
Huawei resmi membuka penjualan perdana Mate 80 Pro di Indonesia dengan harga Rp16.999.000. Kehadiran smartphone flagship ini langsung mencuri perhatian karena membawa kamera True-to-Colour Camera 2.0 dan baterai 5.750 mAh sebagai dua fitur yang paling menonjol.
Perangkat ini menyasar pengguna profesional yang membutuhkan ponsel dengan kemampuan fotografi kuat, daya tahan tinggi, dan performa yang mendukung mobilitas harian. Selama periode first sale hingga 24 Mei 2026, Huawei juga menyiapkan insentif pembelian dengan total nilai mencapai Rp7,5 juta.
Fokus pada kamera dengan reproduksi warna lebih akurat
Huawei menempatkan sektor kamera sebagai daya tarik utama Mate 80 Pro. Sistem True-to-Colour Camera 2.0 dirancang untuk menghasilkan warna yang lebih mendekati kondisi asli, baik saat memotret foto maupun merekam video.
Di bagian utama, perangkat ini membawa kamera 50MP Ultra Lighting Camera dengan bukaan variabel F1.4–F4.0 dan dukungan Optical Image Stabilization. Kombinasi tersebut membantu menjaga detail tetap tajam dan stabil, termasuk ketika cahaya minim.
Huawei juga menyematkan kamera 48MP telephoto macro untuk kebutuhan zoom dan close-up. Sementara itu, kamera ultra-wide 40MP memberi sudut pandang lebih luas untuk memotret lanskap, arsitektur, atau kebutuhan dokumentasi kerja.
Susunan kamera itu membuat Mate 80 Pro tidak hanya ditujukan untuk pencinta fotografi, tetapi juga untuk pengguna yang membutuhkan perangkat serbaguna. Dalam konteks penggunaan harian, fleksibilitas ini penting karena satu ponsel bisa dipakai untuk banyak skenario pengambilan gambar.
Desain tahan banting untuk aktivitas padat
Selain kamera, Huawei menekankan ketahanan fisik sebagai nilai jual utama. Mate 80 Pro memakai pendekatan Super Durable Architecture yang dipadukan dengan Kunlun Glass generasi kedua.
Layar perangkat ini diklaim memiliki perlindungan hingga 20 kali lebih kuat dibanding kaca standar. Huawei juga menggunakan material vegan fibre untuk memperkuat struktur bodi agar lebih tahan terhadap benturan.
Ketahanan itu semakin lengkap dengan sertifikasi IP68 dan IP69. Dengan sertifikasi tersebut, perangkat dirancang lebih siap menghadapi debu serta air bertekanan tinggi dalam berbagai aktivitas luar ruang.
Di sisi tampilan, Mate 80 Pro hadir dengan layar 6,75 inci dan bezel tipis. Desain Dual Space Ring Design membuat tampilannya tetap terlihat premium, dengan opsi warna Gold, Green, dan Black.
AI dipakai untuk mendukung produktivitas
Huawei juga membekali ponsel ini dengan beragam fitur berbasis kecerdasan buatan. AI Composition dan AI Best Expression membantu pengguna menghasilkan foto yang lebih rapi dan ekspresif tanpa banyak proses penyuntingan.
Ada pula AI Remove yang memungkinkan objek tak diinginkan di gambar dihapus dengan lebih mudah. Untuk interaksi harian, perangkat ini mendukung AI Gesture dan AI Messaging agar komunikasi terasa lebih efisien.
Seluruh fungsi tersebut terintegrasi dalam AI Smart Control yang bisa diakses cepat melalui tombol perangkat. Kehadiran fitur ini menunjukkan bahwa Mate 80 Pro tidak hanya mengejar performa visual, tetapi juga efisiensi penggunaan untuk aktivitas produktif.
Baterai besar untuk pemakaian seharian
Satu lagi aspek yang menyita perhatian adalah baterai 5.750 mAh. Kapasitas ini dirancang agar pengguna bisa tetap aktif seharian tanpa sering mencari sumber daya tambahan.
Untuk mendukung mobilitas tinggi, Huawei menambahkan 100W Wired SuperCharge dan 80W Wireless SuperCharge. Kombinasi ini memberi opsi pengisian daya yang cepat dan fleksibel saat perangkat harus kembali dipakai dalam waktu singkat.
Dengan kombinasi kamera tertentu, ketahanan bodi, fitur AI, dan baterai besar, Mate 80 Pro diposisikan sebagai smartphone premium yang menyentuh banyak kebutuhan sekaligus. Perangkat ini hadir sebagai pilihan bagi pengguna yang mencari ponsel flagship dengan fokus kuat pada fotografi, daya tahan, dan efisiensi kerja.









