Harga Vivo X Fold6 Bocor Lebih Mahal, Calon Pembeli Galaxy Z Fold 8 Ultra Siap Kena Imbasnya

Author: Qoo Media

Bocoran harga impor Vivo X Fold 6 memberi sinyal yang kurang menyenangkan bagi calon pembeli Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra pada Juli. Jika banderol awal foldable Vivo ini benar mendekati angka yang beredar di retailer impor, pasar ponsel lipat premium tampaknya sedang memasuki fase harga yang lebih agresif.

Dua penjual yang biasa memasukkan smartphone China ke pasar internasional sudah menampilkan Vivo X Fold 6 di toko online mereka. Trinity Electronics di Hong Kong dan Average Dad di Uni Emirat Arab serta Inggris sama-sama mencantumkan perangkat itu, padahal Vivo belum memperkenalkannya secara resmi.

Harga impor yang sudah muncul

Untuk model awal dengan RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB, Trinity Electronics mencantumkan harga 12.200 HKD. Angka itu setara dengan €1.357 atau $1.557, sementara Average Dad memasang harga pre-order €1.435 untuk Jerman dan $1.646 untuk Amerika Serikat, dengan pajak serta bea masuk sudah termasuk.

Varian 16/512 GB juga sudah muncul di kedua etalase tersebut. Trinity Electronics menaruhnya di €1.491 atau $1.710, sedangkan Average Dad menuliskan €1.564 atau $1.794.

Untuk model tertinggi 1 TB, Trinity Electronics memberi label harga €1.625 atau $1.863. Average Dad justru memasang angka lebih tinggi, yakni €1.764 atau $2.024.

Jadwal kirim masih sangat dekat

Average Dad menyebut 7 Juli 2026 sebagai tanggal pengiriman pertama. Trinity Electronics saat ini menampilkan ketersediaan pada rentang akhir Juni hingga awal Juli.

Meski begitu, harga-harga tersebut belum bisa dianggap final. Vivo belum mengumumkan harga ritel resmi di China, sehingga belum jelas apakah angka yang muncul saat ini hanya perkiraan konservatif atau justru masih akan berubah setelah peluncuran.

Lebih mahal dari generasi sebelumnya

Jika dibandingkan dengan pendahulunya, level harga Vivo X Fold 6 terlihat naik cukup tajam. Vivo X Fold generasi sebelumnya sudah tersedia melalui import retailer seperti Tradingshenzhen atau Wondamobile mulai dari €1.027 untuk versi 12/256 GB pada akhir Juni 2025, dan harga itu juga sudah mencakup pajak lokal di Jerman.

Dengan perbandingan tersebut, selisihnya mencapai setidaknya 32 persen dalam satu tahun. Karena itu, ada alasan kuat untuk menahan diri dari pre-order terlalu cepat, mengingat harga masih bisa turun setelah peluncuran resmi.

Dampaknya ke Samsung dan foldable lain

Kenaikan harga Vivo ini ikut menekan ekspektasi terhadap Samsung Galaxy Unpacked yang diperkirakan berlangsung pada 22 Juli. Di acara itu, Samsung disebut akan memperkenalkan penerus Galaxy Z Fold 7, Galaxy Z Fold 8 yang lebih ringkas dan menjadi penantang iPhone Ultra, serta Galaxy Z Flip 8.

Petunjuk dari rantai pasok sebelumnya juga sudah mengarah pada kenaikan harga untuk foldable Samsung. Dalam konteks yang sama, foldable pertama Apple juga diperkirakan akan masuk ke level harga yang benar-benar baru.

Bagi pembeli yang menunggu Galaxy Z Fold 8 Ultra, kabar tentang Vivo X Fold 6 ini menjadi sinyal bahwa kelas ponsel lipat premium kemungkinan tidak akan lebih ramah di kantong pada Juli. Jika tren harga impor ini bertahan, Samsung bisa saja ikut menyesuaikan posisi harga perangkat lipat andalannya di momen peluncuran berikutnya.

Source: www.notebookcheck.net
Terbaru