White House Dorong Quantum Computing, Target 2028 Picu Perlombaan Baru dengan Big Tech

Presiden Trump pada Senin menandatangani dua perintah eksekutif baru untuk mempercepat pengembangan quantum computing di Amerika Serikat. Langkah ini menempatkan pemerintah federal lebih dekat dengan industri, sekaligus menyiapkan respons terhadap risiko keamanan nasional yang ikut dibawa teknologi tersebut.

Dua perintah itu mengarahkan Departemen Energi, Departemen Perang, Departemen Perdagangan, NASA, dan komunitas intelijen untuk bekerja bersama perusahaan-perusahaan AS dalam berbagai upaya quantum computing. Pemerintah juga menetapkan target agar sebuah sistem komputasi kuantum yang mampu mendukung riset ilmiah bisa dikembangkan pada 2028.

Quantum computing dipandang sebagai lompatan besar berikutnya dalam teknologi komputasi. Komputer klasik memakai bit yang hanya bisa bernilai 0 atau 1, sedangkan komputer kuantum menggunakan qubit yang dapat berada dalam beberapa keadaan sekaligus melalui superposisi.

Perbedaan itu membuat quantum computing berpotensi menawarkan peningkatan kecepatan dan kompleksitas yang sangat besar. IBM menyebut komputer kuantum berpotensi menyelesaikan masalah tertentu dalam hitungan menit atau jam yang pada mesin konvensional bisa memakan waktu ribuan tahun.

Namun, kemampuan itu juga membawa risiko baru bagi keamanan siber. Enkripsi dan teknologi perlindungan data yang ada saat ini bisa menjadi jauh lebih rentan jika berhadapan dengan komputer kuantum yang cukup kuat.

Fokus pada keamanan dan tenaga kerja

Isi perintah eksekutif tidak hanya menargetkan pengembangan mesin kuantum, tetapi juga persiapan untuk konsekuensi keamanannya. Pemerintah diminta bekerja dengan industri untuk mengantisipasi isu keamanan nasional yang akan muncul ketika teknologi ini semakin matang.

Selain itu, dua perintah tersebut memerintahkan pemerintah menyusun rencana untuk menempatkan sensor dan jaringan berbasis kuantum dalam lima tahun ke depan. Langkah lain yang ditekankan adalah pembentukan National Quantum Workforce Development Institutes untuk memperluas program magang terdaftar dan sertifikasi bagi pelatihan tenaga kerja.

Target 2028 untuk sistem quantum computing riset juga diposisikan sebagai jembatan menuju penggunaan komersial. Artinya, pemerintah ingin membangun jalur yang tidak berhenti pada pembuktian kemampuan teknis, tetapi berlanjut ke penerapan bisnis yang lebih luas.

Persaingan dengan sektor swasta

Dorongan Gedung Putih datang ketika perusahaan-perusahaan besar juga meningkatkan investasi di bidang ini. Google dan Microsoft termasuk di antara pemain yang terus mengembangkan kemampuan quantum computing mereka sendiri.

Pada awal Juni, Microsoft memperkenalkan Majorana 2, chip kuantum terbarunya yang disebut sebagai lompatan besar dari generasi sebelumnya. Dengan kemajuan itu, Microsoft kini memperkirakan komputasi kuantum yang skalabel bisa dicapai pada 2029.

Di sisi kebijakan industri, Departemen Perdagangan pada Mei mengumumkan investasi sebesar $2 miliar untuk pengembangan quantum di sembilan perusahaan. Dana ini menandakan bahwa pemerintah dan sektor swasta sama-sama melihat bidang tersebut sebagai arena strategis yang layak dipercepat.

Dorongan baru dari Trump mempertegas bahwa quantum computing kini bukan lagi sekadar proyek riset jangka panjang. Teknologi ini mulai diperlakukan sebagai prioritas nasional yang menyentuh keamanan, infrastruktur, tenaga kerja, dan daya saing industri sekaligus.

Terkait