iPhone 18 Pro Mulai Ungkap Wajah Baru Kamera Apple, Variable Aperture dan Periskop 200MP Disiapkan

Apple dikabarkan sedang menyiapkan perubahan besar pada kamera iPhone generasi berikutnya. Bocoran terbaru menyebut iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max akan menjadi model pertama yang membawa salah satu teknologi kamera baru yang sedang diuji Apple.

Informasi ini datang dari pembocor Digital Chat Station melalui Weibo. Dari empat teknologi yang disebut tengah dievaluasi Apple, variable aperture menjadi fitur yang paling mungkin hadir lebih dulu pada lini iPhone 18 Pro yang diprediksi meluncur September tahun ini.

Variable aperture jadi fokus utama

Variable aperture atau bukaan lensa variabel memungkinkan kamera menyesuaikan bukaan secara dinamis sesuai cahaya di sekitar. Dalam kondisi gelap, lensa bisa membuka lebih lebar untuk menangkap lebih banyak cahaya, sedangkan di kondisi terang bukaan bisa menutup agar foto tidak overexposed.

Pada praktiknya, fitur ini juga membantu mengatur depth of field dengan lebih fleksibel. Hasilnya, efek bokeh berpotensi terlihat lebih natural dibanding sistem aperture tetap yang selama ini dipakai Apple.

Menurut analisis rantai pasok Apple, Ming-Chi Kuo, teknologi variable aperture sebenarnya sudah disiapkan sejak 2024. Saat ini, mulai dari iPhone 14 Pro hingga iPhone 17 Pro, Apple masih memakai aperture tetap ƒ/1.78 pada kamera utamanya.

Sensor utama lebih besar ikut diuji

Selain variable aperture, Apple juga disebut menguji sensor utama berukuran 1/1.12 inci. Ukuran ini lebih besar dibanding sensor 1/1.28 inci yang dipakai iPhone 17 Pro, sehingga ada ruang lebih besar untuk peningkatan kualitas gambar.

Sensor baru itu disebut memiliki diagonal sekitar 14,5 mm. Ukuran tersebut setara dengan sensor Sony LYTIA LYT-901 yang dipakai pada Vivo X300 Ultra, dan menjadi salah satu petunjuk bahwa Apple sedang mengejar peningkatan besar dari sisi hardware kamera.

Sensor berukuran besar biasanya memberi dampak pada performa low-light, dynamic range, detail foto, dan pengurangan noise. Dalam konteks penggunaan harian, perubahan ini berpotensi membuat hasil foto lebih konsisten di berbagai kondisi pencahayaan.

Stabilisasi optik untuk kamera ultra-wide

Apple juga dikabarkan menguji sistem stabilisasi optik baru untuk kamera ultra-wide. Peningkatan ini ditujukan agar hasil foto lebih stabil, terutama saat pengambilan gambar di kondisi minim cahaya atau ketika tangan tidak sepenuhnya diam.

Bocoran tersebut menunjukkan bahwa Apple tidak hanya fokus pada kamera utama, tetapi juga mencoba meningkatkan modularitas sistem kamera secara keseluruhan. Pendekatan ini penting untuk menjaga kualitas hasil foto dari berbagai lensa, bukan hanya kamera utama yang menjadi sorotan.

Periskop 200MP belum akan hadir dalam waktu dekat

Dari empat teknologi yang sedang diuji, kamera periskop 200 megapiksel menjadi yang paling ambisius. Namun, Digital Chat Station menyebut fitur ini kemungkinan baru akan muncul pada iPhone generasi 2028 atau lebih lama.

Artinya, meski Apple disebut aktif mengevaluasi teknologi tersebut, kehadirannya belum masuk ke daftar pembaruan terdekat. Bocoran ini juga memperlihatkan bahwa Apple tampaknya memilih jalur bertahap dalam memperluas kemampuan kamera iPhone.

Digital Chat Station sendiri punya rekam jejak yang cukup diperhatikan di kalangan penggemar teknologi. Ia sebelumnya disebut akurat saat membocorkan desain iPhone 17 Pro dan sistem kamera triple 48MP, sehingga informasi terbarunya ikut memancing perhatian pasar.

Di sisi lain, pembocor itu juga menyebut Apple tengah menyiapkan iPhone lipat pertama yang kemungkinan bernama iPhone Ultra. Jika bocoran kamera ini benar, maka lini iPhone mendatang akan membawa perubahan yang lebih luas, baik dari segi desain perangkat maupun kemampuan fotografi.

Exit mobile version