PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat transformasi budaya layanan melalui program CX100 Danantara. Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan pengalaman nasabah, memperkuat kapabilitas sumber daya manusia, dan mendorong organisasi yang lebih berorientasi pada pelanggan.
CX100 Danantara merupakan inisiatif Danantara Indonesia untuk meningkatkan kualitas customer experience di lingkungan BUMN. Program ini mendorong perubahan lewat penguatan budaya perusahaan, peningkatan kemampuan insan perusahaan, penyempurnaan proses bisnis, dan pemanfaatan teknologi secara terintegrasi.
Peran aktif BNI dalam program CX100
BNI ikut terlibat aktif dengan membentuk tim lintas fungsi yang mencakup People & Communication, Technology, Business Process, Operations & Services, serta Voice of Customer. Pendekatan ini menunjukkan bahwa transformasi layanan tidak hanya berada di level teknologi, tetapi juga menyentuh budaya kerja dan proses internal.
Direktur Human Capital & Compliance BNI, Munadi Herlambang, menegaskan bahwa perubahan yang dijalankan perseroan tidak berhenti pada penguatan bisnis. “Transformasi yang kami jalankan tidak hanya berfokus pada penguatan bisnis dan teknologi, tetapi juga pada pembangunan budaya kerja yang kuat serta membangun pengalaman nasabah yang semakin baik dan relevan dengan kebutuhan masa depan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Budaya kerja jadi fondasi utama
BNI menempatkan transformasi budaya sebagai bagian penting dalam upaya mewujudkan visi menjadi lembaga keuangan global terpercaya yang unggul dalam inovasi dan kinerja berkelanjutan. Proses tersebut tetap bertumpu pada nilai dan jati diri perusahaan yang terangkum dalam semangat Swadharma Bhakti Nagara.
Perseroan juga memandang pengalaman nasabah sebagai fondasi utama pengembangan bisnis. Melalui CX100 Danantara, BNI memperkuat budaya layanan agar lebih responsif, adaptif, dan terintegrasi dengan kebutuhan nasabah di berbagai segmen.
Munadi menyebut bahwa People & Culture menjadi dasar pencapaian visi BNI. Karena itu, transformasi bisnis harus berjalan beriringan dengan perubahan budaya yang kuat.
Tiga fokus strategis BNI
Dalam mendukung transformasi dan pencapaian visi perusahaan, BNI menempatkan tiga peran strategis sebagai prioritas. Pertama, BNI memperkuat posisinya sebagai mitra strategis pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui layanan keuangan dan solusi digital untuk nasabah domestik maupun internasional.
Peran itu juga selaras dengan posisi BNI sebagai salah satu gerbang investasi dan bisnis Indonesia ke pasar global. Dengan jaringan dan kapabilitas yang terus diperkuat, BNI berupaya menghadirkan layanan yang relevan bagi kebutuhan nasabah lintas negara.
Kedua, BNI mendorong transformasi digital dan inovasi lewat pengembangan kapabilitas digital yang lebih kuat. Langkah ini mencakup solusi untuk nasabah, peningkatan produktivitas dan efisiensi melalui otomatisasi proses bisnis, serta pengembangan layanan omnichannel yang terintegrasi.
Ketiga, BNI memperkuat posisinya sebagai mitra keuangan utama bagi seluruh segmen nasabah. Perseroan terus mengembangkan solusi keuangan yang lebih personal dan terhubung untuk nasabah korporasi, institusi, UMKM, maupun individu.
Marga Budaya BNI terus diinternalisasikan
BNI menilai keberhasilan transformasi bisnis tidak hanya bergantung pada teknologi dan produk. Faktor budaya kerja dan kualitas pengalaman nasabah juga memegang peran penting dalam menjaga daya saing perusahaan.
Karena itu, BNI terus menginternalisasikan Marga Budaya BNI yang terdiri atas tiga pilar, yakni SEVA atau The Way We Serve, KARYA atau The Way We Perform, dan RAKSA atau The Way We Protect. Ketiga pilar ini diwujudkan dalam semangat “Melayani Sepenuh Hati, Berani Berkarya, Bijak Menjaga”.
Nilai tersebut diarahkan agar insan BNI memberikan layanan yang lebih empatik, profesional, inovatif, serta tetap menjaga integritas dan prinsip kehati-hatian. Dengan penguatan budaya perusahaan, peningkatan kapabilitas SDM, change management yang berkelanjutan, dan partisipasi dalam CX100 Danantara, BNI menegaskan komitmen membangun organisasi yang semakin customer-centric, inovatif, dan tangguh dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Source: finansial.bisnis.com






