dbrand menarik produk casing Steam Machine bertema Companion Cube dan mengembalikan dana semua pembeli setelah Valve meminta produk itu diturunkan. Perusahaan aksesori tersebut juga mengakui bahwa produk itu dijual tanpa lisensi dari Valve.
Langkah itu langsung menarik perhatian karena Companion Cube sempat menjadi salah satu peluncuran tercepat dbrand. Dalam unggahannya di subreddit resmi, dbrand menyebut produk itu sebagai produk dengan penjualan tercepat kedua dalam 15 tahun sejarah perusahaan.
Aksesori bertema Portal itu baru diumumkan pada November dan pre-order dibuka pekan lalu. Waktu peluncurannya berdekatan dengan pengungkapan harga dan jadwal rilis Steam Machine oleh Valve.
Beberapa hari setelah pre-order dibuka, produk tersebut hilang dari situs dbrand. Trailer yang menampilkan desain Companion Cube di YouTube juga diubah menjadi privat.
Valve minta produk diturunkan
Menurut penjelasan dbrand, tim legal Valve menghubungi perusahaan dan meminta agar produk beserta film peluncurannya segera diturunkan. dbrand mengatakan permintaan itu sepenuhnya berada dalam hak Valve.
dbrand juga menyebut pendekatan Valve berlangsung langsung, adil, dan tetap menghormati pihak lain. Nada ini berbeda dari sejumlah konflik hukum dbrand sebelumnya, tetapi kali ini perusahaan memilih mengakui kesalahan secara terbuka.
Perusahaan itu menyatakan telah mencoba meminta kemungkinan membuat versi resmi berlisensi dari casing Steam Machine Companion Cube. Namun, Valve menolak permintaan tersebut.
dbrand menilai penolakan itu wajar karena mereka lebih dulu membuat produk lalu baru meminta izin belakangan. Perusahaan bahkan menyebut pengalaman ini sebagai pelajaran yang sulit dipelajari di depan publik.
Semua pembeli akan menerima refund
dbrand memastikan semua pembeli Companion Cube akan menerima pengembalian dana. Proses refund disebut mulai berjalan segera setelah pengumuman penarikan produk disampaikan.
Keputusan refund total ini menutup peluang penjualan produk dalam bentuk saat ini. Artinya, tidak ada kelanjutan untuk casing tersebut setelah Valve menolak lisensi resmi.
Dalam pesan penutupnya, dbrand juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Valve untuk Portal dan meminta maaf atas masalah yang timbul. Sikap itu memperlihatkan bahwa perusahaan tidak berniat memperpanjang sengketa.
Kasus ini menjadi sorotan karena Companion Cube bukan sekadar desain umum, melainkan reproduksi langsung elemen ikonik dari Portal. Faktor itu membuat posisi Valve dalam meminta produk diturunkan menjadi sangat kuat.
Produk laris yang berumur sangat singkat
Di tengah penarikannya, performa penjualan produk ini justru menonjol. dbrand menyebut Companion Cube sebagai produk dengan laju penjualan tercepat kedua, hanya kalah dari case Switch 2 Killswitch.
Catatan itu menunjukkan besarnya minat pasar terhadap aksesori bertema Valve, khususnya yang terhubung dengan Portal. Namun tingginya antusiasme pembeli tidak mengubah persoalan lisensi yang menjadi inti masalah.
Momen penarikan juga terjadi saat perhatian pasar sedang tertuju pada perangkat Steam Machine. Valve baru saja mengungkap harga awal perangkat itu di $1,049 dan menetapkan tanggal rilis 30 Juni.
Valve sebelumnya menunda peluncuran perangkat tersebut selama beberapa bulan. Setelah pengumuman terbaru, perusahaan mulai mengirim email kepada orang-orang yang mendaftar untuk membeli perangkat dalam jendela pre-release yang sangat singkat.
Pembelian Steam Machine sendiri tidak dibuka secara bebas untuk semua orang pada tahap awal. Valve menyatakan akan memilih secara acak dari kumpulan pendaftar yang sudah menyatakan minat untuk membeli.
Kondisi itu ikut menjelaskan mengapa aksesori pendamping seperti casing tematik bisa langsung menarik perhatian. Saat perangkat utama mulai dibuka menuju peluncuran, minat terhadap produk pelengkap ikut melonjak.
Beda pendekatan dari kasus lain
Cara dbrand menangani kasus ini terasa berbeda dibanding perseteruannya dengan Sony soal PS5 Darkplates. Kali ini, perusahaan tidak mengambil posisi konfrontatif dan justru mengakui sejak awal bahwa mereka seharusnya meminta izin lebih dulu.
Perbedaan itu juga mudah dipahami karena Companion Cube mengacu sangat langsung pada properti kreatif Portal. Produk tersebut bukan sekadar aksesori yang kompatibel dengan perangkat tertentu, melainkan desain yang meniru objek ikonik dari waralaba Valve.
Dengan produk sudah ditarik, video promosi disembunyikan, dan refund mulai diproses, Companion Cube menjadi contoh langka produk yang sangat laris tetapi berumur sangat singkat. Kasus ini juga menunjukkan bahwa popularitas sebuah desain tidak menghapus kebutuhan akan izin resmi ketika elemen yang dipakai berasal dari properti intelektual pihak lain.
