Kabar soal perilisan ulang dua game awal Call of Duty Black Ops di PlayStation akhirnya mendapat kepastian resmi. Treyarch mengumumkan bahwa Call of Duty Black Ops dan Call of Duty Black Ops 2 akan hadir di platform PlayStation pada Juli 2026.
Informasi ini penting karena sebelumnya kabar tersebut sempat beredar sebagai rumor singkat. Kini, pengumuman dari akun media sosial resmi Treyarch sekaligus memastikan bahwa Iron Galaxy menangani pengerjaan port untuk dua game FPS yang sudah lama dikenal pemain.
Sampai sekarang, tanggal rilis pastinya belum diumumkan. Namun, jendela peluncurannya sudah ditetapkan untuk bulan depan, sehingga detail tambahan diperkirakan akan menyusul dalam beberapa pekan ke depan.
Penyebutan platform dalam pengumuman itu hanya menggunakan nama “PlayStation”. Karena itu, ada indikasi kuat bahwa perilisan ini akan mencakup PS4 dan PS5.
Jadwal rilis dan bentuk perilisannya
Yang sudah jelas, dua judul tersebut datang sebagai port dan bukan remaster yang ditingkatkan secara besar-besaran. Artinya, pemain sebaiknya tidak langsung mengharapkan paket pembaruan menyeluruh seperti remake atau versi visual baru.
Meski begitu, perpindahan ke perangkat PlayStation modern tetap membuka peluang peningkatan teknis. Mengingat usia kedua game yang berasal dari era awal 2010-an, mode 60 FPS atau bahkan 120 FPS serta resolusi lebih tinggi dinilai masuk akal untuk dihadirkan.
Namun, sejauh ini belum ada rincian resmi soal fitur teknis tersebut. Belum ada pula konfirmasi mengenai perbaikan visual spesifik, dukungan kontrol tambahan, atau perubahan lain di luar statusnya sebagai port.
Bagi banyak pemain, nilai utama dari perilisan ini bukan hanya soal performa. Daya tarik terbesar justru terletak pada kembalinya dua seri yang sangat berpengaruh dalam sejarah subfranchise Black Ops ke ekosistem PlayStation.
Konten yang akan dibawa
Port ini disebut akan mencakup Campaign, multiplayer, dan mode Zombies. Tiga komponen itu menjadi bagian penting yang membuat dua game ini tetap diingat oleh basis penggemarnya hingga sekarang.
Kehadiran Campaign berarti pemain bisa kembali mengikuti alur cerita yang menjadi fondasi awal seri Black Ops. Sementara itu, multiplayer dan Zombies memberi alasan tambahan bagi pemain lama untuk kembali dan bagi pemain baru untuk menjajal bagian yang paling ikonik dari paket tersebut.
Bagi penggemar Call of Duty, kombinasi tiga mode itu punya bobot tersendiri. Banyak rilisan lawas bertahan di ingatan bukan hanya karena satu fitur, melainkan karena lengkapnya pengalaman bermain yang mereka tawarkan.
Belum ada penjelasan rinci apakah seluruh konten lama akan hadir persis seperti versi sebelumnya. Rincian lebih jauh soal cakupan peta, playlist multiplayer, atau elemen Zombies juga masih menunggu pengumuman lanjutan.
Peran Iron Galaxy
Keterlibatan Iron Galaxy menjadi salah satu detail yang paling diperhatikan dalam pengumuman ini. Studio tersebut dipercaya menangani port dari dua game yang punya reputasi besar di kalangan pemain FPS.
Nama Iron Galaxy memberi sinyal bahwa proyek ini tidak dikerjakan secara sembarangan. Studio itu disebut punya rekam jejak solid, termasuk lewat konversi seperti Tony Hawk’s Pro Skater 3 + 4 remaster tahun lalu.
Faktor pengembang penting karena port game lawas sering dinilai dari stabilitas dan kualitas adaptasinya di perangkat modern. Dalam kasus Black Ops dan Black Ops 2, harapan pemain kemungkinan akan bertumpu pada performa lancar dan pengalaman yang tetap setia pada versi aslinya.
Meski demikian, belum ada keterangan lebih jauh dari Treyarch maupun Iron Galaxy soal pendekatan teknis yang dipakai. Detail seperti peningkatan antarmuka, dukungan fitur sistem PlayStation modern, atau integrasi layanan online juga belum dipaparkan.
Konteks lebih luas untuk pemain PlayStation
Selama ini, Black Ops dan Black Ops 2 sudah tersedia di PC dan Xbox. Karena itu, kedatangan keduanya ke PlayStation modern menjadi langkah yang menutup celah akses bagi pemain di platform tersebut.
Langkah ini juga terasa relevan karena dua judul itu termasuk yang paling dikenang dalam katalog Call of Duty. Nama Black Ops memiliki tempat kuat berkat kombinasi cerita, tempo multiplayer, dan popularitas mode Zombies.
Untuk saat ini, fokus pengumuman masih sepenuhnya pada PlayStation. Belum ada kepastian apakah duologi Black Ops ini juga akan menyusul ke keluarga Nintendo Switch.
Kemungkinan itu tetap terbuka, tetapi belum dikonfirmasi. Spekulasi menguat setelah pengungkapan Call of Duty Modern Warfare 4 untuk Switch 2, namun untuk Black Ops dan Black Ops 2, belum ada pernyataan resmi tambahan di luar rencana rilis PlayStation pada Juli 2026.
Source: tech.sportskeeda.com






