Harga Emas Antam Di Pegadaian Turun Rp 21.000 Per Gram, Tekanan Global Makin Terasa

Harga emas Antam di Pegadaian kembali bergerak turun pada 16 Mei 2026, dan koreksi ini langsung terasa di seluruh ukuran yang diperdagangkan. Harga jual per gram tercatat turun Rp 21.000 dibandingkan sesi sebelumnya, sehingga menjadi perhatian bagi pembeli yang sedang menunggu momentum masuk.

Penurunan itu juga diikuti pelemahan harga buyback atau harga beli kembali di Pegadaian. Pergerakan serentak pada harga jual dan buyback membuat pasar emas domestik ikut menyesuaikan diri dengan arah komoditas global yang sedang melemah tipis.

Tekanan dari pasar global

Pelemahan harga emas di Pegadaian sejalan dengan tekanan dari pasar internasional. Harga emas dunia terpantau turun tipis pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat atau Jumat pagi WIB, di tengah kombinasi faktor geopolitik dan makroekonomi yang masih kuat memengaruhi sentimen investor.

Pelaku pasar kini mencermati ketegangan di kawasan Timur Tengah. Di saat yang sama, investor juga menunggu hasil pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping, yang ikut memberi arah pada pergerakan aset lindung nilai seperti emas.

Harga emas spot tercatat turun 0,4 persen menjadi 4.669,48 dollar AS per ons. Harga emas berjangka AS pengiriman Juni juga melemah ke 4.685,30 dollar AS per ons.

Dolar AS dan minyak ikut menekan emas

Penguatan indeks dollar AS menambah tekanan pada logam mulia. Indeks itu naik 0,3 persen, sehingga emas menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lain dan minat beli pun tertekan.

Lonjakan harga minyak mentah dunia juga ikut memengaruhi ekspektasi pasar. Vice President dan Senior Metals Strategist Zaner Metals Peter Grant menilai kenaikan harga minyak serta inflasi yang masih tinggi membuat ekspektasi suku bunga tinggi The Fed bertahan lebih lama.

Grant mengatakan kondisi di Selat menopang harga minyak dan memicu ekspektasi suku bunga tinggi The Fed bertahan lebih lama. Ia juga menyebut data inflasi yang panas pekan ini menjadi alasan dollar AS menguat dan menekan harga emas.

Tekanan tidak hanya terlihat pada emas. Harga perak spot tercatat turun 4,1 persen, platinum melemah 3,3 persen, dan palladium turun 3,5 persen.

Risiko penurunan masih terbuka

Bart Melek, Global Head of Commodity Strategy TD Securities, menilai harga emas masih berpotensi turun lebih dalam jika konflik di Timur Tengah tidak segera mereda. Pandangan itu menegaskan bahwa arah emas dalam waktu dekat masih sangat bergantung pada kabar geopolitik dan kebijakan moneter global.

Sentimen dari hubungan dagang AS-China juga masih ikut dibaca pasar. Xi Jinping menyatakan adanya kemajuan dalam negosiasi bilateral, meski tetap ada perbedaan pandangan mengenai isu Taiwan.

Rincian harga emas Antam di Pegadaian

Galeri 24 Pegadaian mencatat penurunan terjadi pada semua ukuran denominasi yang tersedia di pasar domestik. Berikut rincian harga jual dan buyback emas Antam di Pegadaian pada 16 Mei 2026.

Ukuran ProdukHarga Jual (Rp)Harga Buyback (Rp)
1 gr1.512.0001.308.000
2 gr2.617.0005.774.000
5 gr8.634.0007.853.000
10 gr13.088.00028.654.000
50 gr71.506.00065.123.000
100 gr130.246.000285.776.000

Koreksi harga ini menempatkan emas Antam di Pegadaian dalam fase penyesuaian yang cukup luas. Dengan tekanan global yang belum mereda, arah pergerakan berikutnya masih akan sangat ditentukan oleh sentimen dollar AS, harga minyak, dan perkembangan geopolitik internasional.

Terkait