BYD bersiap masuk lebih dalam ke pasar Jepang lewat Racco, mobil listrik mungil yang dijadwalkan mulai dipasarkan pada 28 Juli 2026. Langkah ini langsung menarik perhatian karena BYD mencoba menantang segmen kei car yang selama ini identik dengan pabrikan domestik Jepang.
Kehadiran Racco bukan sekadar menambah lini kendaraan listrik BYD. Model ini sudah disesuaikan dengan kebutuhan lokal, termasuk konfigurasi setir kanan agar selaras dengan aturan lalu lintas dan kebiasaan berkendara di Jepang.
Adaptasi untuk pasar Jepang
Dalam pemberitaan radarmadura.jawapos.com, BYD disebut menyiapkan Racco sebagai mobil yang benar-benar mengikuti karakter pasar setempat. Adaptasi itu penting karena persaingan di segmen kei car sangat ketat dan selama ini dikuasai merek-merek Jepang.
Menjelang peluncuran, BYD juga mulai memperkuat promosi di Jepang. Kampanye iklan telah ditayangkan di sejumlah stasiun televisi regional, dengan aktris Alice Hirose sebagai wajah utama kampanye dan tagline “Racco Raku”.
| Informasi Utama | BYD Racco |
|---|---|
| Jadwal pemasaran | 28 Juli 2026 |
| Konfigurasi setir | Setir kanan |
| Jarak tempuh | Hingga 320 kilometer |
| Panjang | 3.395 mm |
| Lebar | 1.475 mm |
| Tinggi | 1.800 mm |
| Jarak sumbu roda | 2.520 mm |
Dimensi ringkas untuk jalan perkotaan
Racco dirancang mengikuti standar ketat kei car di Jepang dengan ukuran yang sangat kompak. Dimensinya membuat mobil ini lebih mudah dipakai di jalanan padat, sekaligus lebih praktis saat parkir di area sempit.
Dengan panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.800 mm, serta jarak sumbu roda 2.520 mm, Racco tetap diharapkan memberi ruang kabin yang optimal. Karakter ini menjadi salah satu alasan kei car sangat diminati di Jepang, dan BYD berupaya menawarkan keunggulan serupa dalam balutan mobil listrik modern.
Jarak tempuh yang cukup untuk harian
Salah satu daya tarik utama Racco ada pada jarak tempuhnya yang mencapai 320 kilometer dalam sekali pengisian daya. Angka itu dinilai cukup untuk kebutuhan mobilitas harian masyarakat perkotaan, sehingga pengguna tidak perlu terlalu sering mengisi ulang baterai.
Efisiensi tersebut membuat Racco diposisikan sebagai mobil listrik praktis, hemat, dan ramah lingkungan. BYD tampak ingin menjangkau konsumen yang membutuhkan kendaraan kecil, tetapi tetap memiliki jarak tempuh yang meyakinkan.
Strategi baru BYD di segmen kei car
Masuk ke segmen kei car menandai perubahan strategi BYD, yang selama ini lebih dikenal lewat kendaraan listrik berukuran lebih besar. Dengan Racco, perusahaan asal China itu membuka opsi baru yang lebih kecil dan sesuai dengan kebutuhan pasar Jepang.
Persaingan di segmen ini diperkirakan akan semakin menarik karena pemain baru datang dengan teknologi listrik. Jika diterima konsumen, Racco berpotensi memperkuat posisi BYD di salah satu pasar otomotif paling kompetitif di dunia.
Peluncuran resmi pada 28 Juli 2026 akan menjadi ujian penting bagi model ini. Antusiasme pasar sudah mulai terlihat, sementara BYD berharap Racco mampu menjadi penantang baru yang relevan di tengah dominasi kei car Jepang.







