Baru 10 Bulan di CMF, Himanshu Tandon Mundur Saat Proyek Ponsel Dialihkan ke Nothing

Author: Qoo Media

Kepergian Himanshu Tandon dari CMF by Nothing menjadi sorotan karena terjadi kurang dari setahun sejak ia bergabung untuk memimpin operasi bisnis merek itu di India. Pengunduran diri ini muncul di tengah perubahan arah bisnis CMF, termasuk keputusan untuk tidak meluncurkan ponsel baru pada tahun ini.

Bagi CMF, momen ini penting karena Tandon datang dengan rekam jejak panjang di industri smartphone India. Kini, keluarnya salah satu eksekutif kunci tersebut berbarengan dengan laporan bahwa proyek smartphone yang sudah ada dialihkan ke Nothing.

Tandon mengumumkan pengunduran dirinya lewat unggahan di LinkedIn pada Kamis. Ia menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Vice President, Business di CMF.

Dalam pernyataannya, Tandon menyebut keputusannya untuk bergabung sebelumnya didorong oleh keyakinan bahwa India memiliki talenta, ambisi, dan kemampuan untuk membangun merek teknologi yang dikagumi secara global. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada rekan kerja, mitra, kreator, media, dan pihak lain yang terlibat dalam perjalanannya di perusahaan.

CMF sendiri merupakan sub-merek yang dipisahkan oleh Nothing pada September tahun lalu. Setelah itu, entitas tersebut terdaftar sebagai perusahaan independen di India dengan kantor pusat di Gurugram, Haryana.

Beberapa bulan sebelum pengumuman pemisahan itu, CMF menunjuk Tandon untuk memimpin operasi bisnis merek di India. Ia bergabung dengan CMF India pada Agustus tahun lalu, sehingga masa kerjanya di perusahaan ini berlangsung hampir 10 bulan.

Sampai saat ini, perusahaan belum mengumumkan siapa yang akan menggantikannya. Tandon juga tidak mengungkap langkah karier berikutnya dalam pengumuman resminya.

Meski begitu, Smartprix melaporkan dengan mengutip orang yang mengetahui masalah tersebut bahwa penugasan Tandon berikutnya akan “secara substansial lebih besar” dibanding tanggung jawab operasional yang pernah dipegangnya. Informasi ini belum disertai pengumuman resmi dari Tandon mengenai tujuan berikutnya.

Terjadi saat strategi produk CMF berubah

Waktu pengunduran diri Tandon menarik perhatian karena berdekatan dengan keputusan strategis CMF di lini smartphone. Beberapa pekan sebelumnya, CMF mengumumkan penundaan peluncuran penerus CMF Phone 2 Pro.

Pada saat yang sama, perusahaan juga menyatakan tidak akan meluncurkan ponsel baru pada tahun ini. Alasan yang disampaikan adalah masih berlangsungnya kelangkaan komponen memori dan penyimpanan.

Sebuah laporan juga menyebut bahwa CMF telah menyerahkan seluruh proyek smartphone yang sedang berjalan kepada Nothing. Jika dikaitkan dengan keluarnya Tandon, situasi ini menunjukkan adanya fase transisi penting dalam struktur operasi dan arah produk merek tersebut.

Perubahan ini menjadi semakin relevan karena CMF dibangun sebagai sub-merek dengan identitas tersendiri. Ketika peluncuran ponsel baru ditahan dan proyek yang ada dipindahkan, posisi pemimpin bisnis di India otomatis menjadi elemen yang diperhatikan pasar.

Jejak Tandon di industri smartphone India

Sebelum bergabung dengan CMF India, Tandon lebih dulu dikenal lewat perannya di Poco India. Ia masuk ke perusahaan itu pada Januari 2021 sebagai sales lead.

Setelah hampir satu tahun enam bulan, ia dipromosikan menjadi Country Head of India untuk Poco India. Dalam penjelasannya, Tandon menyebut dirinya membantu meningkatkan penjualan perusahaan menjadi 8,6 juta unit.

Ia juga menyatakan bahwa di bawah kepemimpinannya, Poco India menjadi “fastest growing brand” pada 2023 dan 2024. Klaim itu menjadi bagian dari rekam jejak yang membuat namanya menonjol di pasar smartphone India.

Karier Tandon di industri ini dimulai lebih awal bersama Xiaomi India. Ia bergabung pada Agustus 2017 sebagai Key Account Manager.

Selama berada di Xiaomi India, ia juga pernah memegang peran sebagai Project Manager of New Retail dan National Program Manager. Tandon meninggalkan Xiaomi India pada Desember 2020 sebelum kemudian melanjutkan kariernya di Poco dan CMF.

Latar belakang itu menjelaskan mengapa kehadirannya di CMF sempat dipandang sebagai langkah penting bagi ekspansi merek di India. Dengan pengalaman di Xiaomi dan Poco, Tandon datang membawa pemahaman mendalam tentang distribusi, penjualan, dan pengembangan merek di pasar yang sangat kompetitif.

Kini, perhatian tertuju pada dua hal sekaligus, yakni siapa pengganti Tandon dan bagaimana CMF akan menjalankan bisnisnya di India setelah tidak merilis ponsel baru tahun ini. Untuk saat ini, perusahaan belum memberikan nama suksesor, sementara fokus produk smartphone tampak semakin bergeser ke Nothing.

Source: www.gadgets360.com
Terbaru