Garuda Indonesia menyesuaikan operasional penerbangan rute Jakarta-Shanghai setelah cuaca ekstrem akibat Topan Bavi mengganggu penerbangan di wilayah Shanghai pada 10-12 Juli 2026. Dampaknya langsung terasa pada jadwal GA 894 yang semula terbang pada 10 dan 11 Juli 2026.
Penyesuaian ini menunjukkan bagaimana cuaca ekstrem bisa mengubah rencana perjalanan dalam waktu singkat. Garuda menyebut seluruh langkah dilakukan dengan memprioritaskan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang.
Rute yang terdampak dan penerbangan pengganti
Head of Corporate Communications Garuda Indonesia Dicky Irchamsyah mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan otoritas penerbangan dan pemangku kepentingan kebandarudaraan setempat. Koordinasi itu dilakukan untuk memantau perkembangan situasi dan memastikan operasional penerbangan tetap berjalan sesuai kondisi lapangan.
| Rute | Penerbangan Terdampak | Pengganti | Jadwal Baru |
|---|---|---|---|
| Jakarta-Shanghai | GA 894 | GA 894D | 13 Juli 2026 |
| Shanghai-Jakarta | Tidak dirinci nomor penerbangan terdampak | GA 895D | 13 Juli 2026 |
Seluruh penumpang yang terdampak telah dialihkan ke penerbangan pengganti GA 894D untuk rute Jakarta-Shanghai dan GA 895D untuk rute Shanghai-Jakarta. Garuda juga menyiapkan penanganan bagi penumpang yang terkena perubahan jadwal, termasuk fleksibilitas penyesuaian rencana perjalanan sesuai ketentuan yang berlaku.
Penerbangan lain tetap normal
Garuda menegaskan bahwa penyesuaian operasional ini hanya berlaku untuk rute Jakarta-Shanghai dan Shanghai-Jakarta. Sementara itu, seluruh penerbangan domestik maupun internasional Garuda Indonesia di rute lainnya tetap beroperasi normal.
Perusahaan juga mengimbau penumpang untuk memastikan kembali jadwal penerbangan sebelum berangkat ke bandara. Konfirmasi bisa dilakukan melalui Contact Center Garuda Indonesia di 021-23519999 atau 0804 1 807 807, kanal media sosial resmi, maupun laman Garuda Indonesia.
Gangguan di Shanghai terjadi di tengah dampak Topan Bavi yang lebih luas di kawasan Asia. Sebelumnya, ribuan penerbangan dari dan menuju China dibatalkan akibat topan tersebut, yang juga menghantam pantai timur China pada Sabtu (11/7/2026) tengah malam.
Topan Bavi tidak hanya memengaruhi China, tetapi juga pernah menerjang Kepulauan Mariana Utara Amerika Serikat dan Guam di Samudra Pasifik Utara. Badai ini turut berdampak pada sejumlah wilayah Asia, termasuk Filipina dan Jepang.
Source: money.kompas.com






