Pintu Tembus 11 Juta Unduhan, Transaksi Kripto Naik Di Tengah Pasar Yang Makin Matang

Aplikasi Pintu mencatat pertumbuhan signifikan pada jumlah pengguna dan aktivitas transaksi seiring meningkatnya adopsi aset kripto di Indonesia. Pada momentum ulang tahun ke-6 perusahaan, Pintu menyebut aplikasi tersebut telah diunduh lebih dari 11 juta kali dan perkembangan itu ditopang oleh ekosistem yang makin lengkap serta regulasi yang semakin jelas.

Data internal perusahaan menunjukkan jumlah pengguna terdaftar naik 79,29 persen secara year-on-year. Di saat yang sama, pengguna aktif meningkat 38,37 persen dan jumlah pengguna yang melakukan perdagangan juga bertambah 25,86 persen seiring perluasan produk investasi yang tersedia.

Ekosistem Produk Makin Luas

Pintu mengatakan hingga tahun 2026 platformnya telah menyediakan hampir 400 jenis token. Dari jumlah itu, lebih dari 40 token masuk dalam kategori aset yang tertokenisasi, yang memberi pilihan lebih beragam bagi pengguna di tengah pasar kripto yang terus berkembang.

SVP Strategy & Business PINTU, Andy Putra, menilai industri kripto di Indonesia kini berada pada fase yang lebih matang. Ia menyebut ekosistem yang semakin lengkap, regulasi yang lebih jelas, dan adopsi yang makin luas sebagai faktor yang ikut mendorong pertumbuhan aplikasi Pintu.

“Memasuki tahun keenam, kami melihat industri crypto di Indonesia semakin matang,” ujar Andy Putra. Ia menambahkan bahwa peningkatan unduhan aplikasi yang menembus lebih dari 11 juta menjadi salah satu tanda nyata dari adopsi yang terus naik.

Derivatif Jadi Salah Satu Pendorong

Kinerja positif juga terlihat pada lini derivatif melalui Pintu Futures. Pada kuartal I-2026, segmen ini mencatat lonjakan jumlah pengguna terverifikasi atau KYC hingga 401,00 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pintu juga mencatat pertumbuhan pengguna existing sebesar 208,71 persen di segmen tersebut. Selain itu, frekuensi order naik 91,61 persen dan volume transaksi ikut bertumbuh positif, menunjukkan minat pengguna terhadap produk derivatif terus meningkat.

Andy Putra menyebut capaian itu sebagai hasil dari perkembangan layanan yang makin stabil. Menurut dia, Pintu Futures memperlihatkan kinerja yang sangat solid dan menjadi bagian penting dari pertumbuhan perusahaan secara keseluruhan.

Pasar Kripto Nasional Masih Bertumbuh

Di luar kinerja internal perusahaan, pasar kripto Indonesia juga memperlihatkan skala yang besar. Otoritas Jasa Keuangan atau OJK mencatat volume transaksi aset kripto di Indonesia mencapai Rp 482,23 triliun sepanjang tahun 2025.

Meski nilai transaksi bergerak fluktuatif, jumlah investor nasional tetap bertambah. OJK mencatat investor aset kripto di Indonesia telah mencapai 20,19 juta orang, yang menunjukkan basis pengguna semakin luas di tengah dinamika pasar.

Pintu melihat kondisi tersebut sebagai sinyal bahwa industri kripto domestik tidak lagi berada di tahap awal. Perusahaan menilai pertumbuhan transaksi, perluasan adopsi, dan masuknya lebih banyak investor menjadi fondasi penting bagi perkembangan industri ke depan.

Izin Resmi dan Infrastruktur Layanan

Sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital yang terdaftar resmi di Indonesia, Pintu berada di bawah pengawasan OJK dan tergabung dalam bursa kripto CFX. Posisi itu menjadi salah satu elemen yang mendukung kepercayaan pengguna dalam memakai layanan yang tersedia di platform.

Perusahaan juga menyiapkan sejumlah layanan pendukung seperti Pintu Earn, Staking, dan Pintu Pro. Kehadiran fitur-fitur tersebut diarahkan untuk memperluas penggunaan teknologi blockchain sekaligus memberi pilihan yang lebih lengkap bagi investor aset kripto di tanah air.

Andy Putra mengatakan Pintu ingin ikut berkontribusi lebih jauh terhadap perkembangan industri aset kripto di Indonesia. Ia menekankan harapan agar industri ini tidak hanya tumbuh dari sisi jumlah transaksi dan adopsi, tetapi juga melahirkan inovasi yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Berita Terkait

Back to top button