
Microsoft kembali memperluas ekosistem Xbox lewat gelombang pembaruan yang dirilis untuk Maret ini. Paket update tersebut menonjolkan fitur konsol baru, tambahan game, serta ekspansi cloud gaming yang makin agresif di berbagai perangkat.
Pembaruan ini juga menunjukkan arah strategi Microsoft yang makin jelas, yaitu menyatukan pengalaman bermain di konsol, PC, dan handheld. Sejumlah fitur sudah lebih dulu dicoba oleh Xbox Insiders, lalu disiapkan untuk meluncur lebih luas setelah masa pengujian selesai.
Fitur konsol baru mulai diuji lebih dulu
Microsoft memberi akses awal kepada Xbox Insiders untuk beberapa fitur yang paling banyak diminta pengguna. Salah satu yang paling menonjol adalah kemampuan menambahkan hingga 10 grup khusus di Home screen, sehingga pemain bisa merapikan game dan aplikasi dengan lebih mudah.
Selain itu, pengguna kini bisa memilih warna kustom untuk tema konsol. Opsi ini memberi ruang personalisasi yang lebih besar bagi pemain yang ingin tampilan Xbox mereka terasa lebih unik dan sesuai selera.
Ada juga pengaturan Quick Resume yang dibuat lebih fleksibel. Pemain dapat mematikan fitur itu untuk game tertentu agar judul tersebut selalu dibuka dari awal, bukan melanjutkan sesi sebelumnya.
Di menu Guide, profil pengguna kini menampilkan lima badge terbaru yang berhasil diraih. Detail kecil ini menambah nuansa sosial dan menonjolkan pencapaian pemain saat menjelajahi antarmuka Xbox.
Arah strategis Xbox terlihat dari GDC
Dalam ajang Game Developers Conference, Microsoft memaparkan visi jangka panjangnya untuk Xbox. Salah satu sorotan datang dari Project Helix, yang digambarkan sebagai pandangan awal ke konsol generasi berikutnya dengan dukungan untuk game konsol sekaligus PC.
Perusahaan juga mengonfirmasi bahwa Xbox mode akan mulai hadir di perangkat Windows 11 pada April. Langkah ini memperkuat upaya Microsoft membangun pengalaman bermain yang lebih seragam di seluruh ekosistemnya.
Microsoft turut menegaskan pertumbuhan Xbox Play Anywhere yang kini mendukung lebih dari 1.500 judul. Fitur ini memungkinkan pemain berpindah dari konsol ke PC atau perangkat handheld yang didukung tanpa kehilangan progres, achievement, maupun add-on.
Personalisasi konsol ikut diperluas
Bagi pemain yang fokus pada tampilan, Xbox Series X|S kini mendapat dynamic backgrounds baru. Tema visual itu terinspirasi dari beberapa judul populer dan mendatang, termasuk Sea of Thieves, Towerborne, dan Crimson Desert.
Perubahan ini memperlihatkan bahwa Microsoft tidak hanya mendorong fungsi, tetapi juga menguatkan sisi personalisasi. Bagi banyak pengguna, tampilan antarmuka yang lebih hidup bisa menjadi faktor penting dalam pengalaman bermain harian.
Handheld gaming dan Play Anywhere terus meluas
Microsoft juga memberi perhatian lebih besar pada perangkat handheld. Program Handheld Compatibility yang diperbarui kini memudahkan pemain melihat game mana yang telah dioptimalkan untuk perangkat portabel.
Informasi kompatibilitas itu tampil di halaman produk dan pada perangkat Windows handheld yang didukung. Beberapa game yang baru masuk daftar optimasi handheld antara lain Kingdom Come: Deliverance II, Towerborne, dan Crimson Desert.
Di sisi lain, library Xbox Play Anywhere juga terus berkembang dengan tambahan judul baru. Program ini tetap menjadi salah satu nilai jual utama Xbox karena memberi kemudahan bermain lintas perangkat tanpa biaya tambahan untuk versi yang didukung.
Cloud gaming tembus lebih dari 1.000 game milik sendiri
Ekspansi paling besar datang dari Xbox Cloud Gaming. Microsoft menyebut pelanggan Xbox Game Pass Ultimate, Premium, dan Essential kini bisa melakukan streaming dari lebih dari 1.000 game milik sendiri di perangkat yang didukung.
Beberapa judul terbaru yang ditambahkan meliputi Marathon, Resident Evil 7: Biohazard, WWE 2K26 Standard Edition, dan The Long Dark. Microsoft juga menyebut sejumlah game lain akan segera menyusul, termasuk Super Meat Boy 3D dan Mega Man Starforce Collection.
Daftar fitur cloud dan kontrol baru yang menonjol:
- Lebih dari 190 game cloud mendukung mouse dan keyboard.
- Lebih dari 260 game menyediakan touch controls untuk mobile.
- BallXPit, SpongeBob SquarePants: The Cosmic Shake, dan The First Descendant masuk daftar game sentuh baru.
- Beberapa game kini memakai custom touch layouts agar kontrol layar lebih mudah digunakan.
Pembaruan ini memperlihatkan bahwa Xbox tidak lagi hanya bertumpu pada konsol rumahan. Microsoft terus memperluas jangkauan layanan ke PC, handheld, cloud, dan perangkat mobile agar pemain bisa berpindah platform dengan lebih mulus.
Source: true-tech.net








