Google akhirnya menetapkan jadwal rilis resmi untuk Home Speaker, perangkat speaker pintar yang sejak lama dinanti setelah sempat diperkenalkan lebih awal. Perangkat ini akan mulai tersedia pada 25 Juni, sementara pemesanan awal sudah dibuka melalui Google Store.
Kabar ini penting karena peluncuran produk tersebut datang cukup lama setelah teaser awal dan pengumuman resminya. Google pertama kali menggoda kehadiran speaker ini saat peluncuran keluarga Pixel 10 pada Agustus tahun lalu, lalu memperkenalkannya sebagai Google Home Speaker pada Oktober.
Home Speaker diposisikan sebagai speaker pintar baru Google yang menonjolkan integrasi Gemini. Kehadiran asisten AI ini menjadi salah satu daya tarik utama karena membawa interaksi suara yang lebih natural ke perangkat rumah pintar.
Google membekali perangkat ini dengan Gemini built-in serta sepuluh suara baru yang terdengar lebih alami. Selain itu, ada Gemini Live yang dirancang untuk percakapan yang lebih bebas dan mengalir.
Fitur AI pada perangkat ini tidak berhenti pada perintah suara standar. Gemini juga dapat menjelaskan aktivitas saat ini atau aktivitas terbaru yang tertangkap kamera Nest, lalu memberikan ringkasan kejadian di rumah ketika pengguna sedang pergi.
Dari sisi harga, Google Home Speaker dibanderol $99.99. Perangkat ini hadir dalam empat pilihan warna, yakni Jade, Berry, Porcelain, dan Hazel.
Google juga memberi catatan khusus untuk dua varian warna tertentu. Jade dan Berry disebut sebagai warna eksklusif untuk pasar Amerika Serikat.
Fitur dan spesifikasi utama
Untuk dapur pacunya, Google Home Speaker menggunakan CPU quad-core yang tidak disebutkan detail modelnya. Chip tersebut memakai inti Cortex-A55 dan dipasangkan dengan RAM 1GB serta penyimpanan 4GB.
Pada sektor audio, perangkat ini membawa driver full-range 58mm. Google menyebut speaker ini mampu menghasilkan suara omni-directional.
Kemampuan menangkap suara pengguna ditopang oleh tiga mikrofon far-field. Google juga menyertakan sakelar fisik untuk mematikan mikrofon, sebuah detail penting bagi pengguna yang memperhatikan privasi.
Untuk konektivitas, speaker ini mendukung Wi‑Fi 6 dan Bluetooth 5.4. Dukungan ini menempatkannya sejajar dengan perangkat rumah pintar modern yang menuntut koneksi nirkabel lebih stabil.
Google Home Speaker juga bisa berfungsi sebagai Thread 1.3 border router. Peran ini membuat perangkat dapat menjadi bagian penting dalam ekosistem rumah pintar yang mengandalkan standar konektivitas tersebut.
Bisa dipasangkan untuk hiburan rumah
Google menambahkan opsi penggunaan yang lebih luas di ruang keluarga. Pengguna dapat memasangkan hingga dua unit speaker dengan Google TV Streamer.
Menurut Google, kombinasi tersebut dapat mengubah ruang keluarga menjadi mini home theater dengan spatial surround sound. Fitur ini menunjukkan bahwa perangkat tidak hanya ditujukan untuk kontrol rumah pintar, tetapi juga untuk hiburan harian.
Dengan pendekatan itu, Home Speaker masuk ke area yang menggabungkan asisten virtual, hub rumah pintar, dan speaker hiburan dalam satu produk. Integrasi Gemini menjadi pembeda utama yang terus ditekankan Google.
Jadwal rilis resmi ini juga menutup penantian yang cukup panjang sejak perangkat pertama kali diperlihatkan. Dari teaser awal hingga ketersediaan komersial, Google membutuhkan waktu sekitar sepuluh bulan, atau delapan bulan sejak pengungkapan resminya sebagai Google Home Speaker.
Kehadiran pre-order menandai bahwa produk ini kini benar-benar memasuki fase peluncuran pasar. Bagi pengguna yang sudah berada di ekosistem Google, perangkat ini menawarkan kombinasi kontrol suara, integrasi Nest, dan dukungan hiburan rumah dalam satu speaker.
Fokus terbesar tetap ada pada pengalaman AI yang lebih kontekstual di rumah. Kemampuan Gemini untuk merangkum aktivitas dari kamera Nest memberi sinyal bahwa Google ingin menjadikan speaker ini sebagai pusat interaksi rumah pintar yang lebih cerdas, bukan sekadar perangkat untuk memutar musik atau menjawab pertanyaan singkat.
Source: www.gsmarena.com






