Persaingan tablet mini kembali memanas karena pengguna makin mencari perangkat ringkas yang tetap nyaman untuk kerja ringan dan hiburan. Di tengah dominasi iPad Mini, Redmi K Pad yang dipasarkan di Malaysia dengan nama Xiaomi Pad Mini mulai mencuri perhatian lewat spesifikasi yang lebih agresif.
Perbandingan keduanya ikut disorot dalam video terbaru kanal YouTube PutraZ. Ulasan singkat itu menampilkan sejumlah pembeda utama, mulai dari layar, desain bezel, dukungan stylus, hingga kapasitas baterai.
Layar Redmi K Pad lebih besar dan lebih tajam
Salah satu keunggulan paling menonjol ada di sektor layar. Redmi K Pad membawa panel 8,9 inci, sedangkan iPad Mini memakai layar 8,3 inci.
Perbedaan ini juga terlihat pada resolusi. Redmi K Pad hadir dengan 1.880 x 3.008 piksel, sementara iPad Mini berada di 1.488 x 2.266 piksel.
Dalam ulasan PutraZ, layar Redmi K Pad terlihat lebih tajam karena jumlah piksel yang lebih tinggi. Tablet ini juga menawarkan refresh rate 165Hz, jauh di atas iPad Mini yang masih 60Hz.
Bagi pengguna, perbedaan itu terasa saat scrolling, bermain gim, dan menikmati animasi antarmuka. Tren ini juga menunjukkan bahwa refresh rate tinggi kini mulai hadir pada tablet mini, bukan hanya perangkat berukuran besar.
Desain yang lebih tipis di sisi bezel
Selain panel, desain fisik juga menjadi pembeda penting. Bezel Redmi K Pad tampak lebih tipis dibandingkan iPad Mini dalam video tersebut.
Bezel yang lebih ramping membuat area tampilan terasa lebih luas tanpa menambah dimensi perangkat secara signifikan. Pendekatan ini sejalan dengan tren industri yang mengejar rasio layar terhadap bodi yang semakin tinggi.
Dari sisi penggunaan sehari-hari, tampilan yang lebih modern bisa memberi nilai tambah. Perangkat seperti ini lebih nyaman dipakai untuk membaca, menonton video, atau bekerja dalam sesi yang cukup panjang.
Sama-sama mendukung stylus
Redmi K Pad dan iPad Mini sama-sama sudah mendukung stylus. Menurut PutraZ, kemampuan pena digital keduanya relatif setara untuk kebutuhan dasar.
Dukungan stylus membuka banyak skenario penggunaan. Pengguna bisa mencatat, membuat ilustrasi, hingga mengedit dokumen dengan lebih fleksibel.
Fitur ini juga memperlihatkan bahwa tablet mini tidak lagi hanya diposisikan sebagai perangkat hiburan. Segmen ini semakin diarahkan menjadi perangkat produktivitas untuk pelajar, pekerja kreatif, dan pengguna profesional.
Baterai Redmi K Pad lebih besar
Perbedaan lain yang cukup menarik ada pada daya tahan baterai. iPad Mini disebut memiliki baterai 5.780 mAh, sedangkan Redmi K Pad dibekali kapasitas 7.500 mAh.
Selisih ini berpotensi memberi waktu pakai lebih panjang untuk aktivitas harian. Keunggulan tersebut penting saat tablet dipakai menonton video, bermain gim, atau bekerja tanpa sering mencari colokan.
Strategi menghadirkan baterai besar memperlihatkan fokus produsen pada mobilitas pengguna. Daya tahan kini menjadi faktor yang ikut dipertimbangkan konsumen selain performa dan kualitas layar.
Persaingan segmen tablet mini makin ketat
Berdasarkan perbandingan yang ditampilkan PutraZ, Redmi K Pad atau Xiaomi Pad Mini unggul di beberapa sektor utama dibanding iPad Mini. Keunggulan itu terutama terlihat pada ukuran layar, resolusi, refresh rate, desain bezel, dan kapasitas baterai.
Namun perbandingan tersebut hanya menyorot spesifikasi perangkat yang ditampilkan dalam video. Aspek lain seperti pengalaman sistem operasi dan ekosistem belum ikut dibahas.
Meski begitu, langkah produsen Android yang semakin agresif mengangkat spesifikasi menunjukkan arah pasar yang menarik. Tablet mini kini kembali dilirik sebagai kategori perangkat ringkas yang tetap bisa menjembatani kebutuhan hiburan dan produktivitas.







