4 Versi Motorola Edge 70 Series hingga April 2026, Tiap Model Punya Jagoannya Sendiri

Motorola Edge 70 series kini sudah memiliki empat versi global yang hadir bertahap hingga April 2026. Bagi pasar smartphone, susunan ini menarik karena tiap model membawa fokus berbeda, mulai dari desain, kamera, performa, sampai baterai.

Kehadiran Motorola Edge 70 Fusion di Indonesia pada April 2026 ikut membuat seri ini makin relevan untuk dilihat lebih dekat. Dari empat model yang sudah muncul, Motorola terlihat tidak sekadar menambah nama, tetapi juga membangun posisi produk yang berbeda di kelas mid-range dan pro.

Motorola Edge 70 jadi pembuka seri

Motorola Edge 70 muncul lebih dulu pada akhir Oktober 2025. Model ini menjadi satu-satunya yang memakai bingkai logam, sehingga tampil sebagai pembuka seri dengan identitas yang paling berbeda di sisi material.

Di sektor kamera, perangkat ini membawa tiga kamera 50 MP untuk kamera utama, ultrawide, dan swafoto. Edge 70 juga punya baterai paling kecil di antara empat model, tetapi justru menjadi satu-satunya yang mendukung pengisian daya nirkabel.

Edge 70 Fusion hadir dengan opsi berbeda di tiap negara

Motorola Edge 70 Fusion debut pada awal Maret 2026. Motorola menyiapkan variasi prosesor dan kapasitas baterai untuk negara yang berbeda, sehingga konfigurasi yang beredar tidak seragam.

Sebagian pasar mendapat Snapdragon 7s Gen 3, sementara pasar lain menerima Snapdragon 7s Gen 4. Untuk dayanya, ada varian 5200 mAh dan ada pula yang memakai 7000 mAh, menjadikannya model dengan baterai terbesar di keluarga Edge 70 sejauh ini.

Fusion+ naik kelas di kamera

Pada pertengahan Maret 2026, Motorola Edge 70 Fusion+ masuk dengan peningkatan paling jelas di bagian fotografi. Ponsel ini membawa kamera swafoto 50 MP dan kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYTIA 710.

Bagian belakangnya diperkuat kamera ultrawide 50 MP dan kamera telefoto 10 MP dengan perbesaran optik 3X. Kombinasi itu membuat Fusion+ menjadi satu-satunya model di seri ini yang memiliki tiga kamera belakang.

Edge 70 Pro mengandalkan chip MediaTek

Motorola Edge 70 Pro hadir menjelang akhir April 2026 dan langsung menonjol karena memakai prosesor MediaTek Dimensity 8500 Extreme. Ini menjadi pembeda utama dibanding tiga saudara lainnya yang memakai Snapdragon.

Di sektor energi, Edge 70 Pro membawa baterai 6500 mAh dan mendukung pengisian daya 90 W. Kecepatan ini menjadi yang tercepat di antara seluruh model Edge 70 series yang sudah dirilis.

Layar, memori, dan fitur utama

Keempat model sama-sama memakai panel kelas atas dengan refresh rate tinggi, pemindai sidik jari di dalam layar, speaker stereo, serta sertifikasi IP68, IP69, dan MIL-STD 810H. Motorola juga mempertahankan pendekatan desain yang khas, sehingga empat perangkat ini terlihat mirip dari luar.

Perbedaan paling terasa ada pada ukuran layar, kapasitas baterai, dan konfigurasi kamera. Edge 70 memakai layar P-OLED 6,7 inci, sementara tiga model lain memakai AMOLED 6,78 inci atau 6,8 inci dengan kecerahan hingga 5200 nit.

Model Chipset Baterai Pengisian daya Kamera belakang utama
Edge 70 Snapdragon 7 Gen 4 4800 mAh 68W, nirkabel 15W 50 MP + 50 MP ultrawide
Edge 70 Fusion Snapdragon 7s Gen 3 / 7s Gen 4 5200 mAh / 7000 mAh 68W 50 MP + 13 MP ultrawide
Edge 70 Fusion+ Snapdragon 7s Gen 4 5200 mAh 68W 50 MP + 50 MP ultrawide + 10 MP telefoto
Edge 70 Pro Dimensity 8500 Extreme 6500 mAh 90W 50 MP + 50 MP ultrawide

Dari sisi warna, Motorola juga memberi identitas yang berbeda pada tiap model. Edge 70 hadir dalam Gadget Gray, Lily Pad, Bronze Green, dan Cloud Dancer, sedangkan Edge 70 Pro tersedia dalam Lily White, Titan, dan Tea.

Sementara itu, Edge 70 Fusion dan Fusion+ sama-sama menawarkan pilihan warna bernuansa hijau, biru, dan siluet, tetapi dengan susunan yang tidak persis sama. Dengan empat versi yang sudah beredar hingga April 2026, Motorola Edge 70 series kini punya peta produk yang cukup jelas untuk berbagai kebutuhan pengguna.

Source: www.idntimes.com
Exit mobile version