Home Assistant OS 18.0 resmi dirilis dengan perubahan yang langsung terasa untuk perangkat kelas bawah. Pembaruan ini menargetkan salah satu masalah yang selama ini mengganggu pengguna, yakni penggunaan swap bawaan yang kurang ideal pada perangkat dengan RAM kecil.
Bagi banyak pengguna Home Assistant yang menjalankannya di perangkat seperti Raspberry Pi atau sistem ringan lain, kabar ini penting karena menyentuh performa dasar sistem. Home Assistant OS 18.0 dirancang agar lebih menghormati keterbatasan RAM, sekaligus menghindari pemborosan ruang pada perangkat dengan memori besar.
Menurut Linuxiac, yang lebih dulu menyorot rilis ini, pembaruan tersebut bukan datang ke aplikasi Home Assistant biasa. Versi 18.0 adalah pembaruan untuk sistem operasi yang menjalankan seluruh fondasi Home Assistant, sehingga tidak muncul sebagai update rutin di aplikasi.
Perubahan terbesar ada pada ukuran swap bawaan. Sebelumnya, ukuran swap file ditetapkan sebesar 33% dari total RAM sistem, tetapi pendekatan ini dinilai kurang efektif untuk dua kondisi yang sangat berbeda.
Pada perangkat dengan RAM rendah, ukuran swap lama terlalu kecil untuk benar-benar membantu. Sebaliknya, pada sistem dengan RAM besar, ukuran itu justru bisa membesar tanpa memberi manfaat sepadan.
Di Home Assistant OS 18.0, ukuran swap bawaan kini dibatasi dalam rentang 1GB hingga 4GB. Skema baru ini membuat sistem lebih seimbang untuk perangkat hemat sumber daya maupun perangkat yang lebih bertenaga.
Untuk perangkat dengan RAM hingga 2GB, swap file kini akan bertambah sedikit dibanding rilis sebelumnya. Perubahan itu ditujukan agar sistem dapat berjalan lebih baik di perangkat dengan kapasitas memori terbatas.
Pada sisi lain, sistem dengan RAM di atas 12GB kini tidak lagi membuat swap file terlalu besar. Home Assistant OS akan membatasi swap pada 4GB, dan swap file lama yang ukurannya berlebihan akan dibuat ulang ke ukuran yang lebih kecil.
Pengguna yang sebelumnya sudah mengatur ukuran swap secara manual tidak perlu khawatir. Konfigurasi swap manual tetap dihormati oleh sistem dan tidak akan ditimpa oleh aturan default baru.
Fokus pada perangkat low-end
Perubahan ini relevan karena Home Assistant sering dipakai pada perangkat sederhana yang dinyalakan terus-menerus. Banyak pengguna memilih menjalankannya di perangkat low-end untuk mengotomatiskan rumah pintar tanpa harus menyiapkan server besar.
Dalam konteks itu, pengelolaan memori menjadi salah satu hal paling penting. Swap yang terlalu kecil bisa membuat sistem cepat kehabisan napas, sementara swap yang terlalu besar dapat memboroskan ruang penyimpanan tanpa dampak nyata pada kinerja harian.
Home Assistant OS 18.0 mencoba menutup celah tersebut dengan aturan yang lebih masuk akal. Hasilnya adalah pendekatan yang lebih cocok untuk spektrum perangkat yang luas, dari mesin mungil sampai sistem dengan RAM berlimpah.
Selain penyesuaian swap, pembaruan ini juga membawa peningkatan di level kernel. Home Assistant OS 18.0 memperbarui Linux kernel dari versi 6.12 ke 6.18.
Pembaruan kernel biasanya penting untuk kompatibilitas perangkat keras, stabilitas, dan perbaikan di lapisan sistem yang lebih rendah. Meski tidak selalu terlihat langsung oleh pengguna, perubahan ini bisa berdampak pada pengalaman penggunaan sehari-hari.
Ada pula peningkatan pada proses flashing image baru. Home Assistant OS 18.0 disebut membuat proses tersebut berjalan jauh lebih cepat, yang dapat membantu pengguna saat menyiapkan instalasi baru atau melakukan pemulihan sistem.
Bukan update aplikasi biasa
Hal lain yang perlu dicatat, ini bukan pembaruan antarmuka atau fitur otomatisasi di dalam aplikasi Home Assistant. Versi 18.0 adalah pembaruan pada sistem operasi inti yang menjaga seluruh platform tetap berjalan.
Karena itu, pengguna tidak akan melihatnya sebagai update aplikasi reguler di dashboard Home Assistant. Jalur pembaruan dan pemasangannya mengikuti distribusi sistem operasi Home Assistant itu sendiri.
Bagi pengguna yang ingin meninjau detail lengkapnya atau mengunduh versi terbaru, Home Assistant OS 18.0 sudah tersedia melalui GitHub proyek tersebut. Changelog resminya juga tersedia untuk melihat seluruh perubahan yang dibawa rilis ini.
Dengan fokus pada pengelolaan swap yang lebih cerdas, Home Assistant OS 18.0 menyorot kebutuhan pengguna yang mengandalkan perangkat sederhana untuk rumah pintar mereka. Di saat yang sama, pembaruan ini juga merapikan penggunaan ruang pada sistem dengan RAM besar dan membawa kernel Linux yang lebih baru untuk fondasi platform.
Source: www.xda-developers.com






