HP OmniBook 5 kini menjadi salah satu laptop OLED paling menarik di kelas harga terjangkau setelah turun ke $599.99. Potongan ini disebut mencapai 46% dari harga daftar dan menempatkan model 14-inci itu dalam posisi yang jarang untuk laptop dengan panel OLED, prosesor Ryzen AI, dan RAM 16 GB.
Daya tarik utamanya ada pada layar 14 inci OLED beresolusi 1.920 × 1.200. Panel ini menawarkan cakupan penuh DCI-P3 dan kecerahan puncak 300 nits, sehingga menempatkan kualitas visual sebagai nilai jual paling menonjol di harga tersebut.
Performa dan penyimpanan
Di dalamnya, HP membekali OmniBook 5 dengan AMD Ryzen AI 5 330 yang memakai konfigurasi 1 core Zen 5 dan 3 core Zen 5c, plus grafis terintegrasi Radeon 820M. Laptop ini juga membawa 16 GB memori LPDDR5X-7500 dan SSD PCIe 4.0 berkapasitas 256 GB di slot M.2 2280.
Poin penting lain adalah penyimpanan yang masih bisa ditingkatkan oleh pengguna. Bagi pembeli yang ingin menekan biaya awal namun tetap ingin ruang upgrade di kemudian hari, detail ini menambah nilai praktis pada paket yang sudah murah.
Konektivitas yang cukup lengkap
Untuk konektivitas, OmniBook 5 menyediakan dua port USB-C 10 Gbps dengan dukungan DisplayPort 2.1 dan Power Delivery 3.1. Ada juga dua USB-A, masing-masing 10 Gbps dan 5 Gbps, HDMI 2.1, serta jack audio 3,5 mm kombinasi headphone dan mikrofon.
Laptop ini menggunakan kartu nirkabel MediaTek MT7920 yang mendukung Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.4. HP juga menawarkan opsi upgrade ke Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0 hanya dengan tambahan $10.
Desain, baterai, dan bobot
Bodi aluminium laptop ini berukuran 12.28 × 8.56 × 0.54 inci atau 312 × 243 × 13.7 mm. Bobotnya 2.94 lb atau 1.33 kg, sementara baterainya berkapasitas 59 Wh.
Pengisian daya didukung hingga 65 W melalui adaptor USB-C GaN bawaan. Kombinasi ukuran, bobot, dan pengisian ini membuat OmniBook 5 tetap relevan sebagai laptop tipis untuk penggunaan harian.
Apa yang paling menonjol
Notebookcheck menilai kekuatan terbesar HP OmniBook 5 ada pada panel OLED-nya, karena mampu menampilkan hitam yang pekat dan warna yang hidup. Di kelas harga ini, kemampuan seperti itu sulit ditandingi panel LCD biasa.
Meski begitu, ada dua hal yang disebut masih absen, yaitu dukungan USB4 dan pembaca kartu SD. Kekurangan itu tidak menghapus daya tarik utamanya, tetapi memberi gambaran bahwa HP tetap menahan beberapa fitur untuk menjaga harga tetap agresif.
