kabar soal pembaruan produk baru terlihat menjanjikan, meski ekspektasi soal harga terjangkau tampaknya perlu ditekan sejak awal.

Dua model baru Surface mulai disiapkan

Menurut laporan Windows Central yang mengutip sumber yang disebut mengetahui rencana tersebut, Microsoft tengah menyiapkan Surface Laptop 8 dan Surface Pro 12. Kedua perangkat ini disebut akan hadir dengan strategi peluncuran yang berbeda dari pola Surface yang biasa.

Versi Intel dikabarkan akan dirilis lebih dulu pada musim semi. Setelah itu, varian berbasis Snapdragon disebut menyusul pada musim panas.

Perbedaan urutan ini menjadi salah satu hal yang cukup menonjol dalam bocoran terbaru. Biasanya, jadwal rilis Surface tidak bergerak dengan pola seperti ini, sehingga pendekatan baru tersebut dapat dibaca sebagai langkah penyesuaian produk dan platform.

Untuk model Intel, laporan menyebut penggunaan chip Intel Core Ultra 3. Sementara itu, versi lain disebut akan memakai Snapdragon X2s.

Spesifikasi awal langsung menyasar kelas atas

Bocoran yang beredar menunjukkan bahwa Microsoft tidak memulai dari konfigurasi dasar yang rendah. Surface Laptop 8 dan Surface Pro 12 disebut akan dibuka dengan RAM 16GB dan penyimpanan 256GB.

Konfigurasi ini kemudian dapat ditingkatkan cukup jauh pada model yang lebih mahal. Opsi tertinggi dikabarkan mencapai RAM 64GB dan penyimpanan 2TB.

Susunan spesifikasi seperti itu memperlihatkan arah yang jelas. Microsoft tampaknya ingin menempatkan kedua perangkat ini sebagai produk premium sejak varian paling bawah, bukan sebagai perangkat entry-level yang kemudian dinaikkan oleh konfigurasi tambahan.

Pendekatan itu juga relevan dengan kondisi pasar laptop premium saat ini. Konsumen yang membidik performa, kapasitas besar, dan daya tahan pemakaian jangka panjang biasanya memang mencari kombinasi memori dan storage yang lebih tinggi.

Surface Laptop 8 disebut bawa layar OLED pertama

Salah satu detail yang paling menarik dari laporan ini adalah soal layar. Surface Laptop 8 dikabarkan akan memakai panel OLED, yang jika benar akan menjadi pertama kalinya untuk lini Surface Laptop.

Kehadiran OLED bisa menjadi perubahan penting pada pengalaman visual perangkat tersebut. Panel jenis ini umumnya dikaitkan dengan warna yang lebih pekat, kontras yang lebih tinggi, dan tampilan yang lebih premium.

Meski begitu, perubahan besar tampaknya tidak akan terjadi pada sisi desain fisik. Laporan yang sama menyebut perangkat baru ini seharusnya tidak akan terasa sangat berbeda dari pendahulunya dalam hal tampilan dan rasa penggunaan.

Artinya, Microsoft kemungkinan memilih strategi pembaruan yang lebih fokus pada komponen internal dan kualitas layar. Pendekatan seperti ini sering dipakai ketika sebuah lini produk sudah memiliki bahasa desain yang dianggap matang.

Tidak ada model murah

Bagian yang paling tegas dari laporan tersebut justru menyangkut harga. Windows Central menyebut tidak akan ada perangkat Surface baru dengan harga $599 untuk menyaingi Apple MacBook Neo.

Informasi itu sekaligus mematahkan harapan akan hadirnya model Surface murah dalam putaran pembaruan kali ini. Microsoft disebut memosisikan perangkat Surface yang diperbarui ini ke dalam kategori harga “premium” dan “ultra-premium”.

Pemosisian itu penting karena mencerminkan arah strategi merek. Alih-alih mengejar pasar laptop terjangkau, Microsoft tampaknya tetap ingin menjaga Surface sebagai lini perangkat berkelas atas.

Konteks ini juga sejalan dengan kabar sebelumnya bahwa PC Surface flagship kini dijual $500 lebih mahal dibanding saat pertama kali diluncurkan. Kenaikan itu disebut berkaitan dengan naiknya biaya memori dan penyimpanan.

Dalam konteks tersebut, kabar soal tidak adanya model murah menjadi lebih mudah dipahami. Jika biaya komponen utama meningkat dan konfigurasi dasar dimulai dari 16GB/256GB, ruang untuk menghadirkan banderol rendah memang terlihat semakin sempit.

Bagi konsumen, situasinya menghadirkan dua sisi yang berbeda. Di satu sisi, Surface Laptop 8 dan Surface Pro 12 tampak menjanjikan karena menawarkan spesifikasi awal yang kuat, opsi konfigurasi tinggi, dan layar OLED untuk Surface Laptop.

Di sisi lain, semua kelebihan itu kemungkinan datang bersama harga yang tinggi. Dengan tidak adanya model $599 dan dengan Microsoft yang disebut menargetkan segmen premium hingga ultra-premium, lini Surface terbaru ini tampaknya akan lebih cocok untuk pengguna yang mengutamakan fitur dan kualitas kelas atas dibanding pembeli yang fokus pada nilai ekonomis.

Source: www.xda-developers.com

Terkait