ASUS ExpertBook Ultra Cuma 0,99 Kg, Performa AI dan Ketangguhannya Langsung Naikkan Standar Bisnis Premium

Author: Qoo Media

ASUS mendorong persaingan laptop bisnis premium ke level baru lewat ExpertBook Ultra, perangkat yang diposisikan sebagai flagship untuk profesional modern, eksekutif, dan kebutuhan perusahaan besar. Daya tarik utamanya ada pada kombinasi bodi super ringan, performa tinggi, fitur AI lokal, dan durabilitas kelas enterprise dalam satu paket.

Di tengah kebutuhan komputasi yang makin berat dan mobilitas kerja yang terus meningkat, segmen bisnis kini menuntut laptop yang tidak sekadar tipis dan ringkas. Pengguna juga mencari perangkat yang aman, tahan lama, bertenaga untuk multitasking berat, dan siap menjalankan beban kerja AI tanpa terlalu bergantung pada cloud.

Ringan, tipis, tetapi bukan kompromi

ExpertBook Ultra memakai material magnesium-aluminium AZ31B kelas kedirgantaraan. Material ini membuat bobotnya hanya sekitar 0,99 kilogram dengan ketebalan 10,9 mm.

Angka itu menjadi sorotan karena ASUS tetap menanamkan baterai 70Wh di dalam bodi yang sangat ramping. ASUS mengklaim daya tahannya bisa mencapai hingga 26 jam pemakaian.

Kombinasi bobot ringan dan baterai besar menjadikan perangkat ini menarik untuk pekerja dengan mobilitas tinggi. Fokusnya jelas, yakni menghadirkan laptop yang mudah dibawa tanpa mengorbankan daya tahan operasional harian.

Namun kekuatan ExpertBook Ultra tidak berhenti pada desain. ASUS juga menempatkan perangkat ini sebagai laptop bisnis premium yang sanggup bekerja dalam skenario profesional yang berat.

Performa AI dan komputasi berat

Laptop ini ditenagai prosesor Intel Core Ultra X9 Series 3 yang membawa teknologi AI terbaru. NPU pada chip tersebut disebut mampu mencapai hingga 50 TOPS.

Secara keseluruhan, platform komputasi AI yang diusung diklaim sanggup mencapai performa hingga 180 TOPS. Kemampuan ini ditujukan untuk pemrosesan AI generatif, penerjemahan real-time, hingga eksekusi Large Language Model secara lokal.

Pendekatan AI lokal menjadi penting bagi kalangan bisnis yang membutuhkan kecepatan, efisiensi, dan kontrol data lebih baik. ASUS juga menyematkan suite MyExpert AI agar berbagai fitur AI bisa berjalan langsung di perangkat tanpa biaya langganan tambahan.

Untuk menjaga performa tetap stabil, ASUS menghadirkan sistem pendingin ExpertCool Pro. Sistem ini diklaim mampu mempertahankan TDP prosesor di angka 50W tanpa throttling.

Efeknya, laptop tetap bertenaga saat menangani multitasking berat, rendering, dan pengolahan data besar dalam durasi panjang. Ini menjadi nilai penting bagi pengguna yang mengandalkan perangkat kerja utama sepanjang hari.

Grafis terintegrasi Intel Arc B390 juga ikut menjadi perhatian. ASUS menyebut performanya mampu melampaui NVIDIA RTX 4050 pada konsumsi daya 30W TGP.

Dukungan memori dan penyimpanan ikut memperkuat karakter flagship perangkat ini. ExpertBook Ultra dibekali RAM LPDDR5x hingga 64GB dengan kecepatan 9600 MT/s serta SSD PCIe Gen5 x4 hingga 2TB yang diklaim memiliki kecepatan baca menembus 14.000 MB/s.

Layar premium untuk kerja dan presentasi

ASUS menyematkan layar sentuh Tandem OLED 14 inci dengan resolusi 3K. Panel ini mendukung refresh rate adaptif 30Hz hingga 120Hz.

Untuk kebutuhan visual, layar tersebut memiliki tingkat kecerahan hingga 1.400 nits HDR. Perlindungan Gorilla Glass Matte anti-glare juga dipasang agar tetap nyaman dipakai di beragam kondisi pencahayaan.

Spesifikasi ini memberi keuntungan untuk pekerjaan presentasi, kreatif, maupun konsumsi konten. ASUS juga melengkapinya dengan sistem audio Dolby Atmos enam speaker agar pengalaman multimedia terasa lebih imersif.

Durabilitas dan keamanan kelas enterprise

ASUS menekankan bahwa ExpertBook Ultra bukan hanya elegan, tetapi juga tangguh. Laptop ini telah lolos 24 prosedur pengujian MIL-STD-810H dalam 11 kategori berbeda.

Perangkat ini diklaim mampu bertahan pada suhu ekstrem dari minus 51 derajat Celsius hingga 60 derajat Celsius. Laptop ini juga disebut tahan terhadap kelembapan tinggi dan benturan fisik keras hingga 40G.

Dari sisi rancangan fisik, ASUS memperkuat struktur internal untuk penggunaan jangka panjang. Keyboard spill-resistant dibuat tahan terhadap tumpahan cairan, sementara port I/O diberi pelindung logam untuk mengurangi risiko kerusakan motherboard akibat tarikan kabel yang keras.

Aspek keamanan juga mendapat porsi besar. ASUS menyematkan standar NIST SP 800-193, BIOS self-healing, sensor sidik jari, serta IR facial recognition.

Kehadiran fitur-fitur ini menunjukkan fokus yang kuat pada kebutuhan korporasi dan pengguna profesional. ASUS juga menambahkan garansi bisnis hingga lima tahun serta layanan on-site service untuk mempertegas orientasi enterprise premium.

Dengan paket spesifikasi tersebut, ExpertBook Ultra hadir bukan sekadar sebagai laptop tipis premium. Perangkat ini diposisikan sebagai mesin produktivitas modern yang menggabungkan mobilitas, komputasi AI lokal, ketahanan fisik, dan keamanan bisnis dalam satu perangkat kelas atas.

Terbaru