Samsung belum akan meluncurkan Galaxy Ring 2 dalam waktu dekat, meski perangkat itu disebut memang sedang disiapkan. Informasi terbaru dari Korea Selatan mengarah pada jadwal peluncuran di awal tahun depan, bukan dalam tahun ini.
Kabar ini penting karena sebelumnya sempat muncul spekulasi bahwa cincin pintar generasi baru itu bisa hadir dalam acara Unpacked pada paruh kedua tahun ini. Namun, arah jadwal tersebut kini disebut telah dievaluasi ulang.
Galaxy Ring pertama sempat menarik perhatian besar saat diperkenalkan Samsung pada 2024. Produk itu menjadi perangkat wearable berbentuk cincin pertama bagi perusahaan asal Korea Selatan tersebut.
Meski begitu, hingga memasuki 2026, penerus resminya belum juga diumumkan. Di saat yang sama, fokus Samsung disebut sedang tertuju pada Galaxy Z Fold versi “Wide”, sehingga kehadiran Galaxy Ring 2 dalam waktu dekat dinilai makin kecil.
ETNews, yang informasinya ikut disorot 9to5Google, menyebut Galaxy Ring 2 sangat mungkin diperkenalkan pada awal tahun depan. Seorang sumber yang disebut mengetahui situasi itu mengatakan perangkat penerus ini difokuskan untuk meningkatkan daya tahan baterai, kenyamanan, dan akurasi sensor.
Arah pengembangan tersebut menunjukkan Samsung tidak sekadar menyiapkan penyegaran kecil. Perusahaan disebut berupaya memperbaiki sejumlah kelemahan pada generasi pertama.
Fokus pada baterai dan kenyamanan
Salah satu perhatian utama ada pada desain internal. Pengembangan Galaxy Ring 2 disebut memprioritaskan penataan komponen di bagian dalam agar bodinya bisa dibuat lebih tipis dan lebih ringan.
Pendekatan itu ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan saat dipakai dalam waktu lama. Untuk perangkat yang dikenakan di jari sepanjang hari dan malam, pengurangan ketebalan dan bobot menjadi faktor yang sangat penting.
Selain bentuk fisik, baterai juga menjadi sasaran pembaruan besar. Galaxy Ring generasi pertama memiliki daya tahan hingga 7 hari, sementara model baru disebut ditargetkan meningkat menjadi sekitar 9 sampai 10 hari.
Angka itu akan menjadi lompatan yang cukup berarti untuk kategori wearable yang berukuran kecil. Dengan ruang internal yang terbatas, peningkatan baterai biasanya menuntut rekayasa komponen yang lebih efisien.
Pada model yang sudah beredar saat ini, Galaxy Ring dibekali sensor seperti accelerometer, PPG, dan sensor suhu kulit. Perangkat itu juga mendukung pemantauan detak jantung, tetapi tidak menyediakan dukungan notifikasi.
Peningkatan pelacakan kesehatan
Perubahan lain yang disiapkan disebut menyentuh kemampuan pemantauan kesehatan. Samsung dilaporkan ingin membuat fitur pelacakan kesehatan pada Galaxy Ring 2 lebih baik dari generasi sebelumnya.
Perbaikan itu mencakup analisis tidur yang lebih baik. Selain itu, wawasan terkait kesehatan kardiovaskular disebut akan diperluas.
Langkah ini sejalan dengan posisi Galaxy Ring sebagai wearable yang lebih berfokus pada pemantauan tubuh dibanding fungsi komunikasi. Dengan bentuk yang ringkas, kualitas data sensor menjadi nilai utama produk seperti ini.
Sumber yang sama juga menyebut peningkatan akurasi sensor sebagai salah satu prioritas. Ini penting karena perangkat wearable sangat bergantung pada konsistensi dan ketepatan pembacaan untuk menghasilkan insight kesehatan yang berguna.
Fitur ambisius yang belum jadi hadir
Samsung sebenarnya dilaporkan sempat ingin menambahkan pemantauan gula darah non-invasif pada cincin pintar tersebut. Namun, rencana itu untuk sementara disebut ditunda.
Penundaan ini menunjukkan bahwa tidak semua fitur ambisius siap dibawa ke generasi berikutnya. Samsung tampaknya memilih fokus pada peningkatan yang lebih realistis dan langsung terasa, seperti baterai, kenyamanan, dan kualitas sensor.
Keputusan semacam itu juga bisa dibaca sebagai upaya menyempurnakan fondasi produk sebelum menambah kemampuan yang lebih kompleks. Untuk wearable kesehatan, stabilitas pengalaman pemakaian sehari-hari sering kali lebih menentukan daripada daftar fitur yang terlalu panjang.
Dengan demikian, ekspektasi untuk Galaxy Ring 2 kini bergeser dari peluncuran cepat ke penyempurnaan yang lebih matang. Jika jadwal awal tahun depan benar terealisasi, perangkat ini kemungkinan hadir sebagai pembaruan yang menekankan peningkatan pengalaman inti, bukan sekadar perubahan kosmetik.
Source: www.androidpolice.com





