Spanyol tidak hanya membawa pulang trofi setelah menjuarai Piala Dunia 2026, tetapi juga hadiah uang tunai senilai US$ 51 juta atau sekitar Rp 913,97 miliar. Nilai tersebut membuat kemenangan 1-0 atas Argentina di final menjadi pencapaian yang bernilai hampir Rp 1 triliun.
Gelar ini mengakhiri penantian 16 tahun Spanyol untuk kembali menjadi juara dunia. Selain hadiah uang, skuad Negeri Matador juga menerima cincin juara, yang untuk pertama kalinya diberikan FIFA dalam ajang Piala Dunia.
Argentina sebagai runner-up tetap memperoleh pembayaran besar, yakni US$ 34 juta atau sekitar Rp 609,31 miliar. Selisih hadiah antara juara dan peringkat kedua mencapai US$ 17 juta.
Menurut laporan finance.detik.com yang mengutip CNBC pada Senin (20/7/2026), total dana yang dialokasikan untuk peserta Piala Dunia 2026 mencapai US$ 871 juta atau Rp 15,6 triliun. Angka itu menjadi total pembayaran gabungan tertinggi dalam sejarah turnamen tersebut.
Alokasi dana tersebut dibagikan kepada seluruh 48 tim yang tampil di putaran final. Besaran pembayaran meningkat sesuai pencapaian masing-masing tim selama kompetisi berlangsung.
Rincian Hadiah Berdasarkan Posisi
Empat tim teratas menerima nominal terbesar, dengan Inggris di posisi ketiga dan Prancis di peringkat keempat. Tim yang terhenti pada babak gugur juga tetap memperoleh hadiah sesuai tahap terakhir yang mereka capai.
| Posisi | Jumlah Tim | Hadiah per Tim | Nilai Rupiah |
|---|---|---|---|
| Juara pertama, Spanyol | 1 | US$ 51 juta | Rp 913 miliar |
| Runner-up, Argentina | 1 | US$ 34 juta | Rp 609 miliar |
| Tempat ketiga, Inggris | 1 | US$ 30 juta | Rp 537 miliar |
| Tempat keempat, Prancis | 1 | US$ 28 juta | Rp 501 miliar |
| Perempat final | Posisi 5-8 | US$ 20 juta | Rp 358 miliar |
| Babak 16 besar | Posisi 9-16 | US$ 16 juta | Rp 286 miliar |
| Babak 32 besar | Posisi 17-32 | US$ 12 juta | Rp 215 miliar |
| Fase grup | Posisi 33-48 | US$ 10 juta | Rp 179 miliar |
Skema hadiah itu menunjukkan bahwa tim yang berhenti lebih awal pun tetap menerima dana bernilai besar. Namun, lonjakan pembayaran paling terasa bagi peserta yang mampu menembus fase-fase akhir turnamen.
Semua Peserta Sudah Mengamankan Dana Minimum
Setiap kontestan Piala Dunia 2026 dipastikan menerima setidaknya US$ 12,5 juta atau sekitar Rp 224,01 miliar. Jaminan tersebut berlaku bagi seluruh 48 tim, terlepas dari hasil mereka di lapangan.
Dana minimum itu terdiri dari US$ 10 juta untuk kualifikasi dan fase grup, serta US$ 2,5 juta untuk biaya pelatihan sebelum turnamen. FIFA menyiapkan pembayaran awal tersebut agar kebutuhan persiapan tim dapat ditopang sebelum kompetisi berjalan.
Pembayaran di muka juga dimaksudkan untuk mengurangi potensi ketegangan internal antara pemain dan federasi mengenai bonus. Persoalan pembagian bonus semacam itu disebut pernah muncul dalam sejumlah turnamen pada masa lalu.
Total alokasi hadiah Piala Dunia 2026 bertambah lebih dari US$ 100 juta pada April. Tambahan dana itu dimasukkan setelah sejumlah federasi sepak bola Eropa melakukan lobi terkait biaya akomodasi di turnamen yang digelar di tiga negara.
Bagi Spanyol, hadiah US$ 51 juta menjadi bagian dari hasil terbesar yang mereka raih dari perjalanan menuju gelar juara. Trofi, cincin juara, dan hadiah uang tersebut menandai akhir turnamen yang mengembalikan Spanyol ke puncak sepak bola dunia.
