Persaingan HP kelas Rp2 jutaan pada 2026 makin ketat karena banyak merek mulai membawa kamera berkualitas tinggi ke segmen ini. Hasilnya, pengguna kini bisa mendapatkan foto dan video yang jauh lebih meyakinkan tanpa harus masuk ke kelas harga yang lebih mahal.
Di tengah pilihan yang makin ramai, perhatian utama bergeser ke kombinasi kamera, AI, stabilisasi video, dan kualitas layar. Sumeks.co mencatat bahwa sejumlah model di kelas ini kini menawarkan kemampuan fotografi yang sebelumnya lebih identik dengan ponsel menengah atas.
| Model | Fokus Utama | Nilai Menarik |
|---|---|---|
| Redmi Note 14 4G | Kamera utama tinggi dengan AI | Layar AMOLED, refresh rate tinggi, cocok untuk foto dan edit ringan |
| Samsung Galaxy A17 5G | Peningkatan kamera dan pemrosesan gambar | Hasil siang dan malam lebih tajam, dukungan pembaruan panjang |
| realme C75 | AI Scene Recognition | Baterai besar, kamera otomatis menyesuaikan objek |
| Infinix Note 50 | Fotografi malam | Kamera depan beresolusi tinggi, hasil minim cahaya lebih terang |
| TECNO Camon 40 | Fokus fotografi | AI, mode potret, perekaman video yang ditingkatkan |
| vivo Y39 5G | Warna cerah dan detail | Cocok untuk media sosial dan dokumentasi harian |
| OPPO A5 Pro | Warna konsisten | AI Portrait, hasil foto menarik tanpa banyak penyuntingan |
| nubia Neo 3 | Performa gaming dan kamera | Serbaguna, detail baik saat cahaya cukup |
| itel RS4 | Spesifikasi ekonomis di atas rata-rata | Kamera memadai, chipset stabil untuk multitugas |
| POCO M7 Pro 5G | Performa dan fotografi | AI Imaging Engine, layar AMOLED, dukungan 5G |
Redmi Note 14 4G menjadi salah satu nama yang paling mudah menarik perhatian di daftar ini. Kamera utamanya beresolusi tinggi dan didukung teknologi AI untuk membantu hasil foto tetap bagus di berbagai kondisi pencahayaan.
Selain itu, perangkat ini membawa layar AMOLED dengan refresh rate tinggi. Kombinasi tersebut membuat proses melihat hasil foto dan video terasa lebih nyaman, apalagi saat dipakai untuk pengeditan ringan.
Samsung Galaxy A17 5G menawarkan peningkatan pada sektor kamera dibanding generasi sebelumnya. Berdasarkan spesifikasi resmi Samsung, pemrosesan gambar yang lebih baik membuat hasil foto siang maupun malam tampak lebih tajam.
Di sisi lain, dukungan pembaruan sistem operasi dan keamanan yang panjang juga menjadi daya tarik tersendiri. Bagi pengguna yang mencari perangkat tahan lama, faktor ini sering menjadi pertimbangan penting selain kamera.
realme C75 hadir dengan AI Scene Recognition yang menyesuaikan pengaturan kamera secara otomatis sesuai objek yang dipotret. Fitur ini membuat pengalaman memotret terasa lebih praktis, terutama bagi pengguna yang ingin hasil cepat tanpa banyak pengaturan manual.
Model ini juga dibekali baterai besar sehingga lebih aman dipakai seharian. Untuk pengguna aktif, kombinasi kamera otomatis dan daya tahan baterai memberi nilai tambah yang cukup kuat.
Infinix Note 50 masuk daftar karena fokusnya pada kemampuan fotografi malam. Berdasarkan informasi resmi Infinix, fitur malam yang ditingkatkan membantu menghasilkan gambar lebih terang saat cahaya minim.
Kamera depan beresolusi tinggi juga membuatnya menarik untuk swafoto dan panggilan video. Di kelas harga Rp2 jutaan, kombinasi ini cukup menonjol bagi pengguna yang cukup sering memotret dari kamera depan.
TECNO Camon 40 memang diarahkan untuk pengguna yang memberi prioritas besar pada kamera. Seri Camon dikenal menempatkan fotografi sebagai nilai jual utama, dan generasi terbarunya membawa peningkatan pada AI, mode potret, serta perekaman video.
Hasilnya, gambar disebut terlihat lebih natural dan detail. Untuk pengguna yang ingin HP fokus foto tanpa terlalu mengorbankan fitur lain, model ini patut masuk daftar pertimbangan.
vivo Y39 5G mengandalkan pemrosesan gambar khas vivo yang menghasilkan warna cerah dan detail yang baik. Berdasarkan spesifikasi resmi perusahaan, kamera utamanya dirancang untuk kebutuhan media sosial dan dokumentasi harian.
Karakter warna yang cerah biasanya menjadi alasan banyak pengguna melirik vivo. Pada kelas harga ini, pendekatan tersebut tetap relevan untuk pembaca yang ingin hasil foto siap unggah tanpa banyak edit.
OPPO A5 Pro menonjol lewat hasil foto yang konsisten warnanya. OPPO selama ini dikenal punya teknologi pengolahan gambar yang matang, dan perangkat ini membawa dukungan AI Portrait serta fitur peningkatan kualitas gambar.
Dengan pendekatan itu, hasil foto terlihat menarik tanpa proses penyuntingan yang rumit. Ini cocok untuk pengguna yang mengutamakan kemudahan pemakaian sehari-hari.
nubia Neo 3 menawarkan pendekatan berbeda karena menggabungkan performa gaming dan kemampuan kamera. Perangkat ini cocok untuk pengguna yang ingin smartphone serbaguna, bukan hanya alat foto.
Kamera utamanya mampu memberi detail yang baik saat cahaya cukup. Walau orientasinya tidak murni kamera, perangkat ini tetap punya posisi menarik di kelas harga yang sama.
itel RS4 hadir sebagai pilihan ekonomis dengan spesifikasi di atas rata-rata kelasnya. Kamera utamanya cukup memadai untuk dokumentasi harian, sementara chipset yang dipakai memberi performa stabil untuk multitugas.
Bagi pembeli yang mencari keseimbangan dasar antara harga, kamera, dan performa, model ini bisa jadi opsi yang lebih sederhana. Di pasar yang kompetitif, pilihan seperti ini sering dicari karena terasa lebih masuk akal secara nilai.
POCO M7 Pro 5G melengkapi daftar dengan keseimbangan antara performa dan fotografi. Berdasarkan spesifikasi resmi POCO, perangkat ini membawa AI Imaging Engine untuk membantu foto lebih tajam dan minim noise.
Layar AMOLED dan dukungan jaringan 5G membuatnya semakin menarik di kelas Rp2 jutaan. Pada akhirnya, kualitas kamera di segmen ini tidak hanya soal megapiksel besar, tetapi juga ukuran sensor, bukaan lensa, dan optimalisasi perangkat lunak yang ikut menentukan hasil akhir.
Itulah sebabnya HP dengan resolusi lebih rendah belum tentu kalah dari perangkat yang angkanya lebih besar. Dalam banyak kasus, pemrosesan gambar, HDR otomatis, pengurangan noise, pengenalan objek, dan mode malam justru menjadi pembeda yang lebih terasa bagi pengguna.
