Apple-1 Buatan Tangan dari 1976 Dilelang, Nilainya Kini Melonjak Nyaris 750 Kali Lipat

Author: Qoo Media

Salah satu komputer Apple paling awal kini menuju balai lelang, dan nilainya diperkirakan melampaui Rs 4,5 crore. Perangkat itu adalah Apple-1 dari 1976, model pertama Apple yang kini sangat langka dan masih berfungsi.

Unit ini dijadwalkan dilelang secara langsung oleh Sotheby’s di New York pada 15 Juli sebagai bagian dari penjualan “Geek Week”. Rumah lelang itu memperkirakan harga jualnya berada di kisaran $300.000 hingga $500.000, atau hingga Rs 4,77 crore.

Nilai setinggi itu menarik perhatian karena Apple-1 pada awalnya dijual hanya seharga $666.66. Jika terjual di batas atas estimasi, nilainya berarti melonjak sekitar 749 kali lipat dibanding harga aslinya dalam hampir lima dekade.

Daya tarik utama unit ini bukan hanya karena usianya yang mendekati 50 tahun. Komputer tersebut juga disebut sebagai salah satu dari hanya 200 Apple-1 yang pernah dibuat, dan unit yang akan dilelang masih dalam kondisi berfungsi.

Apple meluncurkan Apple-1 pada Juli 1976 sebagai produk pertamanya. Komputer itu dirakit dengan tangan oleh salah satu pendiri Apple, Steve Wozniak, pada masa ketika pasar komputer pribadi rumahan masih nyaris belum terbentuk.

Unit yang akan dilelang ini memiliki nilai sejarah tambahan karena dibeli dari Byte Shop di Berkeley, California, pada 1976. Toko itu punya peran penting dalam sejarah awal Apple dan perkembangan komputer personal.

Jejak toko yang ikut mengubah arah Apple

Byte Shop didirikan oleh Paul Terrell, seorang pehobi komputer sekaligus pebisnis. Ia membuka gerai Byte Shop pertama di Mountain View, California, pada 8 Desember 1975.

Toko tersebut disebut sebagai salah satu toko ritel komputer pribadi pertama di dunia. Pada saat itu, Terrell ingin membawa komputer personal lebih dekat ke masyarakat umum, jauh sebelum pasar PC rumahan menjadi arus utama.

Keterkaitan Byte Shop dengan Apple bermula hanya beberapa bulan setelah toko itu dibuka. Steve Jobs mendatangi Terrell dan menawarkan Apple-1, yang awalnya dibayangkan sebagai kit papan sirkuit untuk pehobi.

Dalam konsep awal itu, pembeli harus menyolder chip sendiri ke papan dan mencari keyboard serta layar secara terpisah. Terrell tertarik, tetapi ia mengajukan satu syarat yang kemudian terbukti sangat menentukan.

Ia meminta agar komputer tersebut hadir dalam kondisi sudah terakit penuh. Terrell lalu berjanji membeli 50 unit dengan harga $500 per unit, dibayar tunai saat barang dikirim.

Permintaan itu mengubah arah produk Apple sejak awal. Jobs dan Wozniak kemudian mengirimkan Apple-1 ke Terrell pada Juli 1976, dan produk itu mulai dijual dengan harga $666.66.

Keputusan untuk mendorong produk siap pakai membuat Apple-1 berbeda dari banyak perangkat komputer hobi pada zamannya. Langkah itu juga sering dipandang sebagai titik awal pendekatan Apple terhadap teknologi yang lebih mudah digunakan banyak orang.

Mengapa Apple-1 masih diburu

Dalam dunia koleksi teknologi, kelangkaan dan fungsi sering menjadi kombinasi paling dicari. Apple-1 memenuhi dua unsur itu karena jumlah produksinya sangat terbatas dan unit yang akan dilelang masih dapat beroperasi.

Perangkat digital lawas memang bisa kehilangan relevansi praktis seiring waktu. Namun dalam kasus tertentu, terutama untuk produk yang menandai awal sejarah perusahaan besar, nilainya justru terus meningkat.

Apple-1 berada tepat dalam kategori tersebut. Model ini bukan sekadar perangkat lama, melainkan produk pertama yang membuka jalan bagi Apple sebagai salah satu perusahaan teknologi paling berpengaruh di dunia.

Fakta bahwa komputer ini berasal dari Byte Shop juga menambah lapisan cerita yang kuat bagi kolektor. Toko itu terhubung langsung dengan momen saat Apple beralih dari gagasan kit rakitan menuju produk yang lebih siap digunakan.

Sotheby’s memasukkan lot ini ke dalam “Geek Week”, penjualan yang berfokus pada objek budaya dan sejarah teknologi. Penempatan itu menegaskan bahwa Apple-1 kini diperlakukan bukan hanya sebagai mesin komputasi lama, tetapi juga artefak penting dari era awal revolusi komputer pribadi.

Estimasi $300.000 hingga $500.000 menunjukkan pasar masih memberi premium besar untuk perangkat yang punya asal-usul jelas dan signifikansi sejarah tinggi. Dengan latar tersebut, pelelangan pada 15 Juli berpotensi menjadi sorotan bagi kolektor teknologi, penggemar Apple, dan pelaku pasar memorabilia bersejarah.

Source: www.indiatoday.in
Terbaru