IHSG Tipis Menguat, BBCA dan Saham Big Bank Kompak Terkoreksi

Author: Qoo Media

IHSG menutup perdagangan Selasa (14/7/2026) dengan kenaikan yang sangat tipis setelah sempat masuk zona merah. Indeks harga saham gabungan itu akhirnya bertambah 1,67 poin atau 0,03% ke level 6.039,5.

Pergerakan IHSG hari ini berlangsung dalam rentang 6.002 hingga 6.095. Di tengah penguatan yang terbatas itu, tekanan justru datang dari saham-saham bank besar yang serempak melemah.

IHSG Sempat Terkoreksi, Lalu Kembali ke Zona Hijau

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai. Volume transaksi mencapai 37,5 miliar saham dengan nilai Rp 16,8 triliun, sementara frekuensi perdagangan tercatat 2,81 juta kali transaksi.

Secara keseluruhan, pasar juga menunjukkan pergerakan yang beragam. Sebanyak 422 saham menguat, 206 saham melemah, dan 165 saham stagnan.

Tekanan Datang dari Saham Bank Besar

Pada perdagangan hari ini, saham BBCA turun 1,61% ke Rp 6.125. Saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BBTN juga terkoreksi 1,24% ke Rp 1.190.

Tekanan yang lebih dalam terlihat pada kelompok bank berkapitalisasi besar lainnya. Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turun 2,12% ke Rp 4.160, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) melemah 1,70% ke Rp 3.470, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 2,24% ke Rp 2.800.

Saham Pergerakan Harga Penutupan
BBCA -1,61% Rp 6.125
BBTN -1,24% Rp 1.190
BMRI -2,12% Rp 4.160
BBNI -1,70% Rp 3.470
BBRI -2,24% Rp 2.800

Meski tekanan pada saham bank besar cukup terasa, IHSG tetap mampu bertahan di zona hijau hingga penutupan. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan indeks hari itu masih ditopang oleh pergerakan saham lain di luar kelompok perbankan.

www.beritasatu.com mencatat, saham-saham big bank memang menjadi salah satu penekan utama pada perdagangan tersebut. Namun, sebaran saham yang menguat lebih banyak dibanding yang melemah membantu indeks tetap mencatat kenaikan tipis.

Source: www.beritasatu.com
Terbaru