Xiaomi resmi membawa Redmi Kids Watch Pro ke pasar China dengan fokus yang sangat jelas pada keamanan anak. Fitur paling mencoloknya bukan sekadar pelacakan lokasi, melainkan offline tracking yang tetap bisa membagikan posisi anak bahkan saat perangkat dimatikan total.
Menurut Xiaomi, informasi lokasi masih dapat terkirim hingga sekitar lima hari setelah smartwatch dimatikan. Bagi orangtua, ini berarti pemantauan tidak langsung terputus ketika baterai habis atau perangkat sengaja tidak dipakai.
Pelacakan yang tetap aktif saat perangkat mati
Fitur offline tracking ini didukung prosesor dual-core dan jaringan Find My buatan Xiaomi yang terhubung dengan berbagai perangkat. Sistemnya bekerja dengan meneruskan sinyal lokasi dari perangkat Xiaomi lain yang berada di sekitar smartwatch.
KompasTekno menulis bahwa Redmi Kids Watch Pro juga memakai sistem penentuan posisi berbasis AI generasi ketiga. Teknologi ini diklaim dapat mengenali gedung tempat anak berada, bahkan posisi lantai yang sedang didatangi.
| Fitur | Detail | Dampak untuk Orangtua |
|---|---|---|
| Offline tracking | Lokasi masih bisa dibagikan hingga sekitar 5 hari setelah perangkat dimatikan | Pemantauan tidak langsung berhenti saat smartwatch mati |
| AI generasi ketiga | Mengenali gedung, lantai, stasiun kereta bawah tanah, dan riwayat rute | Posisi anak bisa dipantau lebih rinci |
| Pembaruan lokasi | Lokasi diperbarui setiap detik | Pantauan real-time lewat aplikasi pendamping |
Sistem pelacakan itu juga bisa mengenali stasiun kereta bawah tanah, mencatat perjalanan harian anak, serta menyimpan riwayat rute untuk dipantau kembali. Lokasi anak disebut diperbarui setiap detik agar orangtua bisa memantau secara real-time melalui aplikasi pendamping.
Dua kamera 5 MP dan fitur kesehatan
Dari sisi desain, Redmi Kids Watch Pro memakai layar berbentuk segi delapan dengan kamera 5 MP di bezel atas. Xiaomi juga menyematkan kamera 5 MP lain pada modul flip-up di bagian belakang.
Kombinasi dua kamera itu membuat perangkat bisa dipakai untuk swafoto sekaligus memotret objek di sekitar anak. Desain ini memberi fungsi yang lebih fleksibel dibanding smartwatch anak yang hanya mengandalkan satu kamera.
| Bagian | Spesifikasi | Fungsi |
|---|---|---|
| Kamera depan | 5 MP | Swafoto |
| Kamera belakang | 5 MP, modul flip-up | Memotret objek di sekitar pengguna |
| Desain layar | Segi delapan | Tampilan khas untuk smartwatch anak |
Selain pelacakan, perangkat ini juga membawa fitur pemantauan detak jantung, kadar oksigen dalam darah atau SpO2, 18 mode olahraga, dan lima fitur penilaian kebugaran. Ada pula peringatan kedekatan dengan air yang otomatis mengirim notifikasi saat anak terdeteksi berada di dekat kolam renang, danau, atau sungai.
Komunikasi anak dan kontrol orangtua
Untuk komunikasi, Redmi Kids Watch Pro mendukung tap-to-add agar anak bisa saling menambahkan teman hanya dengan menempelkan dua perangkat. Fitur itu juga disebut bisa dipakai ke smartwatch dari merek lain.
Perangkat ini turut mendukung layanan pesan WeChat dan QQ versi anak untuk panggilan suara maupun berkirim pesan. Dari sisi orangtua, ada dasbor khusus untuk memantau durasi penggunaan smartwatch, penggunaan aplikasi, aktivitas, dan kebiasaan pemakaian perangkat.
Lewat dasbor itu, orangtua juga dapat mengatur batas waktu penggunaan layar atau screen time. Selain itu, smartwatch bisa dinonaktifkan otomatis selama jam sekolah agar pemakaian tetap terkendali.
Redmi Kids Watch Pro dijual di China dengan harga 1.199 yuan atau sekitar Rp 3,2 jutaan. Hingga kini, Xiaomi belum mengumumkan apakah smartwatch anak ini akan tersedia di luar China, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Gizmochina.
Source: tekno.kompas.com






