Router Eero Lolos dari Larangan FCC, Pengguna Bisa Bernapas Lega Sampai 2027

Larangan FCC terhadap router Wi-Fi buatan luar negeri di AS kini memiliki pengecualian baru. Amazon melalui lini Eero dan Leo masuk ke daftar produsen yang mendapat “conditional approval” atau persetujuan bersyarat dari regulator tersebut.

Informasi ini penting bagi konsumen yang mengikuti dampak kebijakan FCC terhadap perangkat jaringan rumah. Dengan status baru itu, sejumlah model router Amazon untuk sementara dikecualikan dari pembatasan dan tetap bisa dipasarkan di AS sampai 31 Oktober 2027.

Eero dan Leo Masuk Daftar Pengecualian

FCC sebelumnya menerapkan pelarangan untuk semua router Wi-Fi baru buatan luar negeri. Namun, otoritas itu belakangan mulai memberi persetujuan bersyarat kepada beberapa produsen tertentu.

Setelah Netgear menjadi salah satu yang lebih dulu mendapat status serupa, kini giliran Amazon. Berdasarkan pengungkapan FCC, perangkat Eero dan Leo milik perusahaan itu telah dihapus sementara dari “Covered List”.

Covered List adalah daftar perangkat dan layanan yang dinilai menimbulkan risiko. FCC menyebut produk dalam cakupan kebijakan ini dapat “menimbulkan risiko yang tidak dapat diterima terhadap keamanan nasional Amerika Serikat atau keamanan dan keselamatan warga Amerika Serikat”.

Persetujuan bersyarat itu berlaku untuk seluruh keluarga perangkat Eero dan Leo. Model yang terdampak mencakup Eero, Eero Pro, Eero Max, Eero PoE, Eero Outdoor, Eero Signal, dan Amazon Leo.

Apa Arti “Conditional Approval”

Status ini bukan berarti kebijakan FCC dibatalkan. Persetujuan tersebut hanya menempatkan model-model tertentu sebagai pengecualian dari larangan yang sebelumnya berlaku secara luas.

Bagi pasar, artinya cukup jelas. Produk-produk router dari lini Eero dan Leo masih dapat dijual di AS selama masa persetujuan itu berlaku.

Bagi konsumen, perubahan ini juga mengurangi ketidakpastian soal ketersediaan perangkat mesh router Amazon. Orang yang sedang mempertimbangkan pembelian Eero untuk kebutuhan jaringan rumah tetap bisa mengakses produk tersebut tanpa perubahan pengalaman penggunaan.

Eero juga menegaskan hal itu dalam pernyataan resminya. “Pemerintah AS telah mengakui eero sebagai penyedia router yang tepercaya dan aman,” tulis perusahaan dalam sebuah unggahan blog.

Perusahaan menambahkan bahwa mereka tetap berkomitmen menghadirkan produk yang inovatif dan andal. Eero juga menyebut tidak ada perubahan pada pengalaman pelanggan akibat perkembangan kebijakan ini.

Latar Belakang Larangan FCC

Kebijakan FCC ini mulai diberlakukan pada Maret. Fokus awalnya adalah semua router Wi-Fi baru buatan luar negeri, sebelum kemudian regulator memperluas cakupan pembatasan.

Menurut laporan referensi, FCC baru-baru ini juga memperluas larangan tersebut ke perangkat hotspot serta LTE/5G CPE. Perluasan ini menunjukkan bahwa pengawasan regulator tidak lagi terbatas pada router rumah biasa.

Langkah FCC mendorong para produsen bergerak cepat untuk mempertahankan akses pasar di AS. Persetujuan bersyarat menjadi jalur penting bagi merek yang ingin tetap menjual perangkatnya di tengah pembatasan baru.

Kasus Eero menunjukkan bahwa regulator masih membuka ruang evaluasi per produsen. Dengan kata lain, larangan tidak diterapkan secara seragam tanpa pengecualian, melainkan bisa disesuaikan setelah penilaian tertentu.

Daftar Model yang Terdampak Pengecualian

Berikut model yang disebut tercakup dalam persetujuan bersyarat FCC:

  1. Eero
  2. Eero Pro
  3. Eero Max
  4. Eero PoE
  5. Eero Outdoor
  6. Eero Signal
  7. Amazon Leo

Cakupan yang luas ini penting karena tidak hanya menyentuh router mesh utama. Produk pendukung dan varian khusus dalam ekosistem Eero juga ikut masuk dalam pengecualian.

Dampak ke Pasar Router AS

Kebijakan FCC memicu perhatian karena menyangkut pilihan produk dan pasokan perangkat jaringan. Dalam konteks ini, pemberian pengecualian kepada Eero membuat salah satu merek besar di segmen mesh router tetap bertahan di pasar.

Di sisi lain, kebijakan ini juga menandakan bahwa daftar pengecualian bisa terus berubah. Sampai saat ini, belum ada kepastian apakah produsen perangkat hotspot serta LTE/5G CPE juga akan memperoleh persetujuan bersyarat seperti Netgear dan Amazon.

Perkembangan tersebut patut dicermati karena FCC sedang memperluas jangkauan pengawasannya. Selama regulator masih menambah kategori perangkat yang dibatasi, keputusan soal pengecualian per produsen akan terus menjadi faktor penting bagi konsumen, penjual, dan pabrikan router di AS.

Source: www.androidauthority.com

Berita Terkait

Back to top button