
Samsung resmi memperkenalkan Galaxy Book 6 Series di India dengan tiga model utama, yakni Galaxy Book 6 Ultra, Galaxy Book 6 Pro, dan Galaxy Book 6. Lini ini menonjolkan layar AMOLED, prosesor Intel Core Ultra terbaru, fitur Galaxy AI, serta opsi grafis NVIDIA GeForce RTX 5070 pada varian tertinggi.
Peluncuran ini menempatkan Samsung lebih serius di segmen laptop premium dan produktivitas berbasis AI. Fokus utamanya terlihat pada desain yang lebih tipis, sistem pendingin yang diperbarui, serta integrasi lintas perangkat dalam ekosistem Galaxy.
Desain dan layar
Samsung menyebut lini baru ini hadir dengan sasis yang didesain ulang dan tata letak internal baru. Perusahaan juga menambahkan vapor chamber yang lebih lebar, kipas yang lebih tipis, dan sistem engsel revisi untuk menjaga suhu tetap terkendali tanpa membuat bodi menjadi tebal.
Galaxy Book 6 Ultra memiliki ketebalan 15,4 mm, sementara Galaxy Book 6 Pro 16 inci hanya 11,9 mm. Seluruh model memakai keyboard backlit dua warna, sedangkan Ultra dan Pro sudah dibekali touchpad haptik dan Galaxy Book 6 standar masih menggunakan clickpad.
Untuk layar, Galaxy Book 6 Ultra membawa panel sentuh AMOLED 16 inci beresolusi 2880 x 1800. Tingkat kecerahannya disebut bisa mencapai 1000 nits, sehingga lebih ideal untuk penggunaan di ruangan terang.
Galaxy Book 6 Pro tersedia dalam ukuran 14 inci dan 16 inci dengan layar sentuh AMOLED. Kedua varian ini juga memakai lapisan anti-reflektif untuk mengurangi pantulan saat dipakai di lingkungan bercahaya tinggi.
Berbeda dari dua model di atas, Galaxy Book 6 standar menggunakan panel IPS WUXGA 1920 x 1200 dengan tingkat kecerahan 350 nits. Pada model AMOLED, Samsung turut menghadirkan refresh rate adaptif 30Hz hingga 120Hz, Vision Booster, sertifikasi True Bright, serta Gorilla Glass with DXC untuk membantu menekan refleksi.
Performa dan fitur AI
Di sektor dapur pacu, seri ini mengandalkan prosesor Intel Core Ultra Series 3 dalam platform Intel Evo. Opsi chip yang tersedia mencakup Core Ultra 5, Core Ultra 7, dan Core Ultra X7 dengan konfigurasi hingga 16 inti CPU.
Setiap chip dibekali NPU Intel dengan kemampuan hingga 50 TOPS untuk beban kerja AI. Angka ini penting karena banyak fitur komputasi modern kini bergantung pada pemrosesan AI lokal, termasuk pencarian cerdas, penyuntingan gambar, dan efisiensi kerja aplikasi.
Galaxy Book 6 Ultra menjadi model paling bertenaga karena hadir dengan GPU NVIDIA GeForce RTX 5070 Laptop berbasis memori 8GB GDDR7. Sementara itu, model Pro memakai Intel Arc atau grafis terintegrasi, sedangkan Galaxy Book 6 standar menggunakan Intel Graphics.
Samsung juga memasukkan sejumlah fitur Galaxy AI langsung ke perangkat. Daftarnya mencakup AI Select, AI Cut Out, Note Assist, dan Natural Language Search untuk membantu pencarian file atau perintah dengan bahasa yang lebih natural.
Fitur lintas perangkat juga tetap menjadi nilai jual penting. Pengguna dapat memanfaatkan Multi Control, Second Screen, Link to Windows, dan Storage Share untuk menghubungkan laptop dengan ponsel atau tablet Galaxy secara lebih mulus.
Memori, baterai, dan audio
Galaxy Book 6 Ultra hadir dengan RAM LPDDR5X 32GB dan SSD PCIe 1TB, serta dukungan ekspansi penyimpanan. Model Pro menawarkan pilihan RAM 16GB atau 32GB dengan SSD 512GB atau 1TB, dan varian 16 inci mendukung ekspansi.
Galaxy Book 6 standar juga tersedia dengan RAM 16GB atau 32GB dan penyimpanan 512GB atau 1TB. Dukungan ekspansi tersedia pada model 14 inci, memberi fleksibilitas lebih untuk kebutuhan kerja jangka panjang.
Untuk baterai, Ultra memakai kapasitas 80,2Wh. Pengisian dayanya mendukung 100W via USB Type-C pada model grafis terintegrasi dan 140W pada versi dengan GPU diskret.
Varian Pro 14 inci dibekali baterai 67,18Wh dan Pro 16 inci 78,07Wh, keduanya dengan pengisian 65W. Galaxy Book 6 standar menggunakan baterai 61,2Wh dengan charger 45W.
Samsung mengklaim daya tahan hingga 30 jam pemutaran video dalam penggunaan tipikal. Pada Galaxy Book 6 Ultra, pengisian cepat disebut mampu mencapai 63 persen dalam sekitar 30 menit.
Sektor audio juga dibedakan berdasarkan kelas produk. Ultra membawa sistem enam speaker dengan Dolby Atmos yang terdiri dari empat woofer dan dua tweeter, Pro 16 inci memakai quad speaker, sedangkan Pro 14 inci dan Book 6 standar menggunakan speaker stereo.
Semua model dibekali mikrofon dual-array dan webcam 2MP 1080p. Konfigurasi ini cukup penting untuk kebutuhan rapat online, kelas virtual, dan pembuatan konten ringan.
Konektivitas, keamanan, dan harga
Untuk konektivitas, Galaxy Book 6 Ultra dan Pro mendukung Wi-Fi 7 serta Bluetooth 5.4. Galaxy Book 6 standar sedikit berbeda karena masih memakai Wi-Fi 6E, namun tetap membawa Bluetooth 5.4.
Port pada Ultra dan Pro mencakup dua Thunderbolt 4, satu USB Type-A, HDMI 2.1, slot microSD, serta jack audio combo. HDMI 2.1 pada kedua model ini mendukung output hingga 8K 60Hz dan 5K 120Hz, yang relevan untuk monitor eksternal resolusi tinggi.
Galaxy Book 6 standar justru menawarkan port yang lebih beragam untuk pengguna umum. Susunannya meliputi dua USB Type-C, dua USB Type-A, HDMI, microSD, RJ45, dan slot security lock.
Seluruh model menjalankan Windows 11 Home. Samsung juga menyertakan Samsung Knox dan dukungan secured-core PC untuk memperkuat sisi keamanan perangkat.
Di India, Galaxy Book 6 Series dijual dalam warna Gray dan Silver melalui situs resmi Samsung, toko ritel, dan mitra resmi. Harga Galaxy Book 6 dimulai dari Rs. 1,27,990, Galaxy Book 6 Pro dari Rs. 1,78,990, dan Galaxy Book 6 Ultra dari Rs. 2,42,990 untuk konfigurasi 32GB RAM dan 1TB storage.
Samsung juga menyiapkan penawaran peluncuran berupa no-cost EMI hingga 24 bulan. Selain itu, tersedia cashback hingga Rs. 5000 untuk model Ultra dan Pro, Rs. 2000 untuk model standar, serta diskon pelajar hingga 10 persen.
Source: www.gizmochina.com







