Infinix Note 60 Ultra muncul dengan paket spesifikasi yang langsung mencuri perhatian di kelas premium. Sorotan utamanya datang dari kamera 200 MP dan layar AMOLED 144Hz dengan tingkat kecerahan hingga 4.500 nits, dua elemen yang biasanya cepat menarik minat pembaca yang mencari ponsel serbabisa.
Di luar dua spesifikasi itu, perangkat ini juga membawa baterai 7.000 mAh, fast charging 100W, dan wireless charging 50W. Infinix melengkapinya dengan desain hasil kolaborasi bersama rumah desain otomotif Italia, Pininfarina, untuk mempertegas posisi ponsel ini sebagai model yang mengedepankan gaya sekaligus fitur.
Fokus pada layar dan kamera
Layar Note 60 Ultra memakai panel AMOLED 6,8 inci dengan resolusi 1,5K. Refresh rate 144Hz membuat tampilan animasi, pergerakan menu, dan konten visual terlihat lebih mulus.
Kecerahan puncak yang mencapai 4.500 nits menjadi salah satu nilai jual penting. Angka ini menunjukkan layar tetap ditujukan untuk penggunaan yang nyaman saat berada di bawah sinar matahari.
Sektor kamera juga menjadi pusat perhatian. Infinix menanamkan kamera utama 200 MP yang menggunakan sensor Samsung ISOCELL HPE berukuran besar.
Kamera utama itu ditemani lensa telefoto 50 MP dengan zoom optik 3,5x serta kamera ultrawide 8 MP. Kombinasi tersebut memberi fleksibilitas untuk pemotretan jarak dekat, menengah, hingga sudut lebar dalam satu perangkat.
Dalam pencahayaan optimal, hasil foto dari kamera utama dinilai cukup impresif. Detail terlihat tinggi, warna tampak hidup, dan rentang dinamis disebut baik untuk kelasnya.
Desain premium jadi pembeda
Salah satu pendekatan yang paling menonjol dari Note 60 Ultra adalah desainnya. Perangkat ini memakai rangka aluminium dan panel belakang bergaya serat karbon yang memberi kesan kokoh sekaligus mewah.
Infinix juga menyematkan layar dot matrix di bagian belakang. Elemen ini menambah sentuhan futuristik yang membuat tampilannya berbeda dari banyak ponsel lain di segmennya.
Kolaborasi dengan Pininfarina memperkuat identitas desain perangkat ini. Arah desain tersebut menempatkan Note 60 Ultra bukan sekadar sebagai ponsel dengan spesifikasi tinggi, tetapi juga produk yang mencoba menjual karakter visual.
Fitur tambahan seperti infrared blaster ikut melengkapi perangkat. Infinix bahkan menyertakan komunikasi satelit dua arah, fitur yang masih tergolong jarang dan memberi kesan bahwa ponsel ini disiapkan dengan pendekatan teknologi yang lebih berani.
Baterai besar dan pengisian cepat
Untuk daya tahan, Infinix membekali Note 60 Ultra dengan baterai 7.000 mAh. Kapasitas sebesar ini diklaim mampu bertahan lebih dari satu hari dalam penggunaan normal.
Dukungan fast charging 100W menjadi nilai tambah bagi pengguna yang menginginkan waktu isi ulang lebih singkat. Kehadiran wireless charging 50W juga membuat paket dayanya terasa lebih lengkap dibanding banyak perangkat lain di kelas yang sama.
Kombinasi baterai besar dan pengisian cepat menjadikan Note 60 Ultra menonjol untuk pengguna dengan mobilitas tinggi. Fokus ini selaras dengan karakter perangkat yang tampak ingin kuat di pemakaian harian tanpa terlalu sering bergantung pada charger.
Performa belum sepenuhnya meyakinkan
Di balik spesifikasi unggul pada desain, layar, dan baterai, performa masih menjadi catatan. Note 60 Ultra menggunakan chipset MediaTek Dimensity 8400 Ultimate, yang disebut cukup mumpuni tetapi belum mampu mengungguli beberapa kompetitor di segmen harga serupa.
Perangkat ini dipasangkan dengan RAM 12 GB dan penyimpanan UFS 4.0 berkapasitas 256 GB. Di atas kertas, kombinasi tersebut sudah memadai untuk multitasking dan gaming, namun optimalisasi performanya dinilai belum maksimal.
Aspek perangkat lunak juga mendapat sorotan. XOS berbasis Android 16 dianggap terlalu ramai karena dipenuhi aplikasi bawaan dan elemen promosi, sehingga mengurangi kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Meski begitu, Infinix tetap memberi nilai tambah dari sisi dukungan jangka panjang. Perusahaan menjanjikan pembaruan sistem operasi hingga tiga tahun dan pembaruan keamanan selama lima tahun.
Dengan paket seperti ini, Note 60 Ultra tampil sebagai ponsel yang kuat di desain, daya tahan, dan pengalaman visual. Namun perangkat ini juga datang dengan kompromi pada performa dan pengalaman software, sehingga arah pemilihannya lebih cocok untuk pengguna yang mengutamakan tampilan premium, layar terang, kamera resolusi tinggi, dan baterai besar.







