POCO kembali menghadirkan M8 Pro 5G sebagai penerus POCO M7 Pro 5G di segmen kelas menengah. Kedua smartphone ini menawarkan teknologi terkini dengan harga yang bersaing, namun mana yang lebih layak untuk dimiliki? Berikut perbandingan mendalam dari segi desain, layar, performa, kamera, hingga baterai.
Desain dan Ketahanan
POCO M7 Pro 5G memiliki desain tipis dengan ketebalan 7,99 mm dan bobot 190 gram. Smartphone ini sudah dilengkapi sertifikasi IP64 yang melindunginya dari debu dan percikan air dalam penggunaan sehari-hari. Pilihan warnanya meliputi hitam, perak, dan hijau.
Sementara itu, POCO M8 Pro 5G tampil lebih kokoh dengan bobot 205,9 gram dan ketebalan 8,31 mm. Keunggulan utamanya terletak pada sertifikasi kelas tinggi: IP66, IP68, IP69, hingga IP69K. Ini membuat M8 Pro tahan terhadap air bertekanan tinggi dan debu ekstrem, cocok bagi pengguna yang membutuhkan daya tahan lebih.
Layar dan Kualitas Visual
Layar POCO M7 Pro 5G menggunakan panel AMOLED 6,67 inci dengan resolusi Full HD+ (2400 x 1080 piksel) dan refresh rate 120Hz. Tingkat kecerahan maksimal mencapai 2100 nit dengan gamut warna DCI-P3 serta pelindung Gorilla Glass 5. Layar ini sangat nyaman digunakan dalam berbagai kondisi cahaya.
POCO M8 Pro 5G menawarkan peningkatan signifikan lewat layar AMOLED CrystalRes 6,83 inci beresolusi 1.5K (2772 x 1280 piksel) dengan kerapatan 447 PPI. Kecerahan layar mencapai 3200 nit dengan dukungan HDR10+, Dolby Vision, dan Gorilla Glass Victus 2. Kualitas visualnya mendekati smartphone flagship, memberikan pengalaman menonton dan bermain game yang lebih memukau.
Performa dan Kapasitas Memori
Di bagian dapur pacu, POCO M7 Pro 5G dibekali chipset Dimensity 7025-Ultra berbasis fabrikasi 6 nm dengan kecepatan CPU 2,5 GHz. Memori terbatas pada RAM 8GB dan penyimpanan UFS 2.2 sebesar 256GB. Konfigurasi ini cukup untuk kebutuhan multitasking dan gaming kelas menengah.
Sebagai penerus, POCO M8 Pro 5G menggunakan chipset Snapdragon 7s Gen 4 dengan proses fabrikasi 4 nm, CPU mencapai 2,7 GHz, dan GPU Adreno yang lebih bertenaga. Pilihan RAM lebih variatif, yakni 8GB atau 12GB, dengan penyimpanan hingga 512GB. Konfigurasi ini menghadirkan performa hampir setara flagship di segmen mid-range.
Kamera dan Fitur Videografi
POCO M7 Pro 5G memakai kamera utama 50MP Sony IMX882 yang sudah dilengkapi OIS serta sensor depth 2MP. Kamera depan beresolusi 20MP. Namun, perekaman video terbatas pada resolusi 1080p 30fps, baik pada kamera depan maupun belakang.
Sementara itu, POCO M8 Pro 5G menyempurnakan kemampuan kamera dengan sensor utama Light Fusion 800 50MP OIS dan kamera ultrawide 8MP. Kamera depan naik ke 32MP. Keunggulan utama terletak pada perekaman video, dengan kamera belakang mendukung 4K 30fps dan kamera depan hingga 1080p 60fps, memberikan hasil rekaman yang lebih detail dan halus.
Baterai dan Pengisian Daya
Pada sektor baterai, POCO M7 Pro 5G dibekali kapasitas 5110 mAh dengan fast charging 45W. Kapasitas ini sudah memadai untuk pemakaian harian. Namun, POCO M8 Pro 5G semakin unggul dengan baterai jumbo 6500 mAh dan pengisian super cepat 100W.
Selain itu, POCO M8 Pro menyediakan fitur reverse charging 22,5W yang memungkinkan pengguna memanfaatkan smartphone sebagai power bank darurat. Fitur ini cukup berguna untuk mengisi daya perangkat lain saat situasi darurat.
Fitur Tambahan
Kedua smartphone memiliki dukungan jaringan 5G dan fitur lengkap seperti NFC, sensor sidik jari di layar, face unlock berbasis AI, serta sistem audio stereo simetris dengan Dolby Atmos. Hal ini menjadikan keduanya kompetitif dan memenuhi kebutuhan teknologi masa kini.
Patut Dipertimbangkan
Jika fokus utama adalah kestabilan harga dengan performa memadai dan desain tipis, POCO M7 Pro 5G menjadi opsi yang menarik. Namun, bagi yang menginginkan peningkatan nyata di hampir semua aspek terutama layar, ketahanan, performa, serta kamera dan baterai, POCO M8 Pro 5G lebih unggul dan relevan untuk pengguna yang mencari pengalaman kelas flagship namun dalam rentang harga kelas menengah.
POCO M8 Pro 5G dan POCO M7 Pro 5G tetap menjaga posisi kuat di pasar smartphone mid-range. Keputusan pembelian kini tergantung prioritas pengguna, apakah mengutamakan harga atau fitur dan teknologi terbaru.
