Vivo X Fold 6 Tampil Dengan Warna Baru, Lalu Diuji Dalam Skenario Yang Tak Ramah Sama Sekali

Author: Qoo Media

Vivo kembali menarik perhatian lewat X Fold 6 dengan satu hal yang jarang jadi sorotan utama pada ponsel lipat, yakni ketahanan fisik. Di saat banyak foldable lebih sering dibahas soal desain dan layar, Vivo justru mendorong narasi bahwa perangkat ini siap menghadapi situasi ekstrem.

Langkah itu terlihat dari video promosi yang menampilkan pengujian ketahanan di dunia nyata. Salah satu adegannya memperlihatkan seorang influencer melompat dari pesawat dari ketinggian sekitar 4.000 meter, sementara adegan lain menyorot uji semprotan air yang dipakai untuk menunjukkan ketahanan terhadap standar IPX9.

Ketahanan air jadi sorotan utama

Uji water-jet menjadi poin yang paling relevan bagi calon pembeli karena Vivo tampaknya ingin menegaskan bahwa X Fold 6 bukan hanya sekadar tahan cipratan. Perangkat ini diklaim benar-benar memenuhi standar IPX9, bukan hanya IPX8 seperti yang sering muncul pada perangkat premium lain.

Namun, ketahanan air tersebut belum dibarengi perlindungan debu tingkat tinggi. Vivo X Fold 6 tetap tidak memiliki sertifikasi IP6X, sehingga posisinya masih tertinggal dibanding Google Pixel 10 Pro Fold dan Honor Magic V6 yang disebut memiliki perlindungan debu lebih baik, bahkan Honor Magic V6 tercatat membawa rating IP69 di spesifikasi resminya.

Kondisi itu membuat ponsel lipat ini tetap perlu diperlakukan hati-hati di lingkungan yang penuh partikel halus. Area seperti pantai bisa menjadi tempat yang kurang ideal bagi perangkat yang mahal dan belum memiliki perlindungan debu penuh.

Baterai dan sinyal juga diuji

Selain ketahanan terhadap air, Vivo juga menyorot daya tahan pada suhu ekstrem. Menurut perusahaan, baterai bawaan berkapasitas 7.000 mAh tetap berfungsi penuh bahkan pada suhu -20°C atau -4°F.

Pengujian skydiving yang ditampilkan juga diduga bukan hanya untuk efek dramatis. Aktivitas itu kemungkinan dirancang untuk menunjukkan stabilitas sinyal perangkat dalam kondisi yang menantang.

Vivo mengklaim sistem Global Signal Amplification System 3.0 akan menjaga koneksi nirkabel tetap aktif lewat chipset komunikasi 1+4 miliknya. Klaim itu mencakup situasi seperti lift gedung tinggi yang bergerak cepat, kereta berkecepatan tinggi, hingga penggunaan di jalan raya.

Jadwal peluncuran sudah jelas di China

Di sisi lain, jadwal peluncuran X Fold 6 sudah dikonfirmasi untuk pasar China pada 26 Juni. Meski begitu, belum ada kejelasan apakah perangkat ini juga akan hadir secara global.

Kombinasi uji ketahanan air, suhu dingin, dan konektivitas memperlihatkan arah strategi Vivo untuk membangun citra foldable yang bukan hanya mewah, tetapi juga tangguh. Bagi pasar ponsel lipat yang semakin padat, pendekatan seperti ini bisa menjadi pembeda penting saat konsumen membandingkan perangkat premium satu dengan yang lain.

Source: www.notebookcheck.net
Terbaru