Samsung Naikkan Harga Galaxy S26, Pembeli Justru Berbondong ke Model Ultra

Author: Qoo Media

Kenaikan harga pada lini Galaxy S26 ternyata belum menghambat permintaan di pasar Amerika Serikat. Data Counterpoint Research menunjukkan penjualan seri ini justru tumbuh 29% dalam tiga minggu pertama dibandingkan Galaxy S25 pada periode yang sama.

Temuan itu menjadi sorotan karena pasar ponsel sempat dibayangi kekhawatiran perlambatan. Di tengah harga perangkat yang naik, Samsung justru mencatat awal penjualan yang kuat untuk keluarga Galaxy S26.

Penjualan didorong model paling mahal

Dari seluruh penjualan seri Galaxy S26 di Amerika Serikat pada tiga minggu pertama, Galaxy S26 Ultra menyumbang 71%. Porsi itu sekitar 10% lebih tinggi dibandingkan kontribusi Galaxy S25 Ultra pada periode peluncuran generasi sebelumnya.

Angka tersebut memperlihatkan pergeseran minat konsumen ke model premium. Alih-alih memilih varian standar, lebih banyak pembeli justru mengarah ke perangkat termahal di lini tersebut.

Laporan Counterpoint Research menilai perubahan ini tidak lepas dari strategi harga Samsung. Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus disebut naik $100, sementara harga Galaxy S26 Ultra dipertahankan sama seperti tahun lalu.

Kondisi itu membuat jarak nilai pembelian antara model reguler dan Ultra terasa berbeda di mata konsumen. Saat varian dasar dan Plus menjadi lebih mahal, Ultra terlihat lebih menarik bagi pembeli yang mempertimbangkan fitur dan posisi harga sekaligus.

Efek kenaikan harga justru mengubah pilihan pembeli

Secara umum, kenaikan harga kerap dianggap berisiko bagi penjualan ponsel pintar. Namun pada kasus Galaxy S26, kenaikan tersebut tampaknya lebih banyak menggeser pilihan model ketimbang menekan minat beli secara keseluruhan.

Dengan kata lain, konsumen tidak sepenuhnya mundur karena harga lebih tinggi. Sebagian justru memilih langsung naik ke Galaxy S26 Ultra karena selisihnya dinilai lebih masuk akal dibandingkan manfaat yang ditawarkan.

Pola seperti ini penting karena menunjukkan bahwa sensitivitas harga tidak selalu menurunkan permintaan total. Dalam situasi tertentu, konsumen premium bisa melihat model tertinggi sebagai opsi yang lebih bernilai.

Fitur dan promosi ikut memperkuat Ultra

Counterpoint Research juga menyoroti fitur Privacy Display sebagai salah satu alasan yang mendorong minat pada Galaxy S26 Ultra. Fitur ini menjadi nilai tambah yang membedakan model premium dari varian lain dalam seri yang sama.

Selain fitur, promosi operator turut berperan besar. Laporan itu menyebut penawaran agresif dari operator seperti AT&T dan T-Mobile membantu memperkuat penjualan flagship Samsung yang dibanderol $1,300.

Gabungan antara fitur unggulan dan promosi yang kuat membuat Ultra tidak hanya tampil sebagai model paling premium. Perangkat itu juga diposisikan sebagai opsi yang terasa paling menarik secara praktis bagi banyak pembeli.

Berlawanan dengan kekhawatiran pasar

Sebelumnya, ada sejumlah laporan yang menyebut penjualan smartphone bisa melambat. Salah satu pemicunya adalah kenaikan biaya komponen dan memori yang berpotensi mendorong harga perangkat semakin tinggi.

Dalam konteks itu, performa awal Galaxy S26 menjadi cukup menonjol. Samsung terlihat mampu melawan kekhawatiran pasar tersebut, setidaknya pada fase awal penjualan di Amerika Serikat.

Meski demikian, data yang tersedia baru menggambarkan tiga minggu pertama setelah peluncuran. Artinya, tren ini masih perlu dilihat lebih lanjut untuk mengetahui apakah momentum penjualan dapat bertahan dalam jangka lebih panjang.

Pasar kini menunggu langkah berikutnya

Perhatian pasar selanjutnya mulai beralih ke perangkat lipat Samsung yang disebut akan meluncur dalam waktu dekat. Salah satu perangkat yang dirumorkan adalah model Wide Fold, yang diarahkan untuk bersaing dengan iPhone Fold yang juga diperkirakan hadir.

Pergerakan ini penting karena industri masih menghadapi tekanan harga yang meningkat. Bila biaya perangkat terus naik di berbagai segmen, daya tahan permintaan konsumen akan menjadi salah satu indikator utama bagi strategi vendor besar.

Untuk saat ini, data awal menunjukkan kenaikan harga Galaxy S26 tidak otomatis memperlemah performa seri tersebut. Justru, strategi harga Samsung tampaknya mendorong lebih banyak konsumen menuju Galaxy S26 Ultra, yang kemudian menjadi motor utama pertumbuhan penjualan lini ini di Amerika Serikat.

Source: www.androidcentral.com
Terbaru