Pasar HP 3 jutaan kini menawarkan banyak pilihan untuk gaming, tetapi tidak semua model punya kombinasi performa, layar, dan daya tahan yang seimbang. Dari deretan yang ada, beberapa nama menonjol karena chipset kencang, sementara yang lain unggul di baterai besar, layar mulus, atau jaminan update software yang lebih panjang.
Rekomendasi di bawah ini juga mengambil acuan dari pilihan reviewer gadget David GadgetIn, yang sempat menilai smartphone lawas masih lebih menarik secara value dibanding ponsel baru yang lebih mahal. Di kelas harga ini, fokus utamanya tetap sama: mencari perangkat yang sanggup menjalankan game berat tanpa cepat panas, tanpa membuat baterai cepat habis, dan tetap nyaman dipakai harian.
Tecno Camon 40 Pro 5G jadi pilihan yang serba seimbang
Tecno Camon 40 Pro 5G muncul sebagai opsi yang menonjol karena paket fiturnya terasa lengkap di harga Rp 3.700.000. HP ini membawa layar AMOLED 144Hz, perlindungan IP68/IP69, dan kamera utama 50MP yang memakai sensor 1/1.56 inci.
Performa perangkat ini juga tidak bisa dianggap enteng karena skor AnTuTu-nya tembus 700.909. David GadgetIn bahkan menyebut ponsel ini sebagai “anomali” di kelas 3 jutaan karena hasil fotonya bisa bersaing dengan perangkat yang jauh lebih mahal.
Infinix GT 30 Pro 5G unggul paling keras soal performa
Jika fokus utama ada di gaming, Infinix GT 30 Pro 5G adalah salah satu nama paling kuat di daftar ini. Skor AnTuTu 1.231.878 membuatnya jauh di atas para pesaing dalam artikel referensi, dan chipset MediaTek Dimensity 8350 Ultimate yang dibawanya termasuk kelas premium.
Layarnya juga mendukung pengalaman bermain yang serius lewat panel AMOLED 6,78 inci, refresh rate 144Hz, resolusi 1224×2720 piksel, dan brightness puncak 4.500 nits. Fitur seperti GT Trigger, RGB LED, wireless charging 30W, dan bypass charging menambah nilai jualnya untuk gamer yang ingin pengalaman lebih lengkap.
iQOO Z10 5G cocok untuk yang mengejar baterai besar
iQOO Z10 5G menonjol lewat kombinasi baterai 7.300 mAh dan pengisian cepat 90W. Di kelas harga Rp 3.700.000, kapasitas itu tergolong sangat besar dan menjadi salah satu alasan utama ponsel ini masuk daftar rekomendasi.
Chip Snapdragon 7s Gen 3 yang dipakai memberi performa kompetitif, sementara layar AMOLED 120Hz dengan peak brightness 5.000 nits membuatnya tetap nyaman untuk main game dan konsumsi konten. David GadgetIn juga menjadikan model ini sebagai pilihan untuk pengguna yang butuh daya tahan ekstrem.
Tecno Pova 7 5G menarik bagi gamer dengan budget lebih ketat
Tecno Pova 7 5G hadir sebagai opsi termurah di daftar ini dengan harga Rp 3.300.000. Meski tidak memakai panel AMOLED, HP ini menawarkan layar IPS LCD 144Hz dan baterai 6.000 mAh yang menjadi yang terbesar di antara model lain yang dibahas.
Chipset Dimensity 7300 Ultimate masih cukup untuk game populer seperti Mobile Legends, Free Fire, dan PUBG Mobile. Untuk pengguna yang sering bermain lama atau sering bepergian tanpa akses charger, kombinasi baterai besar dan harga yang lebih rendah membuatnya terlihat praktis.
POCO X7 5G menawarkan value yang kuat
POCO X7 5G masuk sebagai pilihan yang solid untuk pengguna yang mencari keseimbangan antara layar, kamera, dan performa. Dengan harga Rp 3.800.000, perangkat ini membawa layar AMOLED 120Hz beresolusi 1220×2712 piksel, sertifikasi IP68, dan kamera utama 50MP dengan bukaan f/1.5.
Chipset Dimensity 7300 Ultra menghasilkan skor AnTuTu 677.093, cukup untuk menjalankan game populer di setelan menengah hingga tinggi. Perlindungan Gorilla Glass Victus 2 juga menambah rasa aman untuk pemakaian harian.
Samsung Galaxy A26 5G unggul di dukungan software
Samsung Galaxy A26 5G berada di harga Rp 3.900.000 dan menawarkan nilai lain yang tidak selalu diutamakan gamer, yaitu jaminan update Android major sebanyak 6 kali. Untuk pengguna yang ingin ponsel awet dipakai lama, faktor ini menjadi salah satu pembeda terkuat di kelasnya.
HP ini memakai Exynos 1380 dengan skor AnTuTu 579.811, layar Super AMOLED 120Hz, dan perlindungan Gorilla Glass Victus+. Namun, untuk gaming berat, performanya disebut tidak setajam chipset Dimensity atau Snapdragon pada harga serupa.
| Model | Harga | Chipset | Skor AnTuTu | Keunggulan utama |
|---|---|---|---|---|
| Tecno Camon 40 Pro 5G | Rp 3.700.000 | Dimensity 7300 | 700.909 | Layar AMOLED 144Hz, IP68/IP69, kamera kuat |
| Samsung Galaxy A26 5G | Rp 3.900.000 | Exynos 1380 | 579.811 | 6 kali update Android major |
| Infinix GT 30 Pro 5G | Rp 3.700.000 | Dimensity 8350 Ultimate | 1.231.878 | Performa tertinggi, GT Trigger, wireless charging |
| Tecno Pova 7 5G | Rp 3.300.000 | Dimensity 7300 Ultimate | tidak dicantumkan | Baterai 6.000 mAh, harga paling murah |
| POCO X7 5G | Rp 3.800.000 | Dimensity 7300 Ultra | 677.093 | AMOLED 120Hz, IP68, kamera f/1.5 |
| iQOO Z10 5G | Rp 3.700.000 | Snapdragon 7s Gen 3 | tidak dicantumkan | Baterai 7.300 mAh, pengisian 90W |
Dari enam model tersebut, Infinix GT 30 Pro 5G paling kuat untuk gaming murni karena performa chipsetnya paling tinggi. Namun, iQOO Z10 5G dan Tecno Pova 7 5G lebih menarik bagi pengguna yang memprioritaskan daya tahan baterai, sedangkan Tecno Camon 40 Pro 5G dan POCO X7 5G memberi paket yang lebih seimbang untuk gaming sekaligus kebutuhan harian.
Source: www.suara.com





