Diskon Prime Day Bikin NAS x86 Ini Sulit Diabaikan, Backup Media Tanpa Langganan Cloud

Diskon Prime Day mendorong harga NAS TerraMaster F2-425 turun ke $240, menjadikannya salah satu opsi yang menonjol bagi pengguna yang ingin mencadangkan file penting dan mengarsipkan media berukuran terabita tanpa bergantung pada langganan cloud. Di kisaran harga ini, perangkat dua bay tersebut menargetkan pengguna rumahan yang ingin mulai membangun sistem penyimpanan lokal sendiri.

Daya tarik utamanya bukan hanya harga yang lebih rendah, tetapi juga kombinasi fitur yang biasanya dicari untuk backup jangka panjang. F2-425 membawa platform x86, dukungan kapasitas besar, dan konektivitas 2.5G, sehingga cocok untuk pemula yang masuk ke ekosistem home lab maupun pengguna yang membutuhkan NAS cadangan sekunder.

Bagi banyak pengguna, NAS tetap relevan karena bisa menggantikan biaya layanan cloud yang terus berjalan. Selain menyimpan file inti dan arsip media dalam jumlah besar, NAS modern juga cukup bertenaga untuk menjalankan berbagai layanan mandiri, termasuk aplikasi yang membutuhkan banyak ruang penyimpanan.

Dalam konteks itu, F2-425 diposisikan sebagai workstation penyimpanan yang terjangkau. Perangkat ini juga dinilai cocok sebagai unit “offshore” murah untuk skema backup 3-2-1, yakni ketika data penting tidak hanya disimpan di satu lokasi.

Performa x86 jadi nilai jual utama

Salah satu pembeda penting pada TerraMaster F2-425 adalah penggunaan prosesor Intel N95 berbasis x86-64. Pendekatan ini berbeda dari banyak NAS murah yang masih mengandalkan chip ARM.

Pilihan prosesor tersebut memberi keuntungan praktis pada kompatibilitas sistem operasi. Sejumlah distribusi NAS populer tersedia dalam image x86, sehingga pengguna tidak perlu khawatir terhadap keterbatasan dukungan sistem saat memasang perangkat lunak penyimpanan tertentu.

Intel N95 juga mendukung Intel Quick Sync. Dukungan ini membuka akselerasi transkoding berbasis hardware untuk aplikasi media server seperti Jellyfin, Plex, dan Emby.

Kemampuan itu penting bagi pengguna yang tidak hanya ingin menyimpan file, tetapi juga memutar dan mengelola koleksi media dari satu perangkat. Dengan begitu, F2-425 tidak berhenti sebagai kotak backup pasif, melainkan bisa berperan sebagai server media rumahan yang lebih fungsional.

Kapasitas besar dalam format dua bay

Untuk urusan kapasitas, F2-425 mendukung total hingga 60TB. Masing-masing bay dapat diisi hard drive hingga 30TB.

Format dua bay memberi fleksibilitas dasar yang cukup untuk banyak skenario rumahan. Pengguna bisa mengejar kapasitas maksimum untuk arsip media, atau memilih dua hard drive yang lebih murah lalu mengaturnya dalam RAID 1 untuk redundansi tambahan.

RAID 1 membuat data dicerminkan ke dua drive, sehingga lebih aman ketika salah satu drive bermasalah. Opsi ini relevan bagi pengguna yang menempatkan dokumen penting, koleksi media pribadi, dan file proyek pada penyimpanan lokal.

Konektivitas jaringan 2.5G juga menjadi nilai tambah. Antarmuka ini memberi ruang lebih besar bagi hard drive untuk bekerja dalam tugas baca dan tulis, terutama ketika NAS dipakai secara rutin untuk sinkronisasi file atau backup berkala.

Cocok untuk backup, kontainer, dan penggunaan sekunder

F2-425 dibekali memori 4GB. Kapasitas RAM itu memang disebut kurang ideal untuk storage pool berbasis ZFS, tetapi tetap dinilai bekerja sangat baik dengan Btrfs, khususnya pada konfigurasi RAID 1 atau JBOD.

Artinya, perangkat ini lebih masuk akal jika dipakai untuk beban kerja penyimpanan yang efisien dan realistis, bukan untuk eksperimen berat dengan banyak mesin virtual. Untuk pengguna rumahan, kompromi tersebut bisa diterima mengingat fokus utamanya adalah backup dan penyimpanan media.

Meski bukan mesin untuk menjalankan puluhan VM, F2-425 masih dapat menampung kontainer penting. NAS ini juga disebut mampu menjalankan Proxmox Backup Server VM tanpa menemui masalah performa yang berarti.

Kombinasi itu membuatnya relevan bukan hanya sebagai NAS utama untuk pemula, tetapi juga sebagai unit backup sekunder. Di harga di bawah $250, perangkat seperti ini sulit diabaikan bagi pengguna yang sudah memiliki workstation penyimpanan lokal dan ingin menambah lapisan perlindungan data.

Alternatif cloud untuk pengguna yang ingin mandiri

Daya tarik NAS seperti F2-425 semakin kuat di tengah keinginan banyak pengguna untuk lepas dari biaya cloud berbasis langganan. Menyimpan data sendiri memberi kontrol lebih besar atas media pribadi, dokumen penting, data mesin virtual, dan file proyek yang terus bertambah.

Dalam penggunaan nyata, perangkat seperti ini juga bisa ditempatkan sebagai penyimpanan jarak jauh yang terhubung ke workstation lokal melalui Tailscale dan menarik file penting menggunakan tugas Rsync. Pola semacam itu menghadirkan redundansi tambahan tanpa harus menyerahkan seluruh arsip ke platform cloud berbayar.

Bagi pengguna yang mulai membangun home lab, TerraMaster F2-425 menawarkan titik masuk yang relatif terjangkau dengan fondasi perangkat keras yang tidak terlalu terbatas. Diskon Prime Day ke $240 membuat kombinasi harga, kompatibilitas x86, dukungan transkoding, dan kapasitas hingga 60TB menjadi paket yang sangat menarik untuk kebutuhan backup media skala besar.

Source: www.xda-developers.com

Terkait