HP Dan Ferrari Rilis Laptop Mewah, Harganya Selangit Tapi Tanpa GPU Terpisah

HP dan Ferrari baru saja memperkenalkan laptop kolaborasi yang langsung menarik perhatian karena harganya yang sangat tinggi. HP Limited Edition Scuderia Ferrari AI PC dibanderol $5,999, tetapi perangkat ini tidak membawa discrete GPU.

Kolaborasi ini diumumkan tepat menjelang Monaco Grand Prix, dan jumlah produksinya dibatasi hanya 4.999 unit. HP menyebut kuota kecil itu sebagai cerminan filosofi Ferrari untuk menjual satu mobil lebih sedikit dari permintaan pasar, sekaligus menegaskan status perangkat ini sebagai barang kolektor.

Dari sisi tampilan, laptop ini memang dirancang untuk memikat. Perangkat tersebut membawa layar 3K tandem OLED+ touchscreen, sasis merah khas Ferrari, serta kombinasi material carbon fiber dan Corning Gorilla Glass.

Bagian bawah laptop juga dibuat semi-transparan. HP menampilkan sistem pendingin di area itu sebagai penghormatan langsung pada desain ruang mesin terbuka khas Ferrari.

Stacy Wolff, senior vice president of design and sustainability di HP, menyebut notebook ini sebagai produk yang melampaui batas tradisional desain PC. Namun pada dasarnya, perangkat ini tetap sebuah laptop dengan balutan warna merah yang sangat mencolok.

Di balik desain premium itu, spesifikasinya justru menjadi titik debat terbesar. HP Limited Edition Scuderia Ferrari AI PC memakai Intel Core Ultra X7 358H dengan Arc B390 iGPU, tanpa discrete GPU sama sekali.

Panther Lake memang disebut membawa performa yang mengesankan untuk laptop, dan Arc B390 iGPU diposisikan sebagai lompatan dari grafis terintegrasi dasar. Meski begitu, chip grafis terintegrasi itu tetap bukan kelas paling kuat untuk kebutuhan gaming berat.

Itulah yang membuat banderol $5,999 terasa sulit diabaikan. Di kisaran harga itu, absennya dGPU membuat posisi perangkat ini sangat jelas: lebih mengutamakan gaya daripada isi.

Bagi sebagian pembeli, pendekatan seperti ini justru menjadi daya tarik utama karena membawa unsur eksklusivitas Ferrari ke dalam format PC. Namun bagi pengguna yang mengejar performa murni, kompromi pada sisi grafis akan terasa sangat besar.

HP menyebut laptop edisi terbatas ini akan dirilis pada 12 Juni. Dengan stok hanya 4.999 unit, perangkat ini tampaknya memang diarahkan ke pasar yang mencari koleksi langka, bukan sekadar laptop kerja atau gaming biasa.

Berita Terkait

Back to top button