Siri Disebut Sedang Disiapkan Jadi Agen AI di iPhone, Lompatan Besar Apple Makin Dekat

Apple disebut sedang menyiapkan fondasi yang bisa membawa Siri ke tahap baru, jauh melampaui asisten suara biasa. Arah pengembangannya mengisyaratkan iPhone pada akhirnya dapat memiliki agen AI yang mampu mengoperasikan aplikasi dan perangkat atas nama pengguna.

Sorotan ini muncul ketika persaingan AI bergerak ke model yang lebih “agentic”, yakni sistem yang tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga menjalankan tugas secara mandiri. Jika langkah itu benar-benar ditempuh, Siri berpotensi menjadi pesaing langsung bagi OpenClaw, sistem AI agentic yang sempat viral karena dapat mengoperasikan software dan aplikasi secara otonom.

Prediksi tersebut datang dari Mark Gurman dari Bloomberg. Ia menyoroti pernyataan kepala rekayasa Siri, Mike Rockwell, dalam keynote WWDC pekan lalu yang menyebut mesin baru Siri sebagai “arsitektur yang sepenuhnya modern” dan dirancang untuk terus tumbuh serta berkembang.

Pernyataan itu penting karena memberi sinyal bahwa perubahan Siri saat ini belum menjadi titik akhir. Apple tampak sedang membangun lapisan dasar yang dapat diperluas ke kemampuan yang lebih ambisius di masa depan.

Siri disebut dibangun ulang dari nol

Dalam pengumuman terbaru di WWDC 2026, Apple memperkenalkan Siri AI terbaru yang disebut dibangun ulang dari dasar. Versi baru ini menjadi lompatan besar dibanding Siri sebelumnya karena ditopang arsitektur Apple Intelligence baru yang dikembangkan bersama Google.

Siri kini sudah berdiri di atas fondasi large language model sebagai bagian dari iOS 27. Itu sendiri sudah menjadi langkah besar, karena menempatkan asisten digital Apple pada pendekatan AI yang jauh lebih modern.

Kemampuan Siri terbaru juga menunjukkan arah pengembangan yang lebih luas. Asisten ini dikatakan bisa memahami konteks personal, menganalisis apa yang tampil di layar, menelusuri aplikasi dan file, menyusun email, merencanakan agenda, hingga menjalankan tugas bertahap di beberapa aplikasi.

Apple juga memperkenalkan aplikasi Siri khusus dengan riwayat percakapan yang tersinkron di berbagai perangkat. Penambahan ini memperkuat posisi Siri sebagai sistem yang lebih persisten dan terintegrasi, bukan sekadar fitur suara yang terpisah.

Belum sampai tahap agen AI penuh

Meski begitu, Siri saat ini belum menjadi agen AI penuh seperti yang dibayangkan dalam kategori agentic AI. Kemampuan yang memungkinkan Siri mengoperasikan software iPhone, iPad, dan Mac sepenuhnya atas nama pengguna masih berada pada tahap visi, belum realitas.

Perbedaannya cukup besar. Menjalankan tugas lintas aplikasi memang sudah menunjukkan otomasi yang lebih cerdas, tetapi agen AI penuh menuntut tingkat kemandirian yang lebih tinggi saat berinteraksi dengan antarmuka software dan mengambil langkah-langkah operasional tanpa campur tangan terus-menerus.

Di sinilah OpenClaw menjadi acuan penting. Sistem itu menarik perhatian karena mampu mengoperasikan software dan aplikasi pengguna secara otonom, sebuah karakter yang kini menjadi tolok ukur baru dalam perlombaan AI.

Apple disebut tidak ingin terburu-buru

Craig Federighi, SVP of Software Engineering Apple, tidak menutup kemungkinan perusahaan masuk ke ranah agentic AI. Namun, ia juga menegaskan bahwa Apple tidak sedang terburu-buru mengejar tren semata.

Sikap itu menunjukkan prioritas yang berbeda. Bagi Apple, pengalaman pengguna yang tepat dinilai lebih penting daripada menjadi yang tercepat meluncurkan fitur baru.

Pendekatan ini juga sejalan dengan reputasi Apple yang sering memilih hadir belakangan, tetapi dengan integrasi yang lebih matang. Dalam konteks agentic AI, pendekatan tersebut bisa berarti Apple masih menguji batas sejauh mana Siri layak diberi kontrol yang lebih mandiri atas perangkat pengguna.

Laporan Gurman sendiri memperkuat kesan bahwa Apple tidak ingin sekadar menjadi penonton dalam perlombaan ini. Dengan Siri yang kini sudah dibangun di atas fondasi model bahasa besar dan arsitektur yang disebut siap berkembang, jalan menuju agen AI khas Apple terlihat makin masuk akal.

Jika arah itu terus berlanjut, perubahan Siri bukan hanya soal percakapan yang lebih natural. Siri bisa berkembang menjadi lapisan kendali pintar yang memahami konteks pribadi, membaca isi layar, menavigasi aplikasi, dan mengeksekusi rangkaian tugas digital langsung dari ekosistem iPhone, iPad, dan Mac.

Untuk saat ini, yang terlihat baru fondasinya. Namun fondasi itulah yang membuat rumor tentang iPhone dengan agen AI bertenaga Siri terasa lebih realistis dibanding sebelumnya.

Source: www.indiatoday.in

Terkait