Huawei MatePad 11.5 S langsung menonjol lewat satu hal yang sulit diabaikan: bodinya hanya setebal 6,2 mm, tetapi tetap membawa paket layar dan fitur produktivitas yang terasa jauh di atas kelas harganya. Di Indonesia, tablet ini juga diposisikan sebagai opsi layar premium yang masih relatif terjangkau, dengan banderol mulai Rp5.999.000 untuk varian 8 GB/256 GB.
Daya tarik terbesarnya ada pada PaperMatte Display 2.0. Layar ini dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya hingga 99 persen dan memberi sensasi gesekan yang lebih mirip kertas saat dipasangkan dengan HUAWEI M-Pencil Generasi ke-3.
Pendekatan itu membuat MatePad 11.5 S lebih relevan untuk pengguna yang banyak membaca, mencatat, atau bekerja lama di depan layar. Huawei juga menambahkan fitur Eye Comfort untuk membantu menekan kelelahan mata selama sesi pemakaian panjang.
Panel yang dipakai berukuran 11,5 inci dengan resolusi 2,8K atau 2.800 x 1.840 piksel. Refresh rate adaptifnya berada di rentang 30 hingga 144Hz, dengan tingkat kecerahan 600 nit untuk varian PaperMatte dan 500 nit untuk varian standar.
Performa yang mendekati pengalaman PC
Huawei tidak hanya bermain di sisi layar. MatePad 11.5 S mengandalkan chipset HiSilicon Kirin 9000S dengan GPU HiSilicon Maleoon 910, dipadukan dengan RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB berbasis UFS 3.1.
Kombinasi itu ditujukan untuk kebutuhan produktivitas yang lebih serius. Tablet ini mendukung WPS Office versi lengkap, Multi-Window, Multi-Screen Collaboration, dan AI Writing Enhancer untuk mempercepat pekerjaan harian.
Dengan paket tersebut, Huawei mendorong MatePad 11.5 S sebagai perangkat kerja yang bisa mendekati pengalaman PC dalam penggunaan tertentu. Targetnya jelas mengarah ke pelajar, pekerja mobile, dan pengguna yang membutuhkan tablet untuk mengetik, membuat catatan, dan mengelola banyak aplikasi sekaligus.
Stylus dan bodi yang dibuat untuk mobilitas
HUAWEI M-Pencil Generasi ke-3 menjadi pelengkap penting di paket ini. Stylus tersebut memakai teknologi NearLink, memiliki lebih dari 10.000 tingkat sensitivitas tekanan, dan menawarkan latensi yang sangat rendah untuk mencatat maupun menggambar digital.
Di sisi fisik, Huawei membungkus tablet ini dengan bodi unibody metal yang terasa premium. Bobotnya 510 gram dengan dimensi 261 x 177,2 mm, sehingga tetap nyaman dibawa tanpa mengorbankan kesan kokoh.
Kapasitas baterainya juga besar untuk ukuran tablet setipis ini. Huawei menanamkan baterai 8.800 mAh dengan dukungan pengisian cepat 22,5 W.
Untuk pengalaman hiburan, perangkat ini dibekali empat speaker stereo dengan HUAWEI Histen 9.0. Kombinasi ini membuat audio terasa lebih mengisi ruangan saat menonton atau mendengarkan musik.
Pilihan warna dan konektivitas
Huawei MatePad 11.5 S hadir dalam empat warna, yakni Space Gray, Nebula Gray, Island Blue, dan Violet. Dari sisi konektivitas, tablet ini mendukung Wi-Fi 6 dual-band, Bluetooth 5.2, serta USB 3.1 Gen1 Type-C yang mendukung Power Delivery, DisplayPort, dan OTG.
Di pasar Indonesia, harga mulai Rp5.999.000 menempatkannya sebagai salah satu tablet dengan teknologi layar premium yang paling terjangkau saat ini. Namun, ada catatan penting karena ekosistem HarmonyOS belum mendukung layanan Google secara bawaan, sehingga pengguna yang sangat bergantung pada aplikasi berbasis Google Play Store perlu mempertimbangkannya sebelum membeli.
