Geely EX2 mencatat penjualan lebih dari 3.500 unit sejak mulai dipasarkan di Indonesia. Angka itu terus bertambah karena daftar pemesanan masih berlanjut hingga pertengahan 2026.
Capaian tersebut langsung menempatkan EX2 sebagai salah satu mobil listrik paling sukses di segmen harga terjangkau. Di tengah pasar yang semakin ramai, model ini mulai mengusik dominasi pemain lama yang lebih dulu hadir.
Daya tarik terbesar EX2 ada pada kombinasi yang jarang bertemu di pasar mobil listrik Indonesia. Geely menawarkan teknologi listrik dengan banderol yang relatif rendah, saat banyak model lain masih bermain di level harga lebih tinggi.
Varian Geely EX2 Standard dipasarkan sekitar Rp240 jutaan. Sementara Geely EX2 Premium dijual sekitar Rp270 jutaan.
Posisi harga itu dinilai sangat kompetitif karena sebagian besar mobil listrik maupun hatchback modern di Indonesia masih berada di atas Rp300 juta. Bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan, celah inilah yang berhasil dimanfaatkan Geely.
Harga Bukan Satu-satunya Senjata
Meski murah, EX2 tidak hanya mengandalkan label terjangkau. Mobil ini juga membawa fitur modern yang umumnya dijumpai pada kendaraan dengan harga lebih tinggi.
Geely membekali EX2 dengan head unit layar sentuh berukuran besar dan panel instrumen digital. Mobil ini juga sudah mendukung konektivitas smartphone modern untuk menunjang kebutuhan pengguna harian.
Di sisi keselamatan dan kenyamanan, tersedia sistem Advanced Driver Assistance System atau ADAS. Geely juga menyematkan Parking Comfort System, kamera, dan sensor parkir.
Kombinasi fitur itu membuat EX2 tampil lebih lengkap dibanding sekadar mobil listrik entry level. Untuk pemakaian kota, paket seperti ini menjadi nilai penting karena menyentuh kebutuhan dasar konsumen modern.
Menyasar Konsumen Perkotaan
Geely EX2 hadir sebagai hatchback listrik kompak yang secara jelas menyasar konsumen perkotaan. Karakter ini membedakannya dari dua model Geely lain yang lebih dulu diperkenalkan, yakni EX5 dan Starray EM-i, yang bermain di segmen SUV.
Strategi itu terlihat tepat karena kebutuhan mobil urban di Indonesia masih besar. Bentuk hatchback kompak memberi kepraktisan untuk penggunaan sehari-hari, terutama di lingkungan kota yang padat.
Meski dimensinya berada di kelas kompak, EX2 disebut tetap menawarkan ruang kabin yang cukup lega. Nilai tambah ini penting karena konsumen mobil harian tidak hanya mencari efisiensi, tetapi juga kenyamanan untuk penumpang.
Kabin yang luas membuat EX2 tidak sekadar menarik di atas kertas. Faktor ruang sering menjadi penentu dalam keputusan pembelian, terutama bagi pengguna yang membutuhkan mobil untuk aktivitas rutin keluarga kecil atau mobilitas kerja.
Jejak Kuat dari Pasar Asal
EX2 sebenarnya bukan nama baru bagi Geely. Di China, model ini sudah lebih dulu dikenal dan sepanjang 2025 tercatat sebagai salah satu mobil listrik terlaris di pasar domestiknya.
Performa itu menjadikan EX2 sebagai salah satu andalan Geely untuk memperluas pasar kendaraan listrik global. Keberhasilan awal di Indonesia menunjukkan strategi tersebut mulai menemukan hasil.
Masuknya EX2 juga menandai langkah penting Geely di pasar nasional. Sebagai model ketiga yang diperkenalkan setelah EX5 dan Starray EM-i, EX2 memperluas jangkauan merek ini ke segmen yang lebih massal.
Jika EX5 dan Starray EM-i hadir untuk konsumen yang mengincar SUV, EX2 bergerak ke arah berbeda. Geely tampak membaca bahwa pertumbuhan pasar mobil listrik tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kemampuan menekan harga masuk.
Dalam konteks itu, rekor penjualan EX2 bukan sekadar soal angka distribusi. Pencapaian tersebut mencerminkan respons pasar terhadap formula yang menggabungkan harga terjangkau, fitur lengkap, dan format kendaraan yang cocok untuk penggunaan kota.
Tekanan terhadap pemain lama pun menjadi semakin nyata ketika mobil listrik murah tidak lagi datang dengan kompromi besar. EX2 justru menawarkan paket yang terasa relevan untuk konsumen yang baru ingin masuk ke ekosistem kendaraan listrik.
Dengan pesanan yang masih terus mengalir hingga pertengahan 2026, EX2 menunjukkan bahwa pasar mobil listrik terjangkau di Indonesia belum jenuh. Geely kini bukan hanya hadir sebagai pendatang baru, tetapi juga sebagai merek yang berhasil menemukan resep penjualan paling efektif di kelas ini.
