MSCI Ubah Filter Saham yang Meroket, FIF 0,75 Jadi Penentu pada Agustus 2026

Author: Qoo Media

Lonjakan harga saham yang ekstrem tidak lagi otomatis menutup jalan sebuah emiten menuju indeks standar MSCI. Mulai periode review Agustus 2026, pengecualian akan berlaku bagi saham berstatus Extreme Price Increase (EPI) yang memiliki Foreign Inclusion Factor (FIF) minimal 0,75.

Aturan ini membuat angka FIF menjadi pembeda utama dalam perlakuan MSCI terhadap saham yang harganya melonjak tajam. Saham EPI dengan FIF 0,75 atau lebih besar tetap dapat dipertimbangkan untuk masuk indeks standar sepanjang seluruh syarat inklusi lainnya terpenuhi.

MSCI menyampaikan pembaruan metodologi tersebut dalam pengumuman resminya di Jakarta pada Jumat, 17 Juli 2026. Informasi yang dikutip mediaindonesia.com itu menegaskan bahwa penyaringan EPI kini tidak diterapkan secara seragam untuk seluruh saham yang terdeteksi mengalami kenaikan harga ekstrem.

Pengecualian bagi FIF Tinggi

FIF menjadi ambang yang menentukan apakah saham EPI memperoleh pengecualian atau tetap terkena perlakuan khusus. Dalam ketentuan baru, saham dengan FIF sebesar 0,75 atau lebih akan dikecualikan dari penyaringan EPI.

MSCI menyatakan, “Saham yang ditandai EPI dengan FIF sebesar 0,75 atau lebih besar akan dikecualikan dari penyaringan EPI, dan akan memenuhi syarat untuk penambahan Indeks Standar, dengan syarat memenuhi semua persyaratan inklusi indeks lainnya.” Artinya, status EPI saja tidak menjadi penghalang mutlak bagi saham dengan tingkat FIF yang memenuhi batas tersebut.

Pengecualian itu berlaku untuk peluang penambahan ke MSCI Global Standard Index. Namun, perusahaan tetap harus lolos dari seluruh ketentuan inklusi indeks lain yang menjadi persyaratan MSCI.

Dua Perlakuan untuk Saham dengan FIF di Bawah 0,75

Aturan berbeda berlaku bagi saham EPI yang memiliki FIF di bawah 0,75. MSCI membedakan perlakuannya berdasarkan status saham tersebut di dalam MSCI Investable Market Index atau IMI.

Status Saham EPI dengan FIF di Bawah 0,75 Perlakuan MSCI Status Lanjutan
Bukan konstituen IMI Tidak ditambahkan ke MSCI Global Standard Index Tetap berada dalam Market Investable Universe untuk evaluasi review berikutnya
Konstituen MSCI Small Cap Index Dievaluasi berdasarkan kapitalisasi pasar terhadap Market Size-Segment Cutoff Dapat dipertahankan atau dikeluarkan dari Small Cap Index

Bagi saham yang belum menjadi bagian dari IMI, status EPI dengan FIF di bawah 0,75 membuat saham tersebut tidak dapat ditambahkan ke indeks standar, meski telah memenuhi syarat teknis lain. Saham itu tetap berada dalam Market Investable Universe dan akan dievaluasi kembali dalam periode review berikutnya.

Situasinya lebih kompleks untuk saham yang sudah tercatat dalam MSCI Small Cap Index. MSCI akan melihat posisi kapitalisasi pasar saham tersebut terhadap Market Size-Segment Cutoff sebelum menentukan apakah saham tetap dipertahankan atau harus dikeluarkan.

Batas 1,8 Kali untuk Konstituen Small Cap

Saham EPI dengan FIF di bawah 0,75 masih dapat bertahan di MSCI Small Cap Index apabila kapitalisasi pasar penuhnya berada di bawah 1,8 kali ambang batas ukuran segmen pasar. Saham juga dapat dipertahankan jika kapitalisasi pasar yang disesuaikan dengan free float berada di bawah 1,8 kali setengah dari ambang batas tersebut.

Dua ukuran itu menunjukkan bahwa kapitalisasi pasar penuh dan kapitalisasi pasar yang telah disesuaikan dengan free float sama-sama diperhitungkan. Selama salah satu kondisi pertahanan tersebut terpenuhi, saham tidak langsung kehilangan tempatnya di indeks kapitalisasi kecil.

Perlakuan yang lebih tegas berlaku bila kapitalisasi pasar penuh saham telah mencapai atau melampaui 1,8 kali ambang batas ukuran segmen pasar. Kondisi itu juga harus disertai pemenuhan kriteria free float yang setara.

Dalam keadaan tersebut, MSCI tidak akan menambahkan saham itu ke MSCI Global Standard Index. Saham yang sebelumnya menjadi konstituen MSCI Small Cap Index juga akan dikeluarkan dari indeks tersebut.

Pembaruan metodologi ini berlaku pada review Agustus 2026 dan menempatkan FIF serta batas kapitalisasi pasar sebagai dua penentu penting bagi saham EPI. Bagi saham dengan kenaikan harga ekstrem, hasil evaluasi indeks tidak hanya bergantung pada lonjakan harga, tetapi juga status indeks, ukuran pasar, dan kriteria free float yang ditetapkan MSCI.

Source: mediaindonesia.com
Terbaru