iQOO dikabarkan tidak akan menghadirkan iQOO 16 Ultra pada generasi berikutnya. Bocoran terbaru menyebut lini Ultra justru akan dihentikan sementara, bukan diteruskan secara tahunan seperti seri flagship pada umumnya.
Kabar ini menarik karena iQOO 15 Ultra baru saja memulai debut sebagai ponsel “Ultra” pertama dari merek tersebut di China. Model itu ditempatkan di atas iQOO 15 reguler dengan spesifikasi kelas atas, kipas pendingin bawaan, dan banderol yang jauh lebih tinggi.
Informasi ini datang dari pembocor Digital Chat Station melalui Weibo. Meski nama iQOO 16 Ultra tidak disebut secara eksplisit, petunjuk yang digunakan dinilai kuat karena akun tersebut kerap memakai emoji “👖” untuk merujuk pada perangkat iQOO, lalu menyinggung kata “Ultra” dalam unggahannya.
Terjemahan isi unggahan itu menyebut bahwa “sub-seri Ultra kemungkinan juga akan berhenti untuk satu generasi.” Kalimat ini mengarah pada jeda satu siklus, sehingga lini tersebut tidak serta-merta dihapus permanen dari strategi produk iQOO.
Artinya, iQOO 16 Ultra disebut tidak masuk rencana untuk generasi berikutnya. Namun, peluang kembalinya seri Ultra di generasi setelahnya masih terbuka jika mengacu pada bunyi bocoran tersebut.
Alasan di balik jeda seri Ultra
Spekulasi paling kuat mengarah pada kenaikan biaya memori, terutama RAM. Dalam respons terhadap komentar di Weibo, Digital Chat Station menyinggung bahwa isu krisis RAM memang muncul dalam pembahasan keputusan ini.
Meski begitu, pembocor itu juga menyatakan keputusan internal iQOO disebut sudah dibuat sejak lama. Menurut klaim tersebut, seri “Ultra” memang tidak dirancang untuk mengikuti pola rilis iteratif setiap generasi.
Pendekatan ini menunjukkan iQOO ingin label Ultra hanya dipakai saat ada terobosan teknologi yang benar-benar layak dibawa ke pasar. Dengan kata lain, nama Ultra diposisikan sebagai produk spesial, bukan sekadar versi tahunan yang diperbarui kecil-kecilan.
Meski alasan strategis itu disebut lebih mendasar, situasi biaya RAM tetap dinilai relevan. Kenaikan biaya komponen memori dapat membuat ponsel premium dengan konfigurasi tinggi menjadi jauh lebih sulit dipasarkan, apalagi jika harga awalnya sudah sangat tinggi.
Dampaknya bagi lini iQOO 16
Jika bocoran ini akurat, seri iQOO 16 kemungkinan hanya akan terdiri dari dua model utama di beberapa pasar. Model yang disebut berpotensi hadir adalah iQOO 16 standar, lalu varian iQOO 16R untuk India dan iQOO 16T untuk China.
Skema itu akan membuat generasi iQOO 16 tampil lebih ramping dibanding ekspektasi sebagian penggemar. Absennya model Ultra juga berarti tidak ada penerus langsung untuk perangkat paling mahal dan paling ambisius dalam portofolio iQOO saat ini.
Bagi iQOO, langkah ini bisa menjadi cara untuk menjaga jarak harga antarproduk tetap rasional. Sebab, model Ultra sebelumnya sudah masuk wilayah persaingan yang sangat padat dengan para flagship premium dari merek besar lain.
Konteks dari iQOO 15 Ultra
Saat meluncur di China, iQOO 15 Ultra dibanderol 5.699 Chinese yuan. Harga itu menempatkannya langsung berhadapan dengan nama-nama besar seperti Samsung Galaxy S26 Ultra, Oppo Find X9 Pro, dan Vivo X300 Pro.
Posisinya juga cukup unik karena iQOO membawa kombinasi perangkat keras flagship dengan kipas pendingin bawaan. Strategi itu memberi identitas berbeda, tetapi sekaligus menempatkan produk di segmen yang menuntut inovasi nyata agar harga tinggi terasa masuk akal.
Karena itu, penghentian sementara iQOO 16 Ultra bisa dibaca sebagai koreksi strategi. Daripada memaksakan penerus tahunan yang mahal di tengah tekanan biaya komponen, iQOO tampaknya memilih menunggu momentum teknologi yang lebih kuat.
Sampai saat ini, iQOO belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kabar tersebut. Karena masih bersumber dari bocoran, perkembangan ini tetap perlu disikapi hati-hati sambil menunggu konfirmasi langsung dari perusahaan.
Namun bila arah ini benar, maka absennya iQOO 16 Ultra bukan semata soal pembatalan produk. Langkah itu lebih mencerminkan perubahan cara iQOO memaknai label “Ultra” sebagai produk yang hanya muncul saat ada lompatan teknologi yang dianggap cukup besar.
Source: gadgets.beebom.com






