Rumor baru soal Intel Razor Lake-AX memunculkan kemungkinan yang cukup berani: Intel disebut sedang mempertimbangkan memory on-package untuk chip desktop generasi berikutnya. Jika ini benar, arah desain CPU flagship Intel bisa berubah cukup besar, terutama karena pendekatan seperti ini jarang dipakai untuk lini desktop arus utama.
Kabar itu pertama kali mengemuka lewat VideoCardz, lalu diperkuat oleh bocoran dari X yang dikaitkan dengan Haze2k1. Detail pentingnya, rumor ini tidak menyebut jenis memori atau bandwidth yang akan dipakai, jadi masih banyak bagian yang belum jelas.
Eksperimen dari mobile ke desktop
Intel sebenarnya bukan pemain baru dalam urusan penempatan memori. Pada seri mobile Lunar Lake Core Ultra 200V, Intel sudah memakai memori on-package, meski perusahaan kemudian menyebut desain itu tidak masuk akal untuk biaya, margin, dan penyederhanaan roadmap.
Namun Razor Lake disebut sebagai lini desktop, sehingga penerapan konsep serupa akan terasa jauh lebih agresif. Perubahan ini bisa menandakan Intel sedang menimbang ulang kompromi antara efisiensi desain dan performa sistem.
Fokus ke varian AX
Yang menarik, rumor ini tidak menyebut seluruh Razor Lake, melainkan Razor Lake-AX. Artinya, Intel mungkin hanya bereksperimen pada chip tertentu di dalam keluarga itu, bukan mengubah seluruh lini sekaligus.
Varian tersebut disebut disiapkan untuk menghadapi dominasi AMD di segmen APU. Targetnya adalah chip dengan inti CPU kuat dan grafis kelas atas dalam satu die, yang cocok untuk gaming handheld dan laptop gaming entry-level.
Alasan teknis di balik on-package memory
Daya tarik utama memori on-package ada pada latensi yang lebih rendah. Saat data tidak perlu melewati memory controller dan jalur ke modul memori terpisah, respons sistem secara teori bisa menjadi lebih cepat.
Bagi chip yang mengejar performa terpadu CPU dan grafis, keunggulan seperti ini bisa sangat penting. Itu sebabnya pendekatan ini sering dianggap relevan untuk desain yang memprioritaskan efisiensi akses data dan respons instan.
Masih banyak yang belum pasti
Meski begitu, rumor ini belum memastikan apakah Intel akan memakai LPDDR5X, LPDDR6, atau jenis lain. VideoCardz juga tidak menyebut angka bandwidth, sehingga masih sulit menilai seberapa ambisius konfigurasi yang disiapkan.
Pada penggunaan terbarunya, Core Ultra 200V hadir dengan 16GB atau 32GB LPDDR5X-8533 tanpa opsi peningkatan setelah pembelian. Untuk Razor Lake, Intel disebut kemungkinan menawarkan sesuatu yang serupa, meski kapasitasnya bisa lebih tinggi karena chip ini baru diharapkan hadir pada 2028.
Node baru dan tantangan biaya
Razor Lake juga diperkirakan dibangun di node masa depan seperti 14A. Jika desain itu benar-benar dipasangkan dengan memori on-package, Intel tampaknya sedang menyiapkan platform yang lebih maju dari sisi integrasi komponen.
Tetap ada satu hambatan besar: harga RAM. Rumor tersebut mengingatkan bahwa semua ini bergantung pada apakah krisis harga memori sudah mereda saat chip itu tiba nanti.
