Samsung akhirnya mulai menggulirkan One UI 8.5 untuk Galaxy A24, perangkat yang sebelumnya termasuk sedikit model yang diperkirakan akan mendapat pembaruan ini tetapi belum terkonfirmasi. Kabar ini penting karena Galaxy A24 merupakan salah satu ponsel kelas menengah populer Samsung.
Untuk tahap awal, pembaruan stabil One UI 8.5 baru tersedia untuk varian Galaxy A24 yang dijual di Korea Selatan. Model yang menerima pembaruan ini adalah SM-A245N, menandai dimulainya distribusi resmi untuk perangkat tersebut.
Pembaruan ini hadir dengan ukuran file sekitar 2.400MB. Samsung menyertakan firmware dengan versi A245NKSU9FZF1 untuk paket pembaruan tersebut.
Distribusi saat ini masih terbatas pada pasar Korea Selatan. Namun, peluncuran ke wilayah lain diperkirakan akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa hari ke depan.
Bagi pengguna Galaxy A24, ketersediaan pembaruan dapat diperiksa langsung dari menu pengaturan ponsel. Jalurnya adalah Settings > Software update > Download and install.
Karena ini merupakan pembaruan besar, proses unduh dan pemasangan dapat memerlukan waktu lebih lama dari pembaruan rutin bulanan. Ukuran file yang cukup besar juga membuat pengguna sebaiknya menyiapkan koneksi internet yang stabil sebelum memulai instalasi.
Apa yang dibawa One UI 8.5
One UI 8.5 dibangun di atas Android 16 QPR2. Basis sistem ini menjadi fondasi untuk perubahan antarmuka sekaligus penambahan fitur baru di Galaxy A24.
Dari sisi tampilan, One UI 8.5 membawa desain antarmuka yang diperbarui. Samsung menambahkan efek blur transparan serta bilah bawah melayang di aplikasi bawaan buatannya.
Perubahan visual ini menjadi salah satu pembeda paling jelas dari versi sebelumnya. Pendekatan tersebut juga menunjukkan bahwa Samsung tidak hanya fokus pada pembaruan sistem inti, tetapi juga pada penyegaran pengalaman penggunaan sehari-hari.
Selain desain baru, pembaruan ini membawa sejumlah fitur tambahan. Beberapa yang disebutkan antara lain dukungan Apple AirDrop, perekaman layar sebagian, dan direct voicemail.
Kehadiran fitur-fitur itu membuat pembaruan ini terasa lebih dari sekadar tambalan minor. Untuk pengguna Galaxy A24, One UI 8.5 menjadi peningkatan yang menyentuh sisi fungsional sekaligus tampilan perangkat.
Kenapa pembaruan ini menarik
Galaxy A24 sebelumnya termasuk perangkat yang diharapkan menerima One UI 8.5, tetapi belum masuk daftar konfirmasi resmi yang jelas. Karena itu, dimulainya distribusi stabil sekarang menjadi sinyal penting bahwa Samsung mulai menuntaskan pembaruan untuk model yang sempat tertunda.
Bagi pasar kelas menengah, langkah ini juga memperlihatkan bahwa pembaruan besar tidak hanya difokuskan pada lini premium. Galaxy A24 mendapat perlakuan yang sama dalam hal pembaruan antarmuka generasi terbaru, setidaknya dimulai dari pasar domestik Samsung.
Pola peluncuran seperti ini lazim dilakukan Samsung, yakni membuka distribusi lebih dulu di satu negara sebelum memperluasnya ke wilayah lain. Dalam kasus Galaxy A24, Korea Selatan menjadi pasar pertama yang menerima firmware stabil tersebut.
Pengguna di luar Korea Selatan belum disebut menerima jadwal rinci per negara. Meski begitu, indikasinya menunjukkan bahwa ekspansi ke kawasan lain tidak akan terlalu lama setelah peluncuran awal ini.
Yang perlu diperhatikan pengguna
Karena ukuran pembaruan mencapai 2.400MB, pengguna sebaiknya memastikan ruang penyimpanan tersedia cukup sebelum instalasi dimulai. Waktu pemasangan juga bisa lebih panjang karena ini adalah pembaruan sistem utama, bukan pembaruan keamanan biasa.
Pengguna yang belum melihat notifikasi pembaruan tidak selalu berarti perangkat belum kebagian secara permanen. Distribusi firmware biasanya dilakukan bertahap, sehingga jeda antarunit atau antarwilayah masih sangat mungkin terjadi.
Dengan dimulainya rollout ini, Galaxy A24 kini resmi bergabung ke daftar perangkat Samsung yang telah menerima One UI 8.5. Fokus berikutnya akan tertuju pada kapan varian di pasar lain mulai mendapatkan firmware yang sama melalui menu pembaruan perangkat.
Source: www.sammobile.com






