Apple Siapkan iPhone 18 Tertunda, Fokus Dorong Pro dan Ultra Lebih Dulu

Apple disebut telah merapikan masalah engsel pada iPhone Ultra lipat, sehingga perangkat itu tetap berjalan menuju pengumuman sesuai rencana. Jika jadwal ini bertahan, Apple akan masuk ke fase baru dengan lini iPhone yang lebih lebar dari biasanya, dan itu bisa mengubah pola peluncuran iPhone 18.

Menurut informasi dari rantai pasok, produksi massal iPhone Ultra diperkirakan dimulai pada Juli. Itu sejalan dengan pola Apple untuk perangkat baru yang biasanya hadir lewat pengumuman pada September.

Fokus ke model premium

Salah satu detail yang paling menarik adalah kemungkinan Apple memusatkan acara September hanya pada iPhone Pro, Pro Max, dan Ultra. Seorang eksekutif rantai pasok yang dikutip dalam laporan itu menyebut peluncuran model standar di lini iPhone yang ada akan ditunda sampai musim semi berikutnya.

Strategi ini masuk akal karena lini Pro Apple sedang menikmati momentum pasar yang kuat. iPhone 17 Pro Max disebut berhasil menembus lima besar ponsel paling populer pada tahun lalu, meski hanya dijual dalam jumlah sekitar seperempat dibanding model lain, dan dua model Pro lain juga ikut masuk daftar tersebut.

Dampak ke jadwal iPhone 18

Jika skema itu benar dijalankan, peluncuran iPhone 18 yang lebih murah bisa bergeser ke musim semi. Pergeseran tersebut akan membuat Apple mempertahankan sorotan pasar pada model premium lebih lama, sekaligus membawa momentum penjualan itu ke 2026.

Langkah itu juga bisa membuat Apple hadir dengan lebih banyak pilihan iPhone daripada biasanya pada fase awal. Namun, bukan berarti semua model akan muncul bersamaan, karena fokus awal tampaknya diarahkan ke varian berharga lebih tinggi.

Ultra dan tantangan harga

iPhone Ultra diposisikan sebagai perangkat niche yang mahal, dan Apple disebut hanya memesan tiga juta panel layar untuk batch awal dari Samsung. Di saat yang sama, Samsung Display dilaporkan sudah memenuhi, bahkan melampaui, syarat yield kualitas Apple untuk panel lipat, sehingga dua komponen paling krusial untuk perakitan final kini berada dalam kondisi siap.

Masalah bunyi engsel yang muncul dalam uji ketahanan disebut berasal dari toleransi perakitan yang terlalu ketat. Poin itu dikabarkan sudah dibereskan, sehingga hambatan teknis utama pada perangkat lipat pertama Apple tampak mulai teratasi.

Harga Pro ikut naik

Bukan hanya Ultra yang berpotensi mahal, karena seri iPhone 18 Pro juga disebut bisa mengalami kenaikan harga tajam. Rumor terbaru menyebut iPhone 18 Pro bisa dipatok setinggi $1.399 untuk menutup kenaikan biaya chip.

Jika Apple benar hanya menawarkan Pro dan Ultra pada beberapa bulan pertama setelah peluncuran, perusahaan bisa menjaga margin tinggi sekaligus tetap menarik pembeli awal. Di sisi lain, skema harga itu akan membuat persaingan semakin ketat, terutama karena Samsung Galaxy Z Fold 7 terbaru kini dijual $1.485 dalam penawaran Amazon Prime Day.

Dengan kombinasi jadwal yang lebih fleksibel, fokus pada model premium, dan kehadiran iPhone lipat pertama, Apple tampaknya tengah menyiapkan perubahan besar pada cara lini iPhone 18 diluncurkan. Jika strategi ini berjalan, musim semi bisa menjadi panggung bagi model iPhone yang lebih terjangkau, sementara panggung utama September dipakai untuk Pro, Pro Max, dan Ultra.

Source: www.notebookcheck.net

Terkait