Perkembangan AI membuat banyak pengguna mencari cara baru untuk menghasilkan stiker yang terlihat lucu sekaligus rapi. Salah satu format yang sedang menarik perhatian adalah stiker bergaya Zalo, terutama karena tampilannya bisa dibuat ekspresif tanpa kehilangan kesan bersih.
Tren ini ikut terdorong oleh kemampuan Gemini AI yang dinilai mampu membaca detail wajah, arah cahaya, dan suasana latar secara lebih natural. Hasilnya, banyak editan AI kini terlihat mendekati foto profesional, lalu berkembang ke kebutuhan yang lebih ringan seperti stiker media sosial.
Mengapa stiker Zalo-style makin diminati
Stiker bergaya Zalo-style banyak dipakai karena bisa menampilkan emosi secara cepat dan jelas. Format ini juga cocok untuk pengguna media sosial yang ingin memperkuat identitas visual mereka lewat gambar yang mudah dibagikan.
Selain untuk konten harian, teknologi ini juga dipakai untuk foto profil, poster digital, dan branding personal. Gaya cinematic dan tampilan realistis menjadi daya tarik tambahan karena memberi kesan emosional yang lebih kuat.
Daya tarik lain ada pada karakter visual yang tetap lucu namun tidak terlihat berantakan. Tatapan mata yang hidup dan ekspresi yang tepat menjadi kunci agar hasilnya tidak terasa seperti gambar buatan AI.
Dua prompt untuk membuat stiker bergaya Zalo
Prompt pertama meminta gambar stiker bergaya Zalo dengan wajah lucu, latar belakang bersih, dan total 16 ekspresi berbeda. Ekspresi itu mencakup tertawa, menangis, mengantuk, terkejut, bingung, makan, manyun, lucu, malu, marah, senang, sedih, mengedipkan mata, jatuh cinta, kesal, dan ekspresi jahil.
Setiap ekspresi juga diminta diberi teks bahasa Inggris yang lucu seperti “waaahh!”, “hmmm?”, “love you!”, “haayss~”, “haha wow!”, “awow!”, “oh yeah!”, “awooo!”, “yum yum~”, “grrr!”, “lah???”, “good night:3”, “sorry, too cute”, “do i look cool yet.”, “hehe boii~”, dan “oopsie!”. Instruksinya menutup dengan penegasan “no change face”, sehingga wajah dasar tetap dipertahankan di tiap variasi.
Prompt kedua punya struktur serupa, tetapi daftar ekspresinya sedikit berbeda dan lebih variatif. Di sini, 16 ekspresi yang diminta meliputi tertawa terbahak-bahak, menangis tersedu, mengantuk berat, kaget, kebingungan, sedang makan, cemberut, absurd lucu, senyum manis, bete, gugup, puas, mengeluh, genit, ngambek, dan hiperaktif.
Teks lucu yang disertakan juga hampir sama, namun ada tambahan seperti “yayy!” dan “ugh fine~”. Sama seperti prompt pertama, bagian akhir tetap menegaskan agar wajah tidak berubah.
Kenapa prompt harus detail
Penggunaan prompt yang detail penting agar sistem bisa memahami arah pose, ekspresi, dan pencahayaan dengan lebih akurat. Dalam praktiknya, prompt aktif dan spesifik membantu menghasilkan visual yang lebih konsisten, terutama saat targetnya adalah stiker yang ekspresif.
Gemini AI disebut unggul karena mampu menangkap detail wajah dan latar secara natural. Keunggulan ini membuat hasil akhir lebih mudah diarahkan ke gaya yang lucu, bersih, dan tetap realistis.
Bagi pengguna muda, kombinasi antara AI realistis dan format stiker menjadi menarik karena hasilnya cepat dipakai di platform sosial. Dari kebutuhan personal hingga identitas visual, stiker Zalo-style kini menjadi salah satu bentuk kreasi yang paling mudah diakses lewat prompt yang tepat.
