Baterai Tanam Bukan Cuma Tren, HP Jadi Lebih Tahan, Tipis, Dan Aman

Author: Qoo Media

Baterai tanam di HP bukan lagi sekadar tren desain. Teknologi ini membuat ponsel terasa lebih matang karena menggabungkan daya tahan, efisiensi ruang, dan perlindungan yang lebih baik dalam satu perangkat.

Perubahan dari baterai bongkar-pasang ke baterai permanen di dalam bodi HP juga mengubah cara produsen merancang perangkat. Hasilnya, banyak HP modern tampil lebih tipis, lebih ringan, dan lebih rapi tanpa mengorbankan kapasitas daya.

Lebih tahan terhadap air dan debu

Salah satu keuntungan paling terasa dari baterai tanam adalah durabilitas yang lebih tinggi. Dilansir Mashable dan NEWAY, desain ini membantu HP lebih tahan terhadap air dan debu karena bodi tertutup rapat dan tidak memiliki celah besar.

Kondisi itu membuat risiko kerusakan akibat hujan, percikan air, atau partikel debu kecil jadi lebih rendah. Ketahanan seperti ini biasanya hadir lewat sertifikasi seperti IP54, IP68, hingga IP69.

Kapasitas baterai lebih leluasa

HP dengan baterai yang bisa dicopot umumnya punya ruang yang lebih terbatas untuk menaruh sel daya. Menurut mobileciti, kapasitas baterai pada model seperti itu biasanya lebih kecil dibanding baterai tanam.

Saat produsen ingin memperbesar kapasitas pada baterai bongkar-pasang, ukuran fisiknya harus ikut membesar. Bahkan disebutkan baterai yang bisa dicopot dapat lebih tebal sekitar 5 milimeter dibanding baterai tanam.

Sebaliknya, baterai tanam memungkinkan desain yang lebih tipis tanpa langsung menekan kapasitas secara drastis. Kini, teknologi silicon carbon juga ikut mendorong baterai menjadi lebih padat dan tipis, tetapi tetap berkapasitas besar.

Bodi HP bisa dibuat lebih tipis dan ringan

Baterai tanam memberi produsen ruang lebih besar untuk mengejar desain ramping. HP dengan baterai ini biasanya terasa lebih ringan karena ukuran baterainya lebih kecil dan tipis.

Desain seperti itu membuat perangkat terlihat lebih mewah, menawan, dan futuristik. Di sisi penggunaan, bobot yang ringan juga nyaman digenggam dengan satu tangan dan tidak cepat membuat tangan lelah.

Meski bodinya tipis, kapasitas daya tetap bisa besar. Karena itu, HP dengan baterai tanam tetap mampu dipakai seharian penuh pada banyak skenario penggunaan.

Lebih aman saat HP hilang atau dicuri

Keunggulan lain dari baterai tanam muncul saat perangkat berpindah tangan secara tidak sah. Dikutip ASDA Mobile, pencuri akan lebih sulit mematikan HP karena baterainya tidak bisa langsung dikeluarkan.

Times of India juga menjelaskan bahwa HP dengan baterai tanam lebih mudah dilacak. Jika pelaku ingin mematikan perangkat atau menghentikan pelacakan, ia harus membongkar bodi HP lebih dulu.

Proses itu memakan waktu dan tidak sederhana. Situasi tersebut memberi pemilik lebih banyak kesempatan untuk melacak perangkat sebelum benar-benar tidak bisa diakses.

Bagian dalam HP lebih bersih dan terlindungi

Ketahanan terhadap air dan debu juga berdampak langsung pada kebersihan komponen internal. Karena celah bodi lebih rapat, bagian dalam HP lebih terlindungi dari masuknya debu dan cairan.

Air yang tidak mudah masuk membantu menekan risiko korosi atau karat pada komponen. Debu pun tidak gampang menumpuk di dalam mesin, sehingga kinerja perangkat lebih terjaga.

Bagian luar HP juga lebih mudah dibersihkan dengan tisu atau fibercloth. Kotoran di permukaan bisa diangkat tanpa khawatir masuk lebih jauh ke komponen internal.

Pada akhirnya, kombinasi daya tahan, desain ramping, kapasitas besar, dan perlindungan yang lebih baik membuat baterai tanam jadi standar utama di hampir semua HP modern. Teknologi ini kini dipakai di banyak kelas perangkat, mulai dari entry level, mid-range, hingga flagship.

Source: www.idntimes.com
Terbaru